oleh

Dialog Interaktif Dengan Topik “Program Gabus Polres Jayapura Dalam Mengentaskan Buta Aksara”

Laporan : Anton

Papua, Poskota.net – Polda Papua melaksanakan Dialog Interaktif dengan Topik “Program Gabus Polres Jayapura Dalam Mengentaskan Buta Aksara” di Stasiun LPP RRI Jayapura, Kamis (23/6).

Pada dialog tersebut turut hadir sebagai narasumber Kasat Binmas Polres Jayapura Iptu I Made Ambo Arjana, SH., MH.

Pada kesempatannya Kasat Binmas Polres Jayapura mengatakan, Program Gabus Polres Jayapura berawal dari Kapolres Jayapura berkunjung ke Polsek-polsek dan mendapat masukan di daerah tentang masalah masalah di masyarakat dan dari banyak masalah itu Polres Jayapura menganalisa banyak di latar belakangi oleh masyarakat yang kurang atau bahkan tidak sempat mengenyam Pendidikan.

“Selain itu setelah melihat data di tahun 2021 Kabupaten Jayapura skitar 4.000 lebih masyarakat yang berada dalam buta aksara. Data ini di dapat dari Dinas Pendidikan, ini harus diakui pada umumnya di Daerah Papua ini masih ada dalam zona merah buta aksara,” kata Iptu I Made Ambo Arjana, SH., MH.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan banyak yang bertanya apa korelasi antara buta aksara, kepolisian atau tugas-tugas kepolisian, ternyata korelasinya antara masyarakat yang rendah pengetahuannya dengan kamtibmas itu sangat erat karena permasalahan di masyarakat itu berat diberikan pemahaman bagi masyarakat tingkat pengetahuannya masih rendah.

“Ini terkait dengan ilmu kriminalogi tentang kejahatan bahwa orang melakukan kejahatan karena memang kurang kemampuan dalam menghitung dampak. Terkait dengan baca tulisi setelah melihat situasi di lapangan Kapolres Jayapura mengumpulkan anggota, dan munculah ide gerakan baca tulis tersebut,” ungkap Iptu I Made Ambo Arjana, SH., MH.

Untuk bisa melaksanakan program itu Langkah-langkah dilakukan Polres Jayapura bekerjasama dengan BP-PAUD, memberikan pemahaman kemampuan kepada anggota Polres Jayapura untuk bisa menjadi fasilitator buta aksara.

“Dalam hal ini Kapolres Jayapura menginginkan program Gabus ini dilakukan secara masif di semua pelosok Polres jayapura, ada 12 Polsek di Polres jayapura semua melakukan kegiatan Gabus ini, di masing masing polsej sudah ada fasilitaro yang di emban oleh Bhabinkamtibmas,” jelas Iptu I Made Ambo Arjana, SH., MH.

Selanjutnya, Iptu I Made Ambo Arjana, SH., MH. Mengatakan Respon masyarakat sangat baik bahkan ada salah satu warga yang berumur 60-70 tahun masih mau belajar membaca dan menulis. Kegiatan ini sebenarnya sasaran utama Gabus ini adalah untuk 15 tahun keatas tapi implementasinya banyak yang di dapat anak-anak sampai usia 15 putus sekolah atau bahkan tidak sekolah dan Gerakan Gabus ini tidak membatasi usia.

“Kami Polres Jayapura mempunyai Program gerakan baca tulis yang tulus dilakukan untuk mengentaskan buta aksara di Provinsi Papua khususnya di Kabupaten Jayapura. Kami turun dengan tim-tim yang telah dilatih oleh expert dari BP-PAUD. Dan kami masih mau masyarakat yang lain dapat membantu memberikan sumbangsi dalam kegiatan ini,” tutup jelas Iptu I Made Ambo Arjana, SH., MH.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed