by

Perayaan Imlek Viahara Boen San Bio Sangat Mematuhi Protokol Kesehatan

-Daerah-127 views

Laporan : Erwin Silitonga

TANGERANG,poskota.net- Perayaan Imlek tahun ini akan jatuh pada 12 Februari 2021. Lantaran masih dalam situasi pandemi Corona COVID-19, umat Konghucu dan masyarakat yang merayakan kali ini bisa menikmati Tahun Baru Cina kali ini dengan cara yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Umum Yayasan Vihara Nirmala Boen San Bio Yuliyu di tahun Imlek 2572 di Tahun Kerbau yang jatuh pada tanggal 12 Februari 2021 di Vihara Nirmala Boen San Bio tidak melakukan perayaan seperti Barangsai, tarian, perlombaan dll. Untuk mengetahui umat pihak Yayasan Vihara Boen San Bio telah membuat pengumuman spanduk dengan pengumuman bahwa Boen San Bio tidak mengadakan acara.

Yuliyu mengatakan tahun ini tidak mengadakan acara Imlek, namun hanya mengadakan acara sembahyang akhir tahun yang dilakukan oleh jemaat.  Hal ini dikarenakan imbauan dari pemerintah melalui keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (4/02/2021), Menkes Budi Gunadi mengimbau agar Tahun Baru Imlek 2021 mendatang hendaknya dapat dirayakan dengan cara-cara yang sederhana serta mematuhi protokol kesehatan.

“Cara baru merayakan Imlek tanpa kehilangan makna dari Imlek sebagai tahun baru, harapan baru, dan keberuntungan baru itu saya rasa tetap bisa kita lakukan dengan mempertahankan budaya Indonesia, khususnya masyarakat Konghucu dan Tionghoa, namun tetap dilakukan dengan protokol kesehatan,” kata Yuliyu, di yayasan Vihara Nimmala Boen San Bio, Kamis (11/2/2021)

Dikatakan Yuliyu tamu yang datang sembayang di Vihara Boen San Bio agar tidak berlama-lama untuk berada dalam Vihara, setelah mereka melakukan sembahyang panitia langsung mempersilahkan pulang. Hal ini dilakukan untuk mematuhi aturan pemerintah menjaga protokol kesehatan dengan memutus mata rantai Covid-19.

“Untuk pengunjung juga dibatasi, tidak diperbolehkan berkerumunan, kami juga melakukan pengukuran suhu bagi pengunjung, apabila ada pengunjung yang suhunya tinggi, terpaksa kami tidak perbolehkan ikut sembahyang,” jelasnya.

Exif_JPEG_420

“Saya yakin perayaan Imlek tahun ini akan tetap meriah, tetap bergembira, tetap memberikan banyak harapan dan keuntungan baru bagi seluruh bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Konghucu dan Tionghoa,” tukasnya.

Yuliyu menambahkan sangat memahami makna penting peringatan tahun baru Imlek bagi umat Konghucu. Namun, demi menekan laju penularan pandemi COVID-19, perayaan Imlek tahun ini hendaknya dilakukan dengan cara-cara yang lebih aman dan nyaman bagi semua.

“Kita patuhi aturan pemerintah, saya berharap di Hari Raya Imlek tahun ini, situasi Pandemi di Indonesia bisa hilang. Sebab seluruh masyarakat Indonesia berharap demikian terhindar dari virus Corona,” pintahnya.


Untuk itu, Yuliyu berharap perayaan Imlek di tahun Kerbau kali ini juga dapat dijadikan sebuah momentum untuk melakukan refleksi diri sekaligus turut mendoakan agar bangsa Indonesia dan seluruh masyarakat dunia dapat segera melewati pandemi COVID-19.

“Kita semua mengajak terutama kepada umat Konghucu yang akan merayakan ibadah Imlek agar berdoa supaya bangsa Indonesia ini dan umat manusia terbebas dari pandemi COVID-19,” tandasnya.

Dalam pantauan poskota.net yayasan Vihara Nimmala Boen San Bio malam ini, Kamis (11/2/2021) di datangi oleh, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes pol Deonnijiu De Fatima S,ik SH, Damdim Kota Tangerang Kolonel Inf Bambang Heri Tugiyono di dampingi oleh Ketua Umum Yayasan Nimmala Yuliyu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed