by

AHMAD DAN BAYU KINI SUDAH KEMBALI KE RUMAH

-Kriminal-128 views

Laporan : Erwin S

TANGERANG,poskota.net- Dalam berita sebelumnya di beritakan 2 warga Desa Rancalabuh RT 011 RW 02 Kecamatan Kemiri , Kabupaten Tangerang Banten,di bawa oleh sekelompok orang yang tidak di kenal pada hari Rabu malam pukul 23,00 Tanggal 22 Oktober 2020 .

SM Ayahnya Bayu yang berprofesi sebagai jurnalis dari salah satu media , merasa penasaran untuk mencari di mana keberadaan anaknya dan Ahmad (kakak iparnya Bayu) , Ketika menghubungi Wakapolsek Mauk Inspektur Satu (Iptu) H.Edi untuk meminta bantuan mencari kenalan di Polda metro jaya,

berdasarkan informasi dari perangkat Desa Rancalabuh sekelompok orang itu mengaku dari Polda metro jaya.

“Saya hari Kamis bersama rekan-rekan jurnalis yang merasa simpatik dengan masalah yang sedang menimpa keluarga Saya , berangkat menuju Polda metro jaya di jalan Raya Gatot Subroto Jakarta Selatan walaupun harus mendapatkan ujian karena pecah ban belakang di jalan Tol ,” Katanya kepada awak media  Jum,at *23/10/2020).

SM menghubungi inspektur Satu (iptu) H.Darsono yang bertugas di Polda metro jaya membenarkan keberadaan anaknya ada di Polda metro jaya Tim Resmob unit 4. Penasaran mengetahui apa benar keberatan anak tersebut, SM lamgsung menuju rung resmob di lantai 4 tersebut.

, “Saya temukan anak saya di lantai 4 Resmob unit 4 namun Saya belum boleh untuk menemuinya dengan alasan masih dalam pemeriksaan ,besok baru bisa untuk menemui ,,kata Manurung anggota piket memberikan penjelasan,” paparnya.

Ahmad dan Bayu sekarang sudah pulang kembali ke Rumahnya ,namun masih menyisakan rasa trauma dan was-was akibat penangkapannya , yang terlebih dahulu tidak ada pemberitahuan Surat pemanggilan Resmi dari pihak instansi kepolisian Polda Metro jaya , sampai berita ini di turunkan pihak Penyidik Polda metro jaya belum dapat di konfirmasi.

” Saya Rencananya mau mendatangi Polda metro jaya ,mau minta ketemu sama penyidik yang identitas sudah saya dapatkan ,mau menanyakan Kasus apa yang menimpa Anak saya dan Kakak iparnya,yang membuat Kami sekeluarga panik dan hampir-hampir saja Salah satu keluarga kami Stres….Apakah begini peraturannya hukum di NKRI ” paparnya.

Namun dengan pulangnya anak nya; SM sudah bisa bernafas lega. Apalagi sudah berkumpul kembali dengan keluarga. SM berpesan agar tidak ada ada lagi masalah mengenai anaknya tersebut.

“Intinya kami sudah org anak kami sudah pulang, meski sebelumnya seluruh keluarga ws-was dengan penjemputan anak kami yang tidak ada keterangan resmi dari sipenangkap,” tandasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed