Atasi Resiko Stunting, Pemdes Aek Garut Salurkan BLT-DD, Makanan Bergizi Bagi Bumil dan Balita

Uncategorized351 views

Laporan: Ramalan Simanjuntak

Tapanuli Tengah, Poskota.net.-Pemerintah Desa (Pemdes) Aek Garut Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah Salurkan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa tahun anggaran 2024 Kepada 58 Penerima Keluarga Manfaat (PKM) dan pemberian makanan bergizi bagi Ibu Hamil (Bumil) dan anak balita pada Kamis (4/6/2024) di Kantor Kepala Desa Aek Garut pada pekan lalu.

Kepala Desa Aek Garut, Donal Eben Pakpahan yang di konfirmasi Wartawan Poskota menyebutkan,” Pemdes Aek Garut telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada masyarakat yang dianggap kurang mampuh dan  membutuhkan dari Pemerintah pusat, juga demi mencegah terjadinya stunting pembagian makanan bergizi yang menambah asupan gizi bagi Ibu Hamil (Bumil) dan balita yang mengalami KEK (Kekurangan Energi Kronis) Pemerintah Desa Aek Garut telah melaksanakan kegitan tersebut katanya kepada Wartawan Poskota pada Selasa (9/7/2024) dikantornya.

Katanya menambahkan,” dalam hal ini, sebanyak 58 orang KPM warga Aek Garut telah mendapatkan BLT masing-masing Rp300 ribu setiap bulannya, per KK bersumber dari Dana Desa tahun 2024 dan pemberian makanan bergizi kepada 48 balita serta 3 Ibu Hamil dan 60 orang Lansia,” terang Donal Eben Pakpahan kepada awak media.

“Bantuan program pemerintah pusat itu telah diserahkan langsung kepada masyarakat tanpa pengecualian, dengan harapan bantuan yang diberikan kepada masyarakat dapat menopang kebutuhan pokok dan dapat dipergunakan dengan sebaik mungkin,” katanya.

Donal mengatakan,”bahwa bantuan itu diperuntukkan untuk warga kurang mampu terutama yang tidak mendapat bantuan sosial, dan pemberian tersebut berdasarkan Musyawarah Desa (Mudes),” ungkapnya.

“Dan untuk penerima bantuan tersebut yakni Lansia, lalu masyarakat yang memiliki penyakit menaun, dan tidak mempunyai pekerjaan,” ujar Donal.

“Melalui program pemberian BLT kepada 58 KPM dan pemberian makanan bergizi kepada 3 orang Bumil serta 48 balita dan 60 orang Lansia dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan bagi Bumil yang juga Balita dapat terbebas resiko Stunting, sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan bathin,”tutup Donal Eben Pakpahan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed