oleh

Ajang Sepeda Indonesia meraih Emas dan Perak

Laporan : Erwin Silitonga

JAKARTA,poskota.net – Hasil memuaskan ditorehkan dua atlet kebanggan Indonesia di gelaran multievent dua tahunan se Negara ASEAN, SEA Games 2021 Vietnam. Nomor MTB menjadi salah satu andalan Indonesia dalam mendulang medali dan di nomor Mountain Bike Cross Country Olympic mampu menghasilkan prestasi gemilang dengan torehan medali emas dan perak lewat dua atlet asal Lumajang dan juga andalan THRILL Factory Racing, Zaenal Fanani dan Ihza Muhammad.

Fanani merupakan atlet MTB XC sarat pengalaman di level kompetisi nasional sampai internasional pernah ia ikuti dan beberapa mendapat hasil yang cukup impresif seperti juara ASIA nomor XC Eliminator tahun 2018 dan yang terbaru mampu mempertahankan titel juara nasional nomor XC di National Championship tahun lalu di Bandung, Jawa Barat dan berhak masuk lineup Timnas XC untuk proyeksi SEA Games dan ASIAN Games.

Sementara Talenta muda berbakat yang juga asal kota Pisang, Lumajang. Ihza Muhammad, dengan usia yang masih terbilang belia ia mampu membuktikan bersaing dengan kolega nya di pelatnas MTB yang terselnggara di Jogjakarta sejak 2020 silam mampu masuk di skuad timnas untuk SEA Games 2021 Vietnam dengan torehan prestasi tak main-main pula. Titel juara nasional Men U23 XCO di National Championship kemarin mampu membawa THRILL Factory Racing menyapu bersih juara nasional mulai kelas Junior sampai Men Elite.


Kembali ke torehan Vietnam, mereka berdua race pada hari Senin tanggal 16 mei kemarin di lintasan XC Hoa Binh, Vietnam pada pukul 14:00 waktu setempat. Sempat diguyur hujan pada pagi hari sehingga berdampak pada strategi tim untuk mensiasati kondisi lintasan sepanjang 5 km an yang terbagi dalam empat putaran dengan profil gravel dan kapur sehingga cukup menyulitkan pembalap ketika kondisi cuaca dan lintasan berubah dari kering ke basah.

Indonesia turun dengan dua atlet dan menempati row start depan disebelah Thailand yang unggul dengan tiga pembalap karena sesuai dengan rangking ASEAN dan juga juara periode lalu, kata Fanani dan Ihza lawan terberat kali ini datang dari Thailand. Karena mereka pernah merasakan atmosfer race XCO di level world championship dan juga lineup kekuatan pembalapnya tidak bisa dianggap remeh.

Putaran awal selepas start, Ihza dan Fanani mampu menjaga tempo dengan masuk di lima besar balapan dengan gap tak lebih dari satu menit dengan pembalap lainnya di depan, memasuki putaran-putaran akhir Fanani mampu menyodok kedepan disusul Ihza di tempat kedua dan akhirnya mampu menyelesaikan balapan empat putaran dengan torehan waktu 1 jam 16,41 menit untuk Fanani dan 1 jam 19,14 menit untuk Ihza Muhammad dan menyempurnakan hasil balapan dengan emas dan perak di genggaman Indonesia. Selamat!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed