PT BSI Terus Saluran Bantuan Kepada Masyarakat Pesanggaran Terdampak Banjir

Laporan: Sahroni

Banyuwangi // poskota.net – Warga terdampak banjir di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kembali mendapat bantuan dari perusahaan pertambangan PT Bumi Suksesindo (BSI). Penyaluran bantuan berupa paket sembako, dilakukan bersama dengan Forpimka, pemerintah desa, TNI dan Polri.

Pendistribusian bantuan paket sembako kepada warga terdampak banjir di 5 desa di Kecamatan Pesanggaran, terakhir dilakukan pada Selasa kemarin (18/10/2022). Meliputi Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Desa Kandangan, Desa Pesanggaran, Desa Sumbermulyo dan Desa Sumberagung.

“Semoga bantuan bisa meringankan beban saudara kita yang terdampak banjir,” ucap pendamping lokal Corporate Social Responsibility (CSR) PT BSI, Anang Supriyadi, Rabu (19/10/2022).

Penyaluran bantuan paket sembako, lanjut Anang, telah dilakukan anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk, beberapa kali. Dimulai pada 7 Oktober 2022 lalu, atau pasca banjir kali pertama menerjang wilayah Kecamatan Pesanggaran.

Pria anggota Desa Tanggap Bencana (Destana) Desa Sumberagung ini juga menjabarkan bahwa sasaran bantuan adalah warga di Dusun Sukamade, Desa Sarongan. Itu dilakukan lantaran masyarakat setempat terisolir imbas tanah longsor yang menutup ruas jalan.

“Bantuan kita serahkan kepada pemerintah desa, untuk selanjutnya disalurkan ke warga bersama TNI, Polri dan tokoh masyarakat,” cetus Anang.

Selain bantuan paket sembako, PT BSI ikut menyuplai sejumlah kebutuhan logistik dapur umum yang didirikan disejumlah desa di Kecamatan Pesanggaran. Tak hanya itu, perusahaan tambang emas di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran ini juga menerjunkan alat berat dan armada dumptruk untuk proses pembersihan sampah sisa banjir.

Terpisah Camat Pesanggaran, Agus Mulyono, M. Si, memuji kesigapan dan kepedulian PT Bumi Suksesindo (PT BSI) terhadap warga terdampak musibah banjir. Menurutnya, apa yang dilakukan anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut layak dicontoh pelaku investasi lain di Bumi Blambangan.

“Sangat tanggap dan turut berpartisipasi serta peduli kepada warga terdampak banjir yang melanda wilayah Kecamatan Pesanggaran,” katanya.

Ketika banjir menerjang sejumlah desa di Kecamatan Pesanggaran, jelasa Agus, pihak perusahaan langsung berkoordinasi dengan Forpimka, pemerintah desa dan masyarakat. Pemetaan dan pendataan dilakukan. Kemudian segera ditindaklanjuti dengan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan.

“Contohnya, beberapa hari yang lalu PT BSI telah menerjunkan alat berat dan dumptruk untuk membersihkan sampah akibat banjir,” jelasnya.

Menurut Camat Pesanggaran, sebagai pelaku investasi, PT BSI sudah banyak menyalurkan CSR kepada masyarakat di wilayah ring satu. Untuk itu hubungan yang baik yang saling melengkapi harus terus terjalin. Mengingat hingga saat ini masih terdapat oknum atau pihak tak bertanggung jawab yang terus berupaya melakukan provokasi kepada masyarakat.

Bahkan ada oknum yang entah menggunakan logika apa, saat banjir melanda langsung menyudutkan PT BSI. Padahal musibah banjir bukan hanya terjadi diwilayah Kecamatan Pesanggaran saja. Tapi juga terjadi di Kecamatan Kalibaru, Glenmore, Kota Banyuwangi dan lainnya. Bahkan banjir juga terjadi merata hampir disetiap kabupaten di Jawa Timur dan Bali,

“Antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat harus sependapat dan sehati agar semua bisa berkontribusi untuk pembangunan. Harapanya, kepedulian PT BSI kepada masyarakat wilayah ring satu ini harus tetap dijaga dan tingkatkan kembali,” cetus Camat Pesanggaran, Ir R Agus Mulyono, M. Si.

Seperti diketahui, banjir yang merendam Kecamatan Pesanggaran telah membawa setumpuk sampah, hingga menyumbat aliran sungai. Salah satunya terjadi di Desa Sumberagung. Saat proses pembersihan sampah yang menyumbat jembatan, Forpimka dan warga mengalami kesulitan lantaran sampah yang menyumbat bukan sampah rumah tangga. Melainkan sampah pepohonan, ranting, pohon bambu hingga kayu glondongan.

hujan dengan intensitas tingga beberapa waktu terakhir sempat terjadi di Banyuwangi. Akibatnya, aliran sungai meluap dan menyebabkan banjir hingga ke pemukiman warga.

Dikabupaten ujung timur pulau Jawa, banjir bukan hanya terjadi diwilayah Kecamatan Pesanggaran saja. Tapi juga terjadi di Kecamatan Kalibaru dan Glenmore. Terakhir, banjir juga merendam wilayah pusat pemerintahan kota Banyuwangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed