by

Andalan di SSB Yasbers, Cristiano Ronaldo Bisa Merusak Pertahanan Lawan

-Olahraga-359 views

Laporan: Aris Bintang

TANGERANG, kota- Cristiano Ronaldo Silitonga, Pelajar kelas 2 Strada Alyisius Kota Tagerang ini merupakan andalan di sektor depan SSB Yasbers. Ia juga bisa bermain di sektor sayap kanan dan kiri. Satu kemampuan Cristiano Ronaldo Silitonga yang menonjol di antara rekan-rekannya adalah kecepatan dia dalam berlari.

Menurut pelatih SSB Yasbers Rolly Yasin, Ronaldo yang kerap disapa robot merupakan pesepak bola bertipe perusak pertahanan lawan. Untuk serangan ia kerap mengemban tugas membangun serangan dari sisi sayap. Selain itu juga lawan tak kayak menjadi pembobol lawan.

“Keberadaan Ronaldo di SSB Yasbers ini membuat tugas duetnya di depan menjadi lebih mudah. Dia bisa membuka ruang, saat kesempatan rekannya mencetak gol datang, ”kata Rolly Yasin.

Kecepatan lari Ronaldo mampu merepotkan lawan. Tak jarang karena kemampuannya itu, dirinya kerap dilanggar pemain lawan.

Sebaliknya, Ronaldo adalah pemain yang jarang berhasil. Ronaldo termasuk pemain yang belum pernah memperoleh kartu dalam setiap laga yang dijalani.

Ronaldo mengatakan, kemampuan berlari itu tak serta merta ia peroleh. Melainkan melalui latihan yang panjang.

Menurut Ronaldo, bila ada kesempatan untuk berlatih lari, sebisa mungkin dia akan lakukan. Menjadi sosok yang berperan penting dalam memperkuat latihannya di rumah. Sebab bernyanyi sendiri juga hobi bermain sepak bola dan memiliki kecepatan berlari yang sangat bagus.

“Sebelum bertanding atau latihan, pagi-pagi saya pasti sempatkan joging bersama ayah di depan rumah,” kata pemain yang mengidolakan penyerang sayap Juventus, Cristiano Ronaldo, ini.

Selain itu, Ronaldo melatih kekuatan kakinya dengan melatih kaki barbel.

“Pola makan juga saya atur. Tidak boleh makan sembarangan. Mi instan dan gorengan kalau bisa jangan sering-syring. Tidak baik untuk atlet, ”ujarnya.

Oleh sebab itu, ia berusaha keras melayani itu dengan berlatih rutin setiap hari. Semua itu ia lakukan sendiri-mata sebagai wujud syukur atas bakat yang diberikan Tuhan kepada dia.

“Saya tak pernah mencoba untuk melanggar pemain lawan. Apa yang saya mulai selama bertanding hanya berlari dan terus berlari. Salahsatunya menciptakan gol atau memberi asist kepada pemain duet di depan,” tandasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed