by

Karantina Ponpes Darussalam Berakhir, Relawan Wajib Test Rapid

-Daerah-22 views

Laporan: Ahmad Sahroni

BANYUWANGI,poskota.net – Dengan berakhirnya masa karantina Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, berakhir pula semua tugas para relawan. Sebelum meninggalkan tempat semua  wajib melaksanakan rapid test. (12/9/2020).

Tugas relawan yang bekerja memenuhi kebutuhan logistik dan konsumsi di dapur umum resmi berakhir. Termasuk para tenaga kesehatan yang selama ini standby di lokasi.

Sebelum meninggalkan dapur umum, seluruh relawan baik dari BPBD, Taggana, Dinas Sosial, TNI, Polri, dan tenaga kesehatan menjalani rapid test.
“Seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja dan relawan yang membantu di dapur umum, wajib rapid test,” kata dr. Widji Lestariono, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi.

Masa karantina Ponpes akan berakhir pada Sabtu (12/9/2020) pukul 24.00 WIB, selama 14 hari santri telah menjalani karantina. Setelah menjalani masa karantina, seluruh santri dinyatakan sembuh. Kecuali yang memiliki gejala, mereka akan dipisah dan ditambah masa karantina selama lima hari.

“Ini sesuai dengan pedoman penanganan covid-19 Kementerian Kesehatan revisi ke-5. Bagi yang telah menyelesaikan masa karantina dan tidak bergejala, bisa dinyatakan sembuh,” tambah Rio sapaan akrab Widji Lestariono.

Untuk penanganan santri yang bergejala, mini hospital yang didirikan Ponpes tetap dipertahankan dan tetap dijaga oleh tenaga kesehatan.

“Alhamdulillah masa karantina akan segera berakhir, terima kasih untuk semua relawan dan hasil tets rapid semua relawan Non reaktif,” terangnya.

Sementara itu Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, berterima kasih pada seluruh yang terlibat dalam penanganan masa karantina klaster Ponpes.

“Selama 14 hari ini kita belajar banyak dari urusan ini. Ini bukan bencana biasa. Penanganannya wajib memenuhi SOP kesehatannya. Tenaga dan pikiran, semua di curahkan untuk membantu penanganan disini,” jelas Anas.

Anas pun berterima kasih kepada tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas yang bergiliran membantu, TNI dan Polri, Camat, Lurah, pengasuh Ponpes, seluruh relawan yang bekerja di dapur umum, para santri, dan keluarga santri yang telah mendukung selama masa karantina.

“Semoga kita selalu di beri kesehatan, Kami juga ucapkan terima kasih yang besar kepada kementrian kesehatan dan jajarannya, Ibu Gubernur Jawa Timur dan jajarannya, yang sigap menangani klaster ini. Sinergi dari semua yang pihak yang saling mendukung akhirnya santri-santri ini bisa melewati masa-masa karantina dengan baik dan akhirnya bisa dinyatakan sembuh,” pungkasnya.

Sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, Bupati Anas memberikan buket bunga kepada perwakilan relawan, TNI/Polri, dan tenaga kesehatan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed