Pembangunan Jalan Usaha Tani di Bonan Dolok Jadi Penggerak Ekonomi Pedesaan

Laporan: Ramalan Simanjuntak

Tapanuli Tengah, Poskota.net.-Pemerintah Desa (Pemdes) Bonan Dolok Kecamatan Sitahuis Kabupaten Tapanuli Tengah mengerjakan pekerjaan Jalan Usaha Tani (JUT ) sepanjang 125 meter dengan ketebalan 15 dan lebar 2 meter serta mengerjakan pembuatan parit sepanjang 32 meter menuju pertanian masyarakat, dimana dana pembangunan JUT tersebut bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2024 dengan dana sebesar Rp.137.366.200.-, demikian dijelaskan Kepala Desa Bonan Dolok, Hermon Sitompul kepada awak media Poskota pada Sabtu (15/6/2024) di lokasi pekerjaan.

Masih kata Hermon Sitompul, pekerjaan itu dilaksanakan langsung oleh masyarakat Desa secara swakelola sehingga mutu pekerjaan itu dapat dipertanggung jawabkan secara langsung kepada pemerintah dengan tujuan guna peningkatan ekonomi masyarakat secara lansung dan kami tidak mendatangkan pekerja yang bukan warga kami,” pukasnya.

Selanjutnya dikatakan Hermon, “dengan telah dibangunnya jalan usaha tani di Dusun II sepanjang 125 meter dan pembangunan parit sepanjang 32 meter dengan menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp.137.366.200.-, dan kini telah memudahkan masyarakat mengangkut hasil buminya,” terangnya.

“Sebelum jalan usaha tani itu dikerjakan, jalannya sangat terjal dan becek.Hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki saat masyarakat petani hendak ke sawah dan kebunnya, tapi kini masyarakat sudah merasa terbantu dan sudah dapat dilalui kenderaan roda dua dan roda tiga (Becak) mengangkut hasil pertanian,” pukas Hermon Sitompul.

Ianya menyebutkan,”  pembangunan infrastruktur ini untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mempermudah transportasi hasil pertanian dan aksesibilitas ke lahan pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di sekitar lahan pertanian.Ini nantinya sudah barang tentu sebagai penggerak ekonomi pedesaan warga sini,”jelasnya.

“Seluruh proses Pembangunan JUT bersumber dari dana desa Tahap II tahun anggaran 2024 yang dalam pembangunanya dilakukan secara swakelola dengan menggunakan sumber daya/bahan baku lokal, serta dikerjakan oleh masyarakat sekitar guna menyerap pekerja lebih banyak,” tegas Kades Bondol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed