Update Data Covid-19 di Sumatera Utara 24 April 2020

Laporan : Saut M Simanjuntak

MEDAN,poskota.net-Berikut adalah data perkembangan pasien Virus Corona (Covid-19) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) hingga pukul 17.00 WIB Jum’at tanggal 24 April 2020 , sebagaimana yang disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara, dr. Aris Yudhariansyah, MM melalui Wa AKBP Donald Simanjuntak.

Pasien yang Positif Covid-19: 120 orang.

102 PCR Test orang, dan 18 orang Rapid Test, 25 Orang Sembuh, 12 Orang Meninggal Dunia

PDP: 157 orang

Polres Metro Bekasi Lakukan Pantauan PSBB dan Pembagian Sembako Untuk Masyarakat Imbas Covid-19

Laporan : Johannes/Patupa

BEKASI,loskota.net- Jajaran Polres Metro Bekasi melaksanakan giat pembagian sembako dan voucher kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak penyebaran virus corona (covid-19).

Menurut Kassubag Humas Polres Meteo Bekasi, Kompol Sunardi, kegiatan yang dilakukan oleh Sat Binmas Restro Bekasi dan Polsek Jajaran ini memberikan 500 bingkisan dan voucher di wilayah Kabupaten Bekasi

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Karang Satria.

“Anggota telah melaksanakan kegiatan memberikan imbauan kepada masyarakat umum serta pengendara atau pengguna jalan untuk menaati imbauan pemerintah,” jelas Sunardi, saat dikonfirmasi, Jumat (24/04/2020)

“Warga diimbau untuk menggunakan masker, sarung tangan, jaga jarak dan cuci tangan dalam memutus mata rantai virus corona (covid-19),” pungkasnya.

Cegah Penyebaran Covid-19, Dit Binmas Polda Banten Bubarkan Remaja yang Nongkrong

Laporan : Erwin Silitonga

SERANG ,poskota.net- Untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 atau sering disebut virus corona, Dit Binmas Polda Banten rutin memberikan himbauan terkait pencegahan penyebaran virus Corona dan mensosialisasikan maklumat Kapolri kepada masyarakat di Kawasan Visenda, Kota Serang Provinsi Banten, Jumat (24/04/2020).

Kapolda Banten Irjen Pol Agung Sabar Santoso melalui Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Ricky Yanuarfi mengatakan kegiatan ini berupa bentuk himbauan kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran covid-19 dan mensosialisasikan Maklumat Kapolri dan peraturan pemerintah
dalam pencegahan covid-19.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat, dimana kami memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap dirumah dan bersama sama melakukan pencegahan penyebaran covid-19 ini, dan kami juga mensosialisasikan Maklumat Kapolri kepada Masyarakat,” katanya.

Terkait pandemi covid-19 ini, Ricky Yanuarfi mengajak masyarakat untuk memàtuhi maklumat kapolri dan peraturan pemerintah

“Saya mengajak kepada Masyarakat untuk tidak panik dalam menghadapi covid-19 ini, dan tidak melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti borong sembako, menyebar berita hoax dll,” jelasnya.

“Dan masyarakat agar tetap dirumah dan tidak berkumpul di luar rumah apabila tidak ada aktifitas penting dan darurat”, tambah Ricky Yanuarfi.

Saat ditemui di kawasan visenda, salah satu warga mengucapkan terimakasih dan menyambut baik atas himbuan yang di berikan.

“Saya sebagai masyarakat berterima kasih banyak kepada bapak-bapak polisi yang rutin memberikan himbauan kepada masyarakat, dan saya menyambut baik dan siap mendukung program Pemerintah tentang antisipasi penyebaran virus Corona ini,” ujar Ari, salah satu warga.

Sementara ditempat terpisah Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan kegiatan ini merupakan perintah Kapolri dan Kapolda Banten untuk mendukung program pemerintah dalam pencegahan wabah virus corona ini

“Buat masyarakat agar selalu jaga kesehatan, rajin mencuci tangan dengan sabun, selalu menggunakan masker saat diluar rumah, dan selalu jaga jarak, jauhi keramaian. Itu semua kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona ini”, ajak Edy Sumardi.

Sinergitas Pomal Padang dan Polri Laksanakan Filterisasi Batas Kota dengan Satgas Covid-19

Laporan : Erwin Silitonga

PADANGAN,poskota.net – Sinergitas Pomal dan Polri dalam melaksanakan filterisasi batas kota di pos batas kota dan kabupaten Bungsu Teluk Nibung.

Kegiatan filterisasi yang dilakukan satgas covid-19 ini bertujuan untuk mencegah penyebaran covid-19 antar batas kota dan provinsi.

Dansatgas Covid-19 Pos Batas Kota dan Kab. Bungsu Teluk Nibung Peltu Pom AL Muhammad Suwarsyah mengatakan “Kegiatan ini merupakan bentuk pencegahan yang kita lakukan sebagai satuan tugas covid-19, dan disini kita melakukan pembagian tugas sebagai satgas covid-19 di Pos Batas Kota dan Kab. Bungsu Teluk Nibung”, katanya. Jumat (24/04/2020).

Muhammad Suwarsyah menambahkan satgas covid-19 ini terdiri dari personel gabungan.

“Adapun kegiatan satgas Covid-19 ini merupakan kegiatan gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Dinas Kesehatan, Pemuka dan Dishub”, tambahnya.

Muhammad Suwarsyah mengajak Personel satgas covid-19 untuk bertugas sesuai protokol kesehatan.

“Buat rekan-rekan satgas covid-19 semangat bertugas, tetap lakukan tugas berdasarkan protokol kesehatan, Gunakan masker, jaga jarak aman untuk interaksi minimal 1.5 meter dan ingat juga yah, bahwa ini merupakan tugas yang di berikan Negara untuk kita, jadi harus kita lakukan dengan baik, ikhlas, berhati-hati dan sungguh-sungguh”, tambahnya.

Dan untuk masyarakat, Muhammad Suwarsyah menghimbau agar masyarakat selalu menjaga kesehatan dan menerapkan Phycsical Distancing.

“Dan untuk masyarakat saya menghimbau agar menerapkan hidup sehat dengan cara rajin mencuci tangan dengan sabun, selau menggunakan masker, dan selalu menjaga jarak dengan dengan orang lain”, imbuhnya.

“Itu semua kita lakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 ini, dan pandemi covid-19 agar cepat berakhir”, tambahnya.

“Kegiatan Filterisasi ini adalah operasi kemanusiaan, Dengan begini kita dapat berperan sebagai pemutus mata rantai penyebaran Covid-19”, Ujar Suwarsyah.

Ditbinmas Polda Banten, Baksos Ratusan Paket Beras Melalui FSPP

Laporan : Erwin Silitonga

PANDEGLANG,poskota.net – Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, Kepolisian Daerah (Polda) Banten melalui Ditbinmas Polda Banten melaksanakan giat bhakti sosial. Jumat (24/4/2020)

Kegiatan baksos dipimpin langsung oleh Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi dan dilaksanakan oleh Personel Ditbinmas Polda Banten Ipda M. Agus Hirwan, Bripka Djaya P, Bripka Prayoga Lisa, Briptu Felix S dan Briptu Djati Wangsa.

Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi kepada awak media menyampaikan bahwa
Kegiatan bhakti sosial yang dilaksanakan yaitu dengan memberikan ratusan paket beras ukuran 5kg melalui FSPP (Forum Silaturrahim Pondok Pesantren) Provinsi Banten di Pondok Pesantren Modern Al-Mizan Cikole Kabupaten Pandeglang.

“Nantinya ratusan paket beras itu akan di salurkan kembali oleh FSPP kepada para fakir miskin dan anak yatim di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak” ujar Riki.

Kegiatan bhakti sosial ini, kata Riki bertujuan untuk membantu masyarakat, minimal dengan adanya pemberian bantuan sembako berupa paket beras bisa sedikit meringankan beban masyarakat di masa pandemi covid-19

Lebih lanjut Riki menjelaskan dalam pelaksanaan bhakti sosial, pihaknya tetap memperhatikan protokol kesehatan dan penerapan physical distancing sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait adanya himbauan pemerintah dan maklumat Kapolri dalam upaya pencegahan penyebaran coronavirus disease 2019 (covid-19).

Polda Banten Gelar Operasi Ketupat Kalimaya 2020, Selama 37 Hari

Laporan : Erwin Silitonga

SERANG,poskota.net- Kepolisian Daerah (Polda) Banten menggelar operasi ketupat Kalimaya 2020 di wilayah hukum Polda Banten.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Agung Sabar Santoso, S.H., M.H melalui Kabid humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menyampaikan bahwa Polda Banten Beserta Polres Dan Polsek Didukung TNI, Kementerian/Kl Terkait Dan Mitra Kamtibmas Lainnya Akan Melaksanakan Operasi kemanusiaan Dalam Sandi Operasi ketupat Kalimaya 2020 Selama 37 Hari yaitu dari tanggal 24 April hingga 2 Juni 2020, Dengan kekuatan personel berjumlah tiga ribuan yang tersebar di seluruh titik pengamanan kabupaten dan kota provinsi banten.

“operasi ini untuk pemeliharaan keamanan yang mengedepankan kegiatan preemtif, preventif yang didukung kegiatan penegakan hukum dan bantuan operasi dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dalam kaitannya
dengan pelarangan mudik guna mencegah penyebaran
wabah covid-19 sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan hari raya lebaran di rumah saat ini saja, alias tidak mudik, agar tidak menularkan virus corona di kampung halaman,”kata edy sumardi Jum’at (24/4/2020)

Lebih lanjut edy sumardi menyampaikan operasi ketupat 2020 ini untuk mendukung Pelaksanaan Psbb dan larangan mudik di wilayah hukum polda banten dengan membatasi ruang gerak kendaraan dan orang, untuk tidak melaksanakan mudik, membatasi mobil penumpang dan pribadi melalui jalan tol dan jalan arteri lainnya.

 

“Kami juga akan melaksanakan operasi di pusat perbelanjaan, pertokoan, mall, super market,
minimarket, pasar, terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan, jalan utama, alternatif dan tol, rest area di jalur
mudik, spbu, depo pertamina, tempat akomodasi dan
penginapan, jalur lalu lintasrawan bencana, macet/laka dan
kriminalitas, pasar tumpah pada jalur mudik/balik, lokasi
perbaikan jalan/jembatan yang belum selesai dan
rumah makan/restoran, tempat penimbunan bahan pokok, perlintasan kereta api tanpa palang/ sebidang, tempat yang diduga menjadi penyebaran covid-19, rumah sakit, lokasi perawatan dan isolasi penderita, “ujarnya.

Terakhir Edy Sumardi menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat bekerja sama dalam membantu kebijakan pemerintah dalam penangangan penyebaran virus corona (covid-19)

“Mari bersatu lawan corona, dengan warga tinggal di rumah saja, jangan melakukan berpegian atau mudik, tetap jaga kesehatan kami selalu bekerja untuk masyarakat, masyarakat berada di rumah untuk keselamatan warga dan membantu pemerintah”. Tutup Edy Sumardi.

Dirlantas Polda Banten : Pelabuhan Merak Tak Layani Penumpang Mudik Mulai Hari Ini

Laporan : Erwin Silitonga

CILEGON,poskota.net – Direktur lalu Lintas (Dirlantas) Polda Banten Kombes Pol Wibowo menegaskan larangan mudik mulai berlaku hari ini, Jumat (24/4/2020). Terkait hal tersebut, Pelabuhan Merak Banten, tidak lagi melayani penyeberangan umum.

Berdasarkan adanya instruksi Kakorlantas Polri, kata Wibowo, Pelabuhan Merak akan ditutup bagi penumpang, termasuk kendaraan pribadi yang akan menyeberang dari Jawa menuju Sumatera.

“Khusus Pelabuhan Merak sesuai arahan Kakorlantas,tidak ada penyeberangan penumpang, mulai kendaraan pribadi, maupun kendaraan umum, orang perorang. Yang diizinkan hanya kendaraan yang mengangkut barang sembako,” ucapnya.

Wibowo menuturkan, sebanyak 15 titik check point yang ada di wilayah hukum Polda Banten salah satu lokasi pemeriksaan berada di gerbang tol Cikupa. Sisanya, berada di jalur arteri mulai dari Citra Raya Kabupaten Tangerang hingga di sekitar Pelabuhan Merak

“Khusus di jalan tol, kendaraan umum hingga pribadi akan diperiksa, sedangkan kendaraan khusus pengangkut sembako diperbolehkan langsung melintas” kata Wibowo

“Kendaraan yang memang diperkenankan melanjutkan perjalanan, bisa dilanjutkan. Bagi yang tidak diperkenankan, akan kita keluarkan melalui Gerbang Tol Pasar Kemis, selanjutnya kembali ke daerah asal,” sambungnya

Dilokasi berbeda Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan bahwa kegiatan yang diberi sandi Operasi Ketupat tersebut akan dilaksanakan mulai tanggal 24 April 2020 sampai dengan 31 Mei 2020

“Adanya kebijakan larangan mudik bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, di himbau kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat bekerjasama untuk mematuhi adanya kebijakan Pemerintah dan maklumat Kapolri” tutup Edy Sumardi

As SDM Kapolri Luncurkan Buku soal Cara Pandang Baru Wujudkan Kualitas Manusia Unggul

Laporan: Erwin Silitonga

JAKARTA,poskota.net – Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Prof. Dr. Eko Indra Heri S., M.M, meluncurkan buku berjudul ‘Paradigma Baru Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi’. Karya itu diluncurkan untuk memberikan pandangan baru guna mewujudkan kualitas manusia yang unggul.

Menurut Eko, buku terbitan tersebut ditujukan untuk memberikan penekanan cara pandang baru dalam manajemen sumber daya manusia organisasi, mengingat perubahan dan dinamika lingkungan eksternal organisasi yang begitu cepat.

“Sehingga diperlukan kualitas sumber daya manusia unggul yang mampu beradaptasi terhadap berbagai perubahan,” kata Eko dikutip dari buku, Kamis (23/4/2020).

Dalam penerbitan tersebut, buku itu terdiri 11 Bab yang mengulas secara tajam bagaimana mewujudkan kualitas manusia guna menghadapi serta mampu beradaptasi dengan segala bentuk inovasi dewasa ini.

Adapun, Bab I pada buku itu, membahas tentang konsep, urgensi, komponen Manajemen SDM dari perspektif human capital. Kemudian, di Bab II membahas tentang Evolusi Manajemen SDM dengan menekankan kepada pergeseran paradigma personnel management menuju human resource management.

Pada Bab III, buku tersebut membahas tentang Peran SDM dalam perspektif Birokrasi dan Otonomi Daerah terutama menyangkut fenomena permasalahan kesiapan SDM dalam otonomi daerah. Selanjutnya di Bab IV membahas tentang pentingnya Perencanaan SDM dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi, karena perencanaan strategis SDM merupakan bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dengan pencapaian tujuan organisasi.

Masuk ke Bab V, penulis dengan spesifik menguraikan manajemen SDM strategis (Strategic Human Resource Management) yang mengaitkan manajemen SDM dengan sasaran strategis organisasi.

Untuk Bab Vl, membahas tentang human capital sebagai aset dan keunggulan kompetitif organisasi. Lalu pada Bab VII profil Kompetensi SDM pada Era Industri 4.0 membahas tentang perkembangan era industri 4.0, tantangan dan dampaknya terhadap kompetensi dan strategi pengembangan SDM.

Tak hanya itu, memasuki Bab VIII, penulis menuliskan soal perspektif kontemporer dalam manajemen SDM membahas tentang pengembangan SDM berbasis kompetensi, Human Resources Scorecard suatu paradigma baru dalam pengukuran kontribusi SDM terhadap organisasi, bagaimana membangun “customer-driven organization” yang mengedepankan pentingnya kepuasan masyarakat sebagai pelanggan organisasi.

Lalu, Bab IX Ukuran efektivitas Manajemen SDM membahas tentang keberhasilan organisasi sebagai ukuran efektivitas manajemen SDM dan beberapa faktor yang memengaruhi kinerja SDM.

Tak hanya itu, Bab X juga dibahas tentang organisasi, yakni reframing, restructuring, revitalizing, dan renewal yang kesemuanya diperlukan untuk transformasi organisasi.

Dan yang terakhir, pada Bab Xl, penulis menyajikan talent management yang merupakan paradigma baru dalam membangun ketersediaan SDM yang memiliki talenta untuk mendukung posisi kunci, suksesi dan keunggulan organisasi.

Penerbitan buku itu juga mengambil beberapa testimoni, antara lain, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. Prof. Amzulian Rifai, S.H., LLM., Ph.D., Ketua Ombudsman RI. Dan Aba Subagja, Asisten Deputi Manajemen Karier dan Talenta SDM Aparatur, Kementerian PANRB.

Dalam testimoninya, Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan bahwa SDM Pplri saat ini berjumlah sekitar 500 ribu personel tersebar di seluruh pelosok tanah air. Menurut Kapolri, perlu dikelola secara lebih strategis dan profesional sejalan dengan salah satu sasaran program penting Polri membangun manusia unggul di lingkungan Lembaga Kepolisian.

“Pembangunan SDM yang unggul di Lembaga kepolisian merupakan aset penting, mengingat amanah yang diberikan negara kepada Polri untuk menjaga, menciptakan dan mewujudkan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat,” tulis Kapolri Jenderal Idham Azis dalam testimoni buku tersebut.

Tak lupa, Idham menyatakan bahwa untuk mewujudkan tugas pokok Polri tersebut tentunya membutuhkan SDM yang unggul, profesional, dan berintegritas tinggi sehingga mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di bidang keamanan dan ketertiban.

UIN SGD Bandung-Lazis Darul Hikam Produksi 100 Liter Hand Sanitizer dan Dibagikan ke DKM Mesjid

Laporan : Muhamad Abdul Aziz.

BANDUNG,poskota.net- Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung menggandeng Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (Lazis) Darul Hikam Bandung untuk memproduksi 100 liter hand sanitizer dan disinfectan.

Hasil kerjasama ini dibagikan oleh Rektor Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si secara simbolik kepada masyarakat sekitar kampus UIN SGD Bandung dan wilayah Bandung Timur yang berlangsung di Gedung O. Djauharuddin AR, Senin (23/03/2020).

Hadir pada acara penyerahan tersebut Wakil Rektor II, Dr. H. Tedi Priatna, M.Ag, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Dr. Hj. Hasniah Aliah, M.Si, Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Dr. H. Aep Saepuloh, M.Ag, Ketua Pengabdian Masyarakat Dr. H. Aep Kusnawan, M.Ag, Ketua Jurusan Kimia Eko Prabowo, M.Pkim, Direktur Lazis Darul Hikam Ustadz H.Umar Nadi dan perwakilan tokoh masyarakat serta beberapa pengurus masjid sekitar Bandung Timur.

Dalam sambutannya Rektor menyampaikan penghargaan kepada Jurusan Kimia dan Lazis Darul Hikam yang telah berjuang memproduksi hand sanitizer dalam kondisi yang serba sulit terutama untuk menyediakan bahan-bahannya.

“Hand sanitizer ini menjadi barang yang sangat diperlukan oleh masyarakat, sehingga upaya produksi hasil kerjasama Jurusan Kimia FST dan Lazis Darul Hikam ini sangat perlu diapresiasi, terlebih dalam situasi bahan-bahan yang diperlukan sangat langka dan mahal,” tegasnya.

Rektor menyampaikan bahwa wabah COVID-19 ini harus disikapi dengan bijak dan kita ambil hikmahnya.

“Tanda-tanda kekuasaan Allah Azza wa Jalla, yang Ia ciptakan di langit dan di bumi dan di antara keduanya, semua itu tidak diciptakan dengan sia-sia, tetapi mengandung tujuan yang sekaligus membuktikan tentang keesaan-Nya, termasuk virus Corona ini adalah makhluk Allah,” ungkapnya.

Rektor menghimbau kepada masyarakat agar selalu menggunakan dua pendekatan dalam menyikapi wabah ini. Pertama ta’ati protokol yang telah ditetapkan pemerintah, misalnya dalam pendekatan secara medis. Kedua dengan pendekatan bathin, yaitu secara spiritual dengan selalu mengikuti.

Kebiasaan-kebiasan dalam agama Islam seperti mendawamkan wudhu dan berdo’a seperti yang dicontohkan oleh para Nabi seperti oleh Nabi Nuh dan Nabi Muhammad SAW.

Menurut Ketua Jurusan Kimia Eko Prabowo, pada tahap awal kerjasama dengan Lazis Darul Hikam ini berhasil diproduksi 100 liter sanitizer yang dikemas ke dalam beberapa kemasan, yaitu yang berbentuk spray dengan ukuran botol 250 ml, 500 ml dan 1 liter.

Sementara menurut Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama FST Aep Saepuloh menyebutkan bahwa selain memproduksi handsanitizer, kerjasama ini akan berkembang dengan memproduksi disinfectan karna kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak, terutama tempat-tempat umum termasuk tempat ibadah seperti masjid.

Karena kebutuhan masyarakat sangat tinggi terhadap upaya hand sanitizer dan disinfectan, sedangkan di pasaran cukup sulit diperoleh dan harganya cukup mahal, maka Dekan FST. Hasniah Aliah mengajak Lazis Darul Hikam untuk mengembangkan kerjasama ini dengan memproduksi disinfectan dan melayani penyemprotan disinfectan di tempat-tempat umum sebagai bagian dari pengabdian masyarakat.

Cegah Dan Putus Mata Rantai Covid 19 Politiisi Muda Demokrat Berikan Wastapel Di Pasar Tradisional

Laporan Patupa Pakpahan.

CIKARANG,poskota.net- Mencegah dan memutus mata rantai wabah covid 19, selain kedisiplinan masyarakat juga di butuhkan alat pendukung lainnya, seperti yang di lakukan Mia L Dabo. Politisi muda Demokrat satu ini, dengan memberikan bantuan alat pencuci tangan atau westapel yang di tempatkan di setiap pasar tradisional yang berada di daerah pemilihannya saat maju menjadi dewan rakyat.

“Alat pencuci tangan atau westapel hari ini Jumat, 24/02/2020 serentak kita berikan di setiap pasar tradisional yang berada di pasar Cikarang lama dan baru, pasar lemah abang, pasar Roxy cikarang baru dan pasar tradisional lainnya” ungkap Poltisi Muda Demokrat Mia El Dabo.

“Tujuan memberikan alat pencuci tangan atau wastapel agar dapat memutus mata rantai wabah covid 19, terlebih keberadaan pasar yang memang menjadi tempat berkumpulnya dan tempat bertransaksi para pedagang dan pembeli baik dari wilayah setempat maupun dari luar,hingga sangat rentan akan wabah virus covid 19” lanjut Mia.

Dengan di bawa menggunakan mobil bak terbuka,satu persatu alat pencuci tangan atau wastapel di tempatkan percis di depan pintu masuk menuju pasar, selain itu juga di tempatkan seorang petugas, agar selalu mengingatkan pedagang maupun pembeli yang masuk ke dalam pasar untuk terlebih dahulu mencuci tangan di wastapel yang telah di sediakan.

“Saya berharap dengan bantuan yang kami berikan di setiap pasar khususnya yang berada di wilayah dapil 6 akan dapat mengurangi penularan wabah covid 19, dan juga juga menimbulkan kedisplinan masyakarat untuk selalu berbudaya hidup sehat” lanjut Mia.