Badan Jalan Longsor Akses Lalulintas Menuju Kec Parmonangan Terancam Putus

Laporan : Amir Hutabarat

TARUTUNG,poskota.net- Beberapa titik badan ruas jalan yang sudah mengalami longsor dengan diperkirakan akan terancam putus bila tidak segera ditangani perbaikannya oleh pihak-pihak terkait atau pemerintah Kabuapten Taput.

Hal ini menjadi keluhan warga masyarakat kecamatan Parmonangan yang sehari-harinya selalu melintasi akses jalan tersebut,yang namanya tidak ingin publikasikan ungkapnya ke media poskota.net.

Hal ini membuat warga sangat prihatin jika melihat kondisi badan jalan yang sudah mengalami longsor saat ini dibeberapa titik ruas badan jalan tepatnya di desa Manalu Dolok, Kecamatan Parmonangan diperkirakan akan terancam putus bila tidak segera diperbaiki dan satu-satunya sebagai akses lalulintas antar kecamatan yang terkoneksi sebagai jalur lintas penghubung utama jalan menuju keluar masuk ke Desa dan Kecamatan  Parmonangan.

Menurut Keterangan warga kepada media online poskota.net, terkait adanya bencana longsor dibeberapa titik ruas badan jalan maupun diding tanah bahu jalan terjadi diperkirakan setelah dalam beberapa bulan terakhir di tahun 2019 dan diduga penyebab terjadinya “longsor” di sepanjang ruas badan jalan raya utama Kecamatan Parmonangan di sebabkan akibat curah hujan turun yang berkepanjangan sebelumya.

Setelah mengalami dan melihat kondisi jalan longsor saat ini,sudah sangat mengkwatirkan masyarakat juga mengharapkan kepihak perusahaan PT TPL yang selalu melakukan aktivitas pengangkutan bahan baku kayu kaliftus maupun kayu log pinus diangkut dari lahan konsesi TPL melintasi menggunakan jalur lintas jalan Kabupaten, Kecamatan Parmonangan,  agar tidak melebihi tonase muatan truk pengangkut dan turut memperhatikan menjaga kondisi keamanannya jalan kedepan.

Selanjutnya media poskota.net dihari yang sama memintai tanggapan Camat Kecamatan  Parmonangan, Junjugan Silaban di kantornya sekaitan hasil pantauan awak media adanya jalan longsor dan titik rawan longsor yang dapat mengancam terputusnya akses jalan lintas kedepan.

Dalam hal tersebut Camat menjawab bahwa badan jalan longsor saat ini”sudah dilaporkan dan dikoordinasikan ke BPBD dan Dinas PUPR pemkab taput sebelumnya.jelas Camat.

Memperjelas Terkait jalan longsor di ruas badan jalan parmonangan tersebut,” awak media juga mintai tanggapan, Kadis PUPR Ir Anggiat Rajagukguk melalui Sekdis Jupati rajagukguk diruangannya

“Dirinya mengakui telah mengetahui hal kejadiannya dan sudah berkoordinasikannya ke Kaban BPBD Taput agar se segera menanganinya untuk diperbaiki selanjutnya,” Landis Sekdis.

Sebanyak 179 Polres Badung Gelar Latihan Kompi Dalmas Krangka

Laporan : Daniel Pangestu Hutagaol

BADUNG,poskota.net- Bertempat di lapangan umum Mengwi, Badung, pada pukul 09.00 wita berlangsung latihan  kompi Dalmas Krangka dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilihan kepala daerah kabupaten Badung periode tahun 2020 – 2024

Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Roby Septiadi, SIK mengatakan tujuan latihan kompi Dalmas krangka ini untuk mematangkan gerakan yang dilakukan secara bersama-sama dalam ikatan kompi dalam menangani massa pengunjuk rasa yang sudah melakukan tindakan melawan hukum dalam bentuk ancaman, Curas, pengerusakan, pembakaran, intimidasi maupun gerakan melawan hukum lainnya.

“Ini kita siapkan untuk menjaga kondisi yang kondusif menjelang, pemilihan Bupati dan Wakil bupati Badung periode tahun 2020-2024.”, Ungkap. Roby Septiadi. Kamis, (16/01).

Kegiatan yang berlangsung tertib, semangat diharapkan pada saatnya  bisa menciptakan suasana aman, damai dan menyejukan.

“Meskipun situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Badung kondusif, namun kewaspadaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas terus ditingkakan guna menjaga situasi, aman, damai, sejuk dan menyenangkan,” papar AKBP Roby  mengingatkan.

Pihaknya dalam hal ini, tetap menargetkan secara perorangan melalui tokoh agama, tokoh adat, Ormas tertentu, maupun kejahatan lainnya yang memanfaatkan momen pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung untuk memicu terjadinya gangguan Kamtibmas, dan menciptakan situasi tidak kondusif.

“Kita fokus pada daerah rawan yang fanatik terhadap pilihannya serta semua jenis barang sebagai alat melakukan aksi kekacauan,”  jelas.Roby Septiadi.

Tidak hanya itu Tempat-tempat keramaian, Obyek Vital, Kantor Pemerintahan serta Obyek Wisata tidak luput dari pengawasannya.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi yang baik dengan instansi terkait dan memperbanyak penyuluhan, patroli serta melalukan kerjasama dengan media massa baik cetak maupun elektronik, sehingga apa yang menjadi tujuan tercipta,” imbuhnya.

“Dengan kesadaran untuk melakukan latihan, diharapkan Kompi dalmas Polres Badung memiliki kekuatan dan kemampuan, saat dibutuhkan karena Kontijensi kita siap”, Tandasnya.

DPRD Banyuwangi Ajak Petani Kurangi Pupuk Kimia & Beralih Ke Organik

Laporan: Prasetyo

BANYUWANGI, Poskota.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Dinas Pertanian serta produsen tengah menyusun strategi dan konsep untuk mendongkrak hasil produksi petani. Salah satunya melalui penggunaan pupuk organik.

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto menyampaikan, penggunaan pupuk organik ini dinilai dapat membantu produksi hasil tani, cost biaya rendah.

Selain itu, lanjutnya, unsur yang terkandung dalam pupuk organik juga dapat membantu dengan cepat mengembalikan unsur tanah ketimbang menggunakan pupuk kimia.

“Kami dengan Dinas Pertanian, saat ini tengah mencari konsep bagaimana pupuk organik dipakai para petani. Memang kebanyakan petani enggan memakai pupuk organik karena dianggap efeknya tidak mengena langsung,” kata Michael, pada Kamis (16/1/2020).

“Anggapan itu sebenarnya keliru, karena pupuk organik ini sangat membantu mengembalikan unsur tanah, bahkan membantu peningkatan produksi,” tambahnya.

Michael juga menambahkan, pupuk organik sudah banyak dipakai oleh kota-kota besar bahkan negara seperti Vietnam dan Thailand. Terbukti dengan menggunakan pupuk organik, produksi negara tetangga tersebut meningkat.

Di Banyuwangi, masih Michael, produksi seperti beras hanya mencapai 3-6 ton per hektar saja. Hal itu, sangat jauh dari angka idealnya yakni 10 ton per hektar. Alhasil, produksi yang menurun itu mengakibatkan banyak para petani yang menyewakan lahannya hingga menjual lahannya.

Micahel berharap, karena ini menyangkut kesejahteraan rakyat, maka pihaknya berharap agar pemerintah ikut memikirkan solusinya. Minimal bisa menambah anggaran dan kebutuhan organik.

“Kami juga menganjurkan para petani supaya menggunakan pupuk organik, karena lebih efektif, cepat menyuburkan tanah, bahkan bisa meningkatkan hasil produksi,” pungkasnya.

Tedy UT Silaturahmi Kerumah Seniman Kemiren Banyuwangi. Ada Apa ya ?

Laporan : prasetyo

BANYUWANGI, poskota.net – Artis Tedy UT kepergok sedang silaturahmi di kediaman seniman penabuh kendang fenomenal Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi Haidi Bing Slamet. Sambil menikmati kopi khas desa adat Osing, mereka tampak akrab terlibat perbincangan serius.

Belum tahu pasti apa yang membuat keduanya gayeng dalam obrolan. Hanya seputar seni, ataukah terkait desas-desus yang belakangan santer di lapangan. Yakni tentang sosok Teddy UT yang sedang digadang menjadi kandidat potensial untuk dilamar menjadi Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Banyuwangi, dalam kontestasi Pemilihan Bupati (Pilbup) Banyuwangi 2020.

“Ah, tidak, kita hanya ngobrol biasa,” ucap Teddy, menjawab pertanyaan Wartawan, Kamis (16/1/2020).

Berulang kali, pria bernama asli Teddy Anugrianto, ini mengelak ketika disinggung soal kedatangannya yang ‘ujug-ujug’ dirumah Edi Kendang, sapaan beken Heidi Bing Slamet.

Selain merespon dengan candaan, penyanyi yang juga Ketua Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) DPC Partai Demokrat Banyuwangi, tersebut juga hanya membalas lewat senyuman.

“Sudah, sudah, bahas yang lainnya,” celetuk Teddy dengan tertawa.

Tabir sedikit terkuak ketika Edi Kendang, buka bicara. Penabuh kendang asli Banyuwangi, yang pernah unjuk kebolehan di Frankfurt, Jerman, ini membenarkan bahwa kedatangan artis, musisi, pencipta lagu sekaligus pemilik Ravi Vision, kekediamannya untuk bersilaturahmi.

Tapi bukan untuk satu tujuan itu saja, Teddy juga mengantar Diyah Safira, biduan Bumi Blambangan yang mewakili Jawa Timur dalam kontes Liga Dangdut Indonesia 2020, yang digelar stasiun TV swasta Indosiar.

“Mas Teddy juga untuk mengantar dek Diyah, ada sedikit keperluan di Kemiren,” ungkapnya.

Seperti kita tahu, sejak digadang dan mendapat dukungan dari kalangan artis, seniman, budayawan serta lintas elemen masyarakat untuk bisa menjadi Bacawabup Banyuwangi, Tedy UT makin terlihat rajin melakukan kunjungan. Baik secara pribadi kesejumlah tokoh, hingga kalangan pesantren. Maklum, meski pria asal Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, ini sekarang adalah seorang artis, pengusaha dan politisi, namun latar belakangnya adalah jebolan pesantren Sidogiri, Pasuruan.

Kapolsek Medan Helvetia Menerima Audensi Panwaslih Kecamatan Medan Helvetia

Laporan : Erwin Silitonga

MEDAN,poskota.net- Kapolsek Medan Helvetia Kompol.P. Hutahaen.S.H.S.I.K, di ruang kerjanya di dampingi, Wakapolsek Iptu.K.Tarigan.S.H serta Panit 1 Intel Iptu.MS.Hasibuan, menerima Audensi dari Panwaslih kecamatan Medan Helvetia.(Kamis/16/01/2020).Pukul 10.00 Wib.

Audensi ini, membicarakan tentang sudah terbentuknya dan dilantik sebagai perangkat Panwaslih Kecamatan Medan Helvetia pada tanggal 23 Desember 2019 yang bertempat di Hotel Polonia.

Adapun pihak Panwaslih yang beraudensi dengan Kapolsek, Pandapotan Mateus Sitohang sebagai Ketua, dan Wiwiek Nur’aina Madjrul.S.Sos, serta Zulfikar.

Hasil wawancara awak media melalui seluler kepada Kapolsek, kedatangan Panwaslih ke kantor kami terkait sudah terbentuknya dan dilantiknya Panwaslih Kecamatan Medan Helvetia di Hotel Polonia pada tanggal 23 Desember 2019.

Ditempat terpisah Pandapotan Mateus Sitohang mengatakan kepada awak media, kedatangan mereka ke Polsek Helvetia, untuk beraudensi terkait dengan Pelantikan dirinya sebagai Ketua Panwaslih kecamatan, dan dirinya juga tadi sudah menyampaikan kepada Kapolsek, tak lama lagi Pilkada Kota Medan akan berlangsung.

“Saya mengharapkan kerjasamanya, dalam hal Pengmanan dalam kegiatan Pilkada nantinya, agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan,” tandasnya.

PN Balige Kabulkan Prapid Saut Martua Tamba, Besok Salinan Putusan Diterima

Laporan : Saut M Simanjuntak

SAMOSIR,Poskota.net- Pengadilan Negeri Balige mengabulkan Paraperadilan yang diajukan oleh Saut Martua Tamba ST melalui Kuasa Hukumnya Rion Aritonang SH, terkait penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Polres Samosir dengan pidana Pengancaman sebagaima yang tercantum pada Pasal 335 ayat 1 KHUP, dan besok (Jum’at, 17/1/2020) Salinan putusan prapid akan diterima pada Pengadilan Negeri Balige, Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan Rion Aritonang SH pada acara konfrensi pers, yang digelar di Pangururan,, Rabu (15/01/2020). Beliau menjelaskan bahwa tuntutan praperadilan yang ajukan kepada Hakim Pengadilan Negri Balige memutus dengan amar putusan menerima dan mengabulkan permohonon kita (pemohon)

“Dengan dikabulkannya permohonan praperadilan oleh Hakim PN Balige sesuai dengan poin poin yang telah tertera di atas, maka hak untuk menuntut dari Pihak kepolisian telah gugur dengan sendirinya. Juga kemampuan, kedudukan, harkat dan martabatnya telah pulih tegas” Ungkap Rion Aritonang .

Rion juga menambahkan bahwa dirinya juga sangat mengapresiasi atas penegakan hukum bagi pencari keadilan di wilayah hukum Pengadilan Negeri Balige. Berikut permohonan praperadilan yang diajukandan di kabulkannoleh Hakim Pengadilan Negeri Balige antara lain ;

1. Mengabulkan permohonan pemohon praperadilan untuk seluruhnya.

2. Menyatakan surat penetapan tersangka atas nama Saut Martua Tamba tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

3. Menyatakan penetapan tersangka atas diri pemohon yang dilakukan oleh termohon adalah tidak sah

4. pasal yang disangkakan terhadap perkara tindak pidana pengancaman sebagaimana diatur dalam pasal 335 ayat 1 KUHP tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

5. Menyatakan tidak sah segala penetapan ataupun putusan yang dikeluarkan lebih lanjut oleh termohon yang berkaitan dengan penyidikan terhadap diri pemohon.

6. Menyatakan tidak sah segala keputusan ataupun penetapan yang dikeluarkan lebih lanjut oleh termohon yang berkenan dengan penetapan tersangka atas diri pemohon oleh termohon.

7. Memerintahkan kepada termohon untuk menghentikan penyidikan terhadap perintah penyikan kepada pemohon.

8. Memulihkan hak pemohon dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya.

9. Menghukum termohon untuk membayar biaya perkara menurut ketentuan hukum yang berlaku.

Mebel & Gudang Kayu Di Jln Brawijaya Banyuwangi Terbakar

Laporan: Prasetyo

BANYUWANGI,poskota.net – Kebakaran melanda gudang kayu dan meubel di Kelurahan Kebalenan, tepatnya di Jalan raya Brawijaya, Banyuwangi, pada Kamis (16/1/2020) pagi, sekira pukul 04.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kebakaran yang diduga berasal dari korsleting listrik tersebut sempat membuat panik warga sekitar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran diketahui oleh beberapa warga yang saat itu sedang melintasi jalan raya tersebut. Saat itu, warga melihat ada kobaran api yang cukup besar yang tampak jelas dari jalan raya.

“Iya benar, itu kebakaran di gudang kayu,” kata Tadin, pada Kamis (16/1/2020).

Setelah dicek, kobaran api tersebut berasal dari gudang kayu dan mebelair. Dalam waktu singkat, mebel milik Abdullah Syihab itu mengamuk. Api makin membesar karena banyaknya barang mudah terbakar di dalam gudang dan menjalar hingga mesin-mesin pemotong kayu, dan mayoritas kayu jati.

“Tadi ada tetangga saya yang lewat setelah solat subuh sudah melihat api di bagian tengah mebel. Pertama kali dilihat apinya sudah membesar. Kemungkinan karena konslet listrik, soalnya kan memang banyak kabel-kabel itu di dalam gudang,” ucap Hariyadi warga setempat ketika di lokasi kebakaran kepada wartawan.

Sementara itu, penjaga gudang mebel tersebut, Karim mengatakan, selain membakar kayu, api juga membakar mebel produksi.

Dugaan sementara, lanjut Karim, pihaknya menyebut bahwa penyebab kebakaran saat ini terpantau masih dalam penyelidikan Kepolisian setempat, dan Tim Pemadam Kebakaran terus melakukan pembasahan.

“Penyebabnya kita juga belum tau mas. Waktu kejadian tidak ada orang. Dan untuk kerugian, kita juga belum tau berapa ?,” ujar karim, penjaga mebel.

KPUD Kabupaten Samosir Buka Seleksi Calon Anggota PPK

Laporan : Saut M Simanjuntak

SAMOSIR,poskota.net- Menjelang Pemilihan Bupati dan wakil bupati Kabupaten Samosir yang akan digelar pada tanggal 23 September 2020, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten Samosir, Sumatera Utara membuka seleksi calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Hal tersebut Berdasarkan Pengumuman Nomor: 13/PP.04.2-Pu/1217/KPU-Kab/I/2020, Tentang Seleksi Calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan Untuk Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Samosir Tahun 2020.

Seleksi calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan, untuk pemilihan Bupati dan Wakil bupati Samosir Tahun 2020, KPU Samosir mengundang Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan.

Tahapan seleksi di buka 15 Januari dan akan berakhir tanggal 29 Februari 2020 seiring pelantikan anggota PPK yang terpilih.

Anggota PPK yang terpilih akan membantu penyelenggaraan PemiliganBupati dan Wakil Bupati Kabupaten Samosir ditingkat Kecamatan pada PILKADA Serentak Tahun 2020.

Adapun ketentuan Persyaratan sebagai Anggota PPK diantaranya:
1). Warga Negara Indonesia;
2). Berusia paling rendah 17 (tujuh belas) tahun;
3). Setia kepada Pancasila sebagai dasar Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

4). Mempunyai intregitas pribadi yang kuat, jujur dan adil;
5). Tidak menhadi Anggota Partai Politik yang dinyatakan dengan surat Pernyataan yang sah atau paling kurang dalam jangka waktu 5 (lima) Tahun atau tidak lagi menjadi Anggota Partai Politik yang bersangkutan

6). Berdomisili di wilayah kerja PPK
7). Mampu secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika;
8). Berpendidikan paling rendah Sekolah Menengah Atas atau sederajat.

9). Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan Putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan Hukum tetap karena melakukan tindak pidana yanh e dengan Pidana Penjara 5 (lima) Tahun atau lebih.

10). Tidak pernah dijatuhi sanksi pemberhentian tetap oleh KPU Kabupaten Samosir atau Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu;
11). Belum pernah menjabat 2 (dua) kali dalam jabatan yang sama sebagai Anggota PPK.

Sebagaimana yang sudah diketahui, PILKADA Serentak tahun 2020 akan dilaksanakan di 270 daerah dengan rincian, 9 provinsi, 224 Kabupaten dan 37 Kota.

Warga Mangun Jaya Mengeluh Bak TPS dan Grobak Sampah

Laporan : Julham Harahap

BEKASI,poskota.net – Masyarakat Kp. Siluman, Desa Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan mengeluh dan menjerit tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan Grobak Sampah di wilayah Rt.01- 06 / Rw.03 untuk keperluan Masyarakat agar tidak membuang sampah sembarang tempat.

Warga Kp.Siluman.Rt.04/03 Herman mengatakan, bahwa dengan kejadian Paska Banjir di Kali Jambe, Masyarakat Kp. Siluman yang tinggal di Bantaran Kali Jambe sangat memerlukan Bak TPS Sampah dan Grobak Sampah untuk mengangkut Sampah yang ada di Pemukiman,”ujarnya.

Herman menjelaskan, Kami sebagai warga Kp.Siluman Rt.04/Rw.03 Desa Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan mengharapkan agar Kepala Desa Mangun Jaya, Idi Rohidi dapat mengadakan Bak Sampah / TPS dan Grobak Sampah bagi Masyarat agar tidak membuang Sampah sembarang Tempat,” kata Herman.

Menurut Rt yang namanya minta di lindungi mengatkan, bahwa selama ini Masyarakat Kp.Siluman Rt.01 sampai 06 di Rw.03 mengharapkan agar Kepala Desa Mangun Jaya Idi Rohidi dapat mengadakan Bak Sampah / TPS dan Grobak Sampah agar Masyarakat tidak membuang sampah di Kali Jambe,” kata Ketua Rt namanya minta dilindungi.

Dengan adanya keluhan dan jeritan Masyarakat Kp.Siluman Rt.01- 06 / Rw 03 agar Kepala Desa Mangun Jaya, Idi Rohidi agar dapat mendengarkan keluhan dan jerita Masyarakat Kp.Siluman terkait tidak adanya Bak TPS dan Grobak Sampah di lingkungan.

Diduga Proyek Siluman Tanpa Papan Informasi Kegiatan,”Yang Tidak Jelas Asalnya.

Laporan : Amir  Hutabarat

TARUTUNG,poskota.net- Ketua LSM LPPAS RI,FS Simanjuntak: Soroti Proyek Pembangunan Jaringan Perpipaan Air Bersih tahun 2019 yang belum Selesai dan Tanpa papan informasi kegiatan yang tidak jelas dari mana asalnya di desa parbubu dolok,kec tarutung, kabupaten Taput-Sumut.

Pantauan Awak Media dan Tim Investigasi Lsm Lppas Ri di lokasi titik pemasangan jaringan pipa air bersih yang perkirakan pelaksanaan pekerjaan pembangunannya diawali tepat dari markas Tni lapo gambiri mengikuti jalur bahu jalan nasional sibolga- tarutung,kiri menuju arah Kota tarutung,kec TARUTUNG,poskota.net, Rabu (14/01/2020)

Menurut Pengamatan Lsm dan Awak Media terkait tentang proyek pembangunan jaringan perpipaan masing sedang berlangsung dilapangan dengan tahap penggalian tanah dan pemasangan pipa oleh pekerja.

Hasil pengamatan dilapangan oleh Tim bahwa diduga proyek pembangunan perpipaan air bersih yg sedang bejalan sarat kejanggalan,alami permasalahan dari awal.

“kenapa? Bahwa melihat progres pekerjaan dibebera titik galian dan penempatan pasangan pipa air diduga dilaksanakan tidak sesuai yang dipersyaratkan dalam perjanjian KONTRAK kerja,”.ucap tim.

Setelah Tim melihat kondisi pekerjaan galian dan pemasangan pipa dibeberapa titik lokasi jalur pekerjaan dilapangan seakan dikerjakan asal jadi” seperti pekerjaan galian kedalamannya ukuran bervariasi dan pemasangan pipa ada langsung dipasang dan ditanam dijalur drainase jalan tersebut.

Selanjutnya yang paling mengecewakan dari pembangunan jaringan perpipa air bersih tersebut”ada beberapa yang seharus tidak terjadi.

“seperti yang kita pantau langsung dilokasi bahwa tidak adanya ditemukan papan informasi kegiatan.Berulang kali PENANGGUNG JAWAB PELAKSANA ,PPK dan PEGAWAS untuk konfirmasi tidak pernah dapat temui dilapangan lokasi proyek,”ungkap Tim.

Seterusnya tim investigasi lsm yang melakukan pemantauan terhadap proyek tersebut untuk lebih jauh diketahui dari sumber proyek dan betapa nilai anggaran, dihari yang sama juga tim mendatangi tempat tinggal,barak pekerja(tukang) yang tidak jauh dari daerah lokasi proyek”, yang akhirnya tim bertemu dengan beberapa pekerja tukang pasang pipa dibarak, salah satunya seorang bernama Anto pekerja berasal dari medan yang dipercaya bosnya untuk pekerjaan pemasangan perpipaan air bersih di tarutung,”jelas seorang tukang kepada media poskota dan tim investigasi dibaraknya.

Kembali pekerja tukang pasang pipa ditanya awak media dan tim terkait dimana posisi para Penunggung jawab proyek,ppk,pengawas dan dari mana sumber proyek,juga berapa besar nilai anggaran yang sedang dikerjakan tukang saat ini.

Dengan jelas pekerja menjawab tidak tahu menahu tentang asal dan nilai proyek yg sedang kami kerjakan,hanya yang kami ketahui volume matrial yang dikerjakan.

“Walaupun sampai saat ini belum seluruhnya pipa di pasang karena terkendala jalur galian tanah belum tuntas digali,mengenai pemasangan pipa yang akan dikerjakan diperkirakan sepanjang 2400 m dengan ukuran perbatang pipa, 6 m,tebal 8 mm,”terangnya kepada awak media dan Tim lsm.

Awak media dan tim investigasi juga menerima laporan keberatan dan kekecewaan beberapa masyarakat sekitar proyek terkait pelaksanaan pekerjaan perpipaan air bersih yang masih berjalan,yang diperkirakan awal perkerjaannya bulan oktober 2019.

Mengenai adanya pekerjaan pemasangan pipa disepanjang jalur terlihat dan terkesan seakan2 asal dikejakan. Sementara pembangunan pemasangan jaringan pipa air bersih saat ini seharus dilaksanakan sesuai tepat waktu yang ditentukan kenapa proyek tersebut tidak kunjung selesai sampai tahun 2020 karena penggunaan air bersih yang dibutuh masyarakat kec tarutung sudah sangat mendesak untuk digunakan.

Ketika poskota.net juga konfirmasi minta tanggapan tentang sejauh mana garis koordinasinya pihak dinas pupr pemkab terkait proyek pembangunan jaringan air bersih yang berada didesa parbubu dolok, kecamatan Tarutung, salah seorang staf pegawai pupr pemkab taput dengan jelas menjawab awak media, hanya sebatas pemasangan sambungan pipa yang sudah ada ditempat.