oleh

Jual LKS dan Outing Study Antara Modus Pungli Atau Peningkatan Mutu Pendidikan di Kabupaten Bekasi

Laporan Patupa Pakpahan

CIKARANG,poskota.net- Baru baru ini viral berita terkait dugaan korupsi, pemalsuan negara bahkan penggelembungan anggaran negara kasus pembangunan SMPN 3 Karang Bahagia Kab Bekasi yang menyeret seorang pengusaha dan kroninnya yaitu Rizka Afriani yang masih dalam tahap penyidikan Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

Jika infrastruktur menjadi ajang korupsi lain lagi berbicara tentang modua pungli khususnya di dunia pendidikan.

kepada poskota.net beberapa orangtua yang tidak mau disebutkan namannya mengeluhkan beberapa kegiatan di SDN.06 Sukaresmi Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi yang terpaksa disetujui.

Adapun dalam hal ini ada 2 kegiatan yang menonjol yaitu pembelian LKS Tematik dan Outing Study( Belajar di luar – Red). Para orangtua ini menyebutkan memang benar mereka terpaksa menyetujui karena dalam rapat telah ada rancangan yang sengaja dibuat yang orang tua harus menyetujui.

Para orangtua menjadi dilema antara menolak namun menjadi masalah ketika menyetujui merasa tidak mampu. Khusus LKS Tematik.Kelas 5 dibebani biaya Rp.108.000 ( Seratus delapan ribu rupiah) untuk beberapa buku yang dijual diluar sekolah, selanjutnya para murid akan mengikuti outing clas atau outing study dengan biaya Rp.235.000 ( Dua ratus tiga puluh lima ribu rupiah ) per anak dan ada variasi karena dibeberapa kelas ada seragam anak yang dibebani orangtua.

Semua ini pihak sekolah dan pengurus komite mengatasnamakan peningkatan mutu pendidikan para muridnya. Ketika poskota.net menghubungi Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kab Bekasi Hery Airlangga MPd menyatakan berjanji mengkroscek informasi yang diberikan namun ketika dikonfirmasi beberapa waktu kemudian belum memberikan keterangan terkait hal ini.

Dari kejadian ini ada 2 kemungkinan diketahui atau tidak diketahui Dinas Pendidikan Kab Bekasi. Jika diketahui dan menyetujui apa pertimbangan dan memastikan kegiatan ini tidak menyalahi aturan. Jika tidak mengetahui apa konsekuensi bagi Kepala Sekolah yang melaksanakan kegiatan ini.

Perlu diketahui bahwa setiap dana pendidikan sudah diberikan pemerintah dengan item yang sudah ditentukan dan bahkan 20 persen dari keseluruhan anggaran baik pusat maupun daerah difokuskan untuk peningkatan mutu pendidikan.

Pemerintahan Kab Bekasi yang dipimpin oleh H Eka Supriatmaja harus lebih membantu masyarakatnya untuk meningkatkan pendidikan anak anaknya agar tercapai ” BEKASI BARU” yang diidamidamkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed