by

Polemik Nikah Siri AKP RU dengan Indra Napitupulu Berlanjut Sebab Harta Terkuras Habis

-Kriminal-1,866 views

TANGERANG,poskota.net- Polemik sebuah perkawinan siri Indra Napitupulu dengan seorang anggota Polwan berinisial RU rupanya akan berlanjut ke jalur hukum.

Kabar terakhir, Indra Napitupulu melalui putri pertamanya Evi Boru Napitupulu berencana dalam waktu dekat ini akan membuat laporan Polisi terhadap RU, terkait uang Rp 125 juta serta dua unit rumah tinggal di kawasan gerendeng dan curug yang diakui Indra Napitupulu direnovasi dirinya.

“Uang dan dua rumah tinggal tersebut adalah bagian dari hak nya yang sampai saat ini ditangan RU” ungkap Indra Napitupulu, Senin (3/2/2020).

Munculnya permasalahan itu, awalnya, Indra dan RU melakukan perkawinan siri sekitar bulan Februari 2017, meski hanya menjadi suami siri yang keempat, bagi Indra, itu tak jadi soal, asalkan bisa merubah perilaku RU yang juga seorang anggota Polwan berpangkat Ajun Komisaris Polisi.

Kendati sebagai suami siri yang keempat RU, Indra mengaku sudah mengenal ketiga mantan-mantanya. Bahkan Indra kerap kali diperingati untuk pikir-pikir dulu jika ingin menikahi RU.

Lagi-lagi hal itu tidak melemahkan Indra untuk membangun rumah tangga dengan RU, meski diwarnai ribut-ribut kecil demi pujaan hatinya itu, Indra akhirnya mulai gencar memenuhi kebutuhan ini, itu RU dan anak serta saudara-saudaranya.

Bahkan Indra Napitupulu rela meningkatkan keluarganya demi memperjuangkan RU. Bahkan dirinya rela pindah agama dari Kristen mengikuti agama RU yang beragama Islam.

Dari situ Indra mengaku tersadar sudah dikuras harta benda dengan jumlah besar. Terlebih lagi saat dirinya terjerat hukum di tahun yang sama sejak baru beranjak memulai perkawinan siri nya itu.

“Saya ditangkap pada tahun 2017, saat pernikahan siri saya dengan RU baru beberapa bulan. Tetapi saya hanya menjalani hukuman 6 bulan di Lapas Tangerang dan ada anak saya dari medan kirim uang Rp. 125 juta dan diduga diterima RU. Herannya, pada bulan ke 5 masa tahanan saya, setelah saya pertanyakan RU soal uang tersebut, jawabnya sudah habis,” Ungkap Indra melalui pesan suara di aplikasi Whatsapp, Minggu 2 Februari 2020.

Indra menyebut, kasus yang mejeratnya kala itu tidak benar dan barang bukti yang dihadirkan Polisi adalah bukan miliknya.

“Padahal saya mau ungkap semua kepada wartawan. Tetapi polisi malah mendorong saya kedalam kasus saya hanya untuk menjatuhkan saya, sampai-sampai perkebunan sawit saya dk Riau mau disita, jadi saya memang sengaja meminta media ungkap karna tidak ada keadilan untuk saya,” Sambungnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed