by

Jalankan Tugas SPK Bodong, Satpol PP Kota Bekasi Akan di Usut Jalur Hukum 

-Nasional-132 views

Laporan : Pangidoan Tobing/ Redaksi poskota.net

BEKASI,poskota.net- Di duga menjalankan SPK Bodong yang dilakukan Satpol PP Kota Bekasi, membuat pengusaha yang usahanya disegel geram, sehingga kasus ini akan membawa penyegelan ini ke jalur hukum.

Geramnya pengusaha THM Dan penjual minuman keras di Perumahan Mutiara Gading Timur, Mustikajaya, Kota Bekasi terhadap Satpol PP Kota Bekasi, lantaran mereka menyegel tempat usaha mereka Senin lalu. Dalam penyegelan tersebut tertulis bahwa dalam surat yang diberikan bahwa usaha ini di bekukan.

Namun saat Salah satu pengusaha menanyakan pembekuan usaha tersebut, satpol PP PP mengatakan pembekuan dilakukan oleh OSS. Namun tidak menunjukkan bukti pembekuan OSS tersebut yang membuat jadi pertanyaan bagi pengusaha.

Salah seorang pengusaha berinisial PT langsung menpertanyakan keabsaan pembekuan tersebut kepada pihak OSS, ternyata tidak ada dari OSS yang mengeluarkan surat perintah pembekuan usaha.

“Ini Sudah penipuan, dan pemalsuan dokumen negara. Jadi, kami akan tuntut Satpol PP kenapa bisa mengeluarkan surat pembekuan tersebut, sedangkan OSS tidak mengeluarkan surat OSS OSS Dikatakan,” ungkap PT.

Dengan sudah jelas dengan menjalankan penyegelan tempat usaha tersebut, membuktikan keberanian satpol PP bekerja tidak sesuai presedur mereka. Ini menunjukkan betapa gobroknya kinerja dari Instansi pemerintah tersebut.

“Bukan pengusaha saja dibohongi Satpol PP, Tokoh Ulama Kepolisian, RT,RW, Lurah dan warga setempat juga dibogongi, Karena menyampaikan pembekuan usaha yang tidak benar,” tegasnya.

Atas dengan penipuan tersebut pengusaha tang usahanya di segel oleh Satpol PP tersebut akan melaporkan tindakan penyegelan tersebut ke jalur hukum. Tujuannya agar tidak ada lagi kebohongan serupa yang dilakukan Satpol PP.

“Usaha kami ijin dari pemerintah lengkap bahkan sampai Kementrian, jadi usaha kami sah dan tidak ada dasar Satpol PP bertindak dengan keboongan,” tandasnya.

 

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed