by

Gatot Risdiyanto Siap Bawa Gambiran Yang Inovatif

Laporan: Sahroni

Poskota.Net

BANYUWANGI| – Menjadi figur yang mengikuti pelaksanan pesta demokrasi dalam kompetisi Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Kabupaten Banyuwangi, nama Gatot Risdiyanto S.T, menjadi bahan perbincangan banyak warga masyarakat yang berada di Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Selasa (26/10/2021).

Berangkat dengan niat baik sebagai putra asli daerah Gambiran. Keputusan Gatot, begitu panggilan akrab yang disematkan pada anak, pasangan dari Sunari dan Rusmina, maju sebagai Calon kepala desa (Cakades) untuk mengembangkan potensi yang dimiliki tanah kelahirannya, agar menjadi Desa ramah, transparasi, relegius, indah, berbudaya, sehat dan sejahtera.

Permintaan maju sebagai Cakades, tentunya telah dipersiapkan dengan matang. Segala kemungkinan yang akan terjadi dalam pelaksanaan Pilkades serentak Desa Gambiran, sudah dipikirkan oleh pria kelahiran 4 April 1976 itu. Dorongan dan permintaan dari beberapa tokoh Desa, menjadi pemacu semangat dalam mengikuti kontestasi politik pemilihan pemimpin untuk 6 tahun kedepan.

Keputusan besar yang diambil untuk maju sebagai calon pemimpin desa yang mana telah membesarkan namanya, patut diberikan acungan jempol. Berbekal pengamalan yang didapat dari sebuah profesi yang telah lama diselami sebagai arsitek, siap bawa Desa Gambiran yang Inovatif.

“Inovatif dalam hal ini adalah suatu langkah nyata dengan melakukan tindakan dan pemikiran untuk pengembangan Desa Gambiran. Dengan potensi dan sumber daya yang dimiliki agar memberikan manfaat kepada seluruh warga masyarakat Gambiran,” ungkap Gatot.

Potensi Desa Gambiran, tambah Gatot, sungguh sangat luar biasa. Untuk itu, agar cita-cita dan keinginan dalam membangun dan mengembangkan desa untuk menjadi Desa Gambiran yang ramah, transparasi, relegius, indah, berbudaya, sehat dan sejahtera. Diperlukan kerja sama antar semua lini agar cita-cita bersama bisa tercapai.

“Desa Gambiran itu memiliki potensi yang sungguh luar biasa, seperti pasar, kali setail, jembatan wiroguno, tugu kampung,” tambahnya.

Berbekal pengalaman yang didapat dari profesi yang telah lama diselami sebagai seorang arsitek, tentunya sangat mungkin yang menjadi cita-cita bersama dan harapan masyarakat untuk Gambiran yang inovatif bakal terwujud. Sebab, dalam profesi yang selama ini dijalani harus bisa menciptakan suatu hasil yang maksimal, sesuai haparan dan bermanfaat bagi orang banyak.

“Mohon doa dan dukungan untuk saya, dalam menjalani tahapan demi tahapan Pilkades ini. Mari kita bergandengan tangan, satu kesatuan, satu pemikiran, satu tujuan untuk Desa Gambiran yang inovatif,” pungkas Cakades Gambiran, Gatot Risdiyanto.

Red: Jun/Erwin

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed