Kades Lubang Buaya Kec Setu Kab Bekasi Luruskan Pemberitaan Media Masalah Bansos Kemensos

Uncategorized2,345 views

Laporan : Patupa Pakpahan

BEKASI,poskota.net- Setelah adanya pemuatan pemberitaan Penyaluran Bansos BLT disalah satu media online dengan judul ” Kades Lubang Buaya Harus Menjawab Dugaan BLT Tumpang Tindih dan Pengerahan Bantuan Uang Dibelokkqn Ke Sembako Di Tiap RT ” yang salah satu isi bertanya dari wawancara dengan warga yang mendapat bantuan BLT Dana Desa dan Juga Bantuan Kemensos Berupa ATM BNI, warga tersebut menyebutkan bantuan kemensos hanya berupa voucer sembako dan tidak ada uang tunainya.

Menyikapi isi muatan berita dan judul pemberitaan media Online tadi, Media Online Poskota.net mengklarifikasi kebenaran dan mekanisme penyaluran sistem bantuan yang disalurkan ke masyarakat masa pendemi corona ( Covid-19) pada Jumat,22 Mei 2020
Kepala Desa Lubang Buaya Yosef mengatakan pemberitaan tersebut tidak benar dan berita itu sudah membuat suatu opini sendiri tidak sesuai fakta.

“Benar warga menerima Bansos terdiri dari Bansos BLT Dana Desa (DD) dan bansos dari kemensos berupa ATM BNI yang disalurkan tidak berupa uang Tunai tetapi berupa Voucer yang ditukarkan oleh warga ke Toko yang ditunjuk di wilayah penyaluran, ” ucap Yosep.

Dalam sistem penukaran voucernya pihak BNI yang melaksanakan dan biasa dibuat tempat penukarannya kalau tidak dikantor desa juga disekretariat RW. Dalam pelaksanaan pemberian voucer sembako yang ditukar pakai ATM BNI melibatkan unsur 3 Pilar Desa seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa dan satpol PP

” Untuk penukarannya pun dipantau dan dikawal unsur 3 pilar ke toko atau Kios penukaran yang ditunjuk jadi kita tidak mencampuri urusan pambagian voucer dan penukaran sembakonya,” Kata Kepala desa.

Jadi garis besarnya Bantuan Bansos kemensos itu kita tidak terlihat langsung hanya menfasilitasi tempat penukaran dan pengawalan serta pengawasan saja,
Kalau bisa diartikan ATM BNI yang diberikan kewarga penerima seperti Kartu Pembayaran Tol, kalau BNI kartu TAB yang tidak bisa tarik uang tunai.” Ucapnya.

Hal itulah yang perlu dipahami dan kalau baiknya pihak media jangan mengambil sumber bertanya dari warga, bisa ke pihak Bank pelaksananya yakni BNI,” Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed