oleh

Miris! Revitalisasi RTH tamansari kota serang dinilai asal jadi

Laporan : Hendi supriadi

SERANG, Poskota.net-Pemkot serang kota gelontorkan dana sebesar 2,6 miliar untuk proyek revitalisasi RTH (Ruang Taman Hijau) tamansari kota serang dinilai tak sesuai  dengan hasilnya.

Dari pantauan awak media pada kamis, 20/01/2022, diarea RTH tamansari kota serang, banyaknya fasilitas bangunan yang rusak dan area taman yang masih kumuh yang terkesan dibiarkan begitu saja, padahal pemkot kota serang gelontorkan anggaran dan yang begitu besar yang nilainya 2,6 miliar rupiah, namun hasilnya dinilai gagal dan pengerjaannya pun terkesan asal asalan.
Trotoar pejalan kaki diarea Rth pun terlihat jelas banyak yang rusak dan dibiarkan begitu saja

Banyak kejanggalan kejanggalan yang terlihat jelas oleh mata masyarakat umum seperti pagar area tamansari, paving blok,dan masih banyak yang lainnya yang memakai bahan lama bukan yang baru, cetus salah seorang warga  sekitar yang sedang berada diarea tamansari saat dihampiri dan di wawancara awak media.
Ini seharusnya masih dalam pengerjaan pak, kan belum selesai, masih acak acakan terlihatnya juga masih kumuh dan asal jadi sambungnya.

Saat dikomfirmasi awak media melaui via whatsaap kepala dinas DLH (Dinas lingkungan hidup) Farach richi mengatakan, pihaknya sudah melakukan PHO (Provisional hand over) atau serah terima pekerjaan sementara, didampingi dinas Perkim dan Inspektorat dan hasilnya pekerjaan sudah sesuai nilai kontrak dan tidak ada lagi pengerjaan ungkapnya.

Farach pun mengatakan,
Banyak fasilitas Rth (ruang taman hijau) yang dirusak warga, seperti neon box, air mancur dan wargapun melempari dan membawanya jelasnya pula.
Kami pun sudah mengajak warga melalui rt, rw dan lurah untuk merawat dan menjaga dan melestarikan rth tamansari kota serang, dan kamipun meminta penyedia untuk memperbaikinya pungkasnya.

Masih di area rth tamansari kota serang salah seorang warga sebut saja ahmad (43) warga sekitar yang sedang mengasuh anak dan istrinya saat diwawancara awak media sangat menyayangkan sekali
Anggarannya 2,6 miliar rupiah saya rasa tidak sesuai  dengan hasilnya pak, paling sekitar 1,5 miliar inimah, sambil mengira ngira dan melihat sekeliling area tamansari.

Ahmad pun mengatakan lihat aja sama bapak sendiri proyek (ruang taman hijau) rth tamansari ini harusnya indah dipandang mata bukan kumuh kayak gini, bangunannya asal jadi dan bahan bangunannya pun banyak yang bekas itu lalu digunakan lagi itu pak, jelasnya

Ditempat yang berbeda aat (46) selaku ketua Rw setempat saat dikomfirmasi dikediamannya mengatakan saya belum pernah diajak atau dihimbau pak kadis Dlh pak Farach richi untuk menjaga dan memperhatikan area tamansari, dan terkait keterangan ada warga yang melempar dan merusak fasilitas rth tamansari tersebut, ini warga yang mana jangan asal bicara cetusnya,

bahkan dari awal pembukaan pengerjaan proyek pembangunan rth tamansari sampai sekarang yang katanya sudah selesai, saya belum pernah diberi tahu apa apa terangnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed