2.000 Kuota Bintara Polri untuk Anak Papua, Kapolri Dapat Pujian dari KNPI dan Tokoh Masyarakat Yapen

Daerah61 views

Laporan : Anton

Papua, Poskota.net – Minggu (19/05), Ketua KNPI Kabupaten Kepulauan Yapen, Bapak Yehut Ataruri, dan Tokoh Masyarakat Serui, Dani Pihahei, menyatakan dukungan mereka terhadap program Polri melalui Polda Papua yang menyediakan kuota khusus bagi anak-anak Papua dalam penerimaan calon bintara Polri tahun 2024.

Dalam kesempatannya, Ketua KNPI Kabupaten Kepulauan Yapen, Bapak Yehut Ataruri, mengucapkan terima kasih dan rasa hormat kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kapolri yang telah memberikan kesempatan kepada pemuda-pemudi Orang Asli Papua (OAP) untuk menjadi anggota Polri. Ini adalah langkah positif yang sangat kami apresiasi,” ujar Yehut Ataruri.

Polda Papua telah membuka penerimaan personel bintara Polri dengan kuota sebanyak 2.000 bagi anak-anak muda di Tanah Papua. Yehut Ataruri menambahkan bahwa kemudahan syarat dan ketentuan yang berlaku berkat kebijakan dari pimpinan Kepolisian, terutama Kapolri.

“Kemudahan ini sangat membantu kami, dan kami juga berterima kasih kepada Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih yang telah banyak membantu putra-putri Papua melalui sosialisasi yang intensif,” lanjutnya.

Dani Pihahei, tokoh masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen, juga menyambut baik program tersebut.

“Program ini menunjukkan penghormatan dan perhatian instansi Kepolisian terhadap anak-anak Papua. Kami sangat berterima kasih kepada Kapolri dan Kapolda Papua atas tambahan kuota ini,” kata Dani Pihahei.

Dani Pihahei juga menyampaikan apresiasinya kepada Polres Kepulauan Yapen yang telah memberikan pelayanan, kemudahan, serta bantuan kepada anak-anak dalam proses pendaftaran penerimaan Polri.

“Polres Kepulauan Yapen telah memfasilitasi keberangkatan anak-anak kami untuk mengikuti tes di Jayapura. Ini adalah upaya yang sangat kami hargai,” tambahnya.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan keterlibatan anak-anak asli Papua dalam kepolisian, serta mendorong lebih banyak generasi muda untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah mereka.

“Ini adalah langkah penting menuju masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Papua,” pungkas Yehut Ataruri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed