Ajarkan Cinta Kebersihan, Satgas Yonif MR 411 Kostrad Ajak Siswa Peduli Lingkungan

Laporan : Daniel Apollo Hutabarat

MERAUKE,poskota.net- Sebagai pasukan penjaga perbatasan RI-PNG, kehadiran Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad tidak hanya menjaga keutuhan NKRI. Namun juga memiliki peran sebagai agen dalam membentuk karakter pelajar yang berada di perbatasan melalui kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat.

Seperti dilakukan oleh Pos Toray yang memberikan contoh dan mengajarkan siswa untuk mencintai kebersihan lingkungan kepada siswa-siswi di SD YPK Toray di Kampung Toray, Distrik Sota, Merauke, Papua.

Danpos Toray Letda Inf Wesly Wesly Baslius Tanaem, S.Tr. (Han)., bersama 5 orang anggota secara langsung mengajarkan kepada anak-anak untuk senantiasa memelihara kebersihan lingkungan sekolah agar senantiasa sehat dan nyaman dalam menerima materi pelajaran dari para Guru.

“Mereka sangat antusias sekali dalam mengikuti arahan dan bimbingan dari kami, tentunya manfaat membersihkan lingkungan, terutama lingkungan sekolah adalah supaya lingkungan nyaman, bersih, terhindar dari penyakit, menjadi betah dan semangat belajarnya,” ucap Danpos.

Sementara itu, Dansatgas Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Satgas terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Dengan harapan akan membentuk karakter siswa serta meningkatkan semangat dan motivasi belajar dengan terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman.

“Ini merupakan pembelajaran yang baik kepada siswa sejak dini, bersama TNI tentunya menjadi semangat tersendiri bagi mereka, apalagi dilakukan dengan memberikan contoh secara langsung , berinteraksi dan mendidik agar anak-anak senantiasa cinta kebersihan dan semangat dalam meraih cita-citanya,” pungkasnya.

Salah satu Guru SD YPK Toray Ibu Ani Sahetapy menyampaikan, terima kasih kepada personel Pos Toray Satgas Pamtas Yonif MR 411/PDW Kostrad yang telah mengajarkan siswa-siswi disekolah tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dengan contoh secara langsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pos Toray yang telah mengajarkan anak-anak untuk peduli kebersihan lingkungan sekolah, dengan diajarkan oleh bapak-bapak TNI tentunya menjadi sesuatu yang berbeda dan akan tertanam didalam dirinya,” ucapnya.

Penyelenggaraan Worksop Akutansi Keuangan Daerah di Hotel Grand Maleo

Laporan : Fatma

MAKASSAR,poskota.net- Akuntansi keuangan daerah berbasis akrual bagi bendahara sekolah dalam linkup pemerintah daerah makassar yang diselenggarakan diHotel Grand Maleo senin 13/1/2020,menjadi catat menarik bagi pengelolah keuangan.

Pengelolan keuangan dan Aset Daerah yang disenggarakan ( BPKAD) berlangsung selama dua hari 13-14 -januari 2020.

Kegiatan workshop Akuntasi keuangan daerah ini dihadiri wali kota makassar lqbal suhaeb dengan tujuannya untuk memberikan wawasan serta edukasi kepada bendahara yang menangani Dana bantuan agar tepat sasaran dalam penata layani keuangan

Agenda yang konsentraskan i pada operasional sekolah dana bos serta membuat laporan keuangan akutansi menggunakan sistem akrual basis yang terukur. Pencatatannya dilakukan saat terjadinya transaksi walaupun kas belum diterima.

Tentunya dengan perhitungan akrual berbasis secara teknisnya dapat memudahkan serta membuat pelaporan penyusunan ( LKAP) masing-mading ( SKPD) kepala bidang akuntansi ( BPKAD) makassar sepeti yang disampaikan
M. Fuad Arfandy pada med8a ini
Ditambahkanya lagi sejak tanggal  1 Januari 2015 lalu.

“Seluruh entitas keuangan hasil baik, warkshop angkatan pertama yang diselenggarakan ( BPKAD) sulsel semoga dapat memuaskan,” tandasnya.

Peringati HUT Ke-69 Penerangan AD, Penrem 081/DSJ Gelar Syukuran Sederhana

Laporan : Daniel Apollo Hutabarat

KABUPATEN MADIUN,poskota.net – Tepat hari ini, Penerangan TNI Angkatan Darat (AD) merayakan hari jadinya yang ke-69. Terkait hal tersebut, siang ini Penrem 081/DSJ menggelar acara syukuran secara sederhana.

“Dirgahayu Penerangan Angkatan Darat Ke-69, semoga di era informasi digital ini, Penerangan Angkatan Darat semakin maju dan profesional, serta mampu menunjukkan perannya dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI AD,” tutur Kapenrem Mayor Arm T.M. Hartoyo, S.Pd. di sela acara syukuran yang dilaksanakan di Kantor Penrem 081/DSJ, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Jawa Timur, Senin (13/1/2020).

Dia mengatakan, hari jadi ke-69 ini, hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk melakukan refleksi diri dan memacu untuk lebih baik lagi, guna menghadapi segala tantangan ke depan.

“Apalagi saat ini telah terjadi perubahan yang sangat signifikan di lingkungan Penerangan Angkatan Darat, baik berbagai peralatan yang sudah modern dan personel-personel pilihan dengan kompetensi yang mumpuni, tentunya hal itu akan sangat mendukung dalam pencapaian tugas,” terangnya.

Terkait tema HUT Penerangan AD kali ini yaitu Citra TNI AD Adalah Kita. Kapenrem mengungkapkan jika itu merupakan tantangan tugas yang harus senantiasa dapat diwujudkan dengan baik.

Karena menurutnya, peran Penerangan AD Mutlak saat ini sebagai corong satuan untuk menyampaikan berbagai informasi dan kegiatan yang dilakukan oleh satuan-satuan di jajaran TNI AD, agar rakyat dapat lebih mengenal, dekat dan timbul kecintaan terhadap institusi TNI-AD.

“Itulah tugas yang harus kita laksanakan sebagai insan penerangan, selain juga harus peka dan mampu menangkal berbagai informasi yang bersifat hoax, serta mampu memanfaatkan keberadaan berbagai media guna semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya.

Begini Kata Kadispar & Bapenda Banyuwangi Tentang Cluring Waterpark

Laporan : Prasetyo.

BANYUWANGI, Poskota.net – Santernya kabar tentang dugaan tempat wisata Cluring Waterpark yang tidak mengantongi ijin mendapat penjelasan dari Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi. Saat dikonfirmasi melalui sambungan Whatsapnya Mohamad Yanuar Bramuda mengatakan, Belum ada pengajuan ijin sampai saat ini.

“Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) itu dikeluarkan jika perijinan awal diurus dan diajukan oleh pemohon. Dan sampai saat ini belum ada permohonan pengajuan ijin usaha operasional dimaksud.” Ungkap Kadisparta Banyuwangi yang akrab disapa Bram.

Bram juga menjelaskan, berkaitan dengan tiket yang diduga masih tidak terkoneksi dengan dinas pariwisata langsung pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Terkait tiket bisa dicek ke Banpenda dan tidak ke terkoneksi dengan kita, Karena yang bersangkutan memakai Aplikasi sendiri dengan disuntikkan dengan Bapenda, karena Bapenda Punya Alat khusus untuk menunjukkan ke komputer pengusaha sehingga diketahui secara langsung jumlah pengunjungnya.” Jelas Bram

Sementara Alief Rahman Kartiono, kepala Bapenda Banyuwangi, menuturkan bahwa tiket Cluring Waterpark sudah terkoneksi dengan Bapenda

“Setelah rame Pemberitaan dimedia, langsung saya perintahkan petugas kami untuk melakukan pemeriksaan ternyata sistemnya sudah online jadi langsung bisa kami injek, dan saat ini pengelolaan pajak sudah terkoneksi langsung dengan Bapenda. Dan aplikasi yang kita gunakan itu sudah mendapat advice dari KPK.” Tutur Arif

Sebelumnya diberitakan dibeberapa media, Adanya laporan dugaan pelanggaran izin tempat rekreasi Cluring Waterpark yang bertempat di Desa/Kecamatan Cluring, membuat kuasa hukum Cluring Waterpark, Raden Bomba Sugiarto, angkat bicara kemarin (14/1).

Menurut Raden Bomba Sugiharto Laporan dugaan pelanggaran izin mulai dari SIPA, SIMA, TDUP, AMDAL LALIN, SIUP, NIB, dan ABT, ditampik keras Olehnya, Karena menurut pihaknya selama 2018 lalu, sudah mengantongi seluruh izin yang ada.

“Kita sudah mengantongi semua izin yang ada,” ujar Raden Bomba Sugiarto.

Menurut Bomba
laporan dugaan pelanggaran tersebut sangat tendensius dan sangat merugikan kliennya yaitu Cluring Waterpark. Maka dari itu, pihaknya memberikan kesempatan kepada pihak yang menyebarkan berita hoak yang melalui media elektronik untuk meminta maaf dalam waktu dua kali 24 jam terhitung sejak kemarin hari

“Kita berikan waktu dua kali 24 jam sejak kemarin hari untuk meminta maaf sebagai etikat baik, karena berita hoak yang tersebar di media elektronik sudah dikonsumsi masyarakat,” katanya.

Untuk masalah karcis, masih menurut Bomba, selama ini sudah melalui kajian yang ada. Dengan terpantau langsung oleh Dinas Pariwisata (Dispar) dan Bapenda Banyuwangi.

“Setiap harinya Cluring Waterpark selalu melaporkan hasil penjualan tiket ke Bapenda dan Dispar, untuk membayar pajak daerah 10 persen,” paparnya.

Selain itu, Bomba Juga Menjelaskan terkait pengelolaan parkir di pinggir jalan atau di rumah warga tersebut dikelola langsung oleh masyarakat. Menurutnya, hal itu sebagai pemberdayaan kepada masyarakat.

“Untuk parkir di area Cluring Waterpark sudah ada izin langsung dari Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur,” ungkapnya.

Bomba menambahkan, jika memang tidak ada etikat baik untuk meminta maaf tentang penyebaran berita hoak itu, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum baik secara Pidana maupun Perdata.

“Kita akan menempuh jalur hukum jika memang tidak ada meminta maaf atas berita hoak yang tersebar melalui media elektronik tersebut,” tegasnya.

Warga MGT Lepas Spanduk Bersama Satpol PP

Laporan: Julham Harahap

BEKASI,poskota.net- Warga Perumahan Mutira Gading Timur bersama Satpol-PP telah membokar / melepas Spanduk yang di pasang warga, pasalnya warga diduga telah melakukan penyegelan sepihak tehadap THM dan Toko Miras dengan bertuliskan “Kami Masyarakat Kampung Mustika Jaya Tidak Ridho Kampung Kami Di Racuni Miras” bunyi dari Spanduk yang terpasang di Jalan Perumahan Mutiara Gading Timur tersebut,

Karena THM dan Toko Miras berdiri di tengah-tengah lingkungan Masyarakat dan dekat dengan Dunia Pendidikan.

Dengan terpasangnya Spanduk yang bertuliskan “Kami Masyarakat Kampung Mustika Jaya Tidak Ridho Kampung Kami Di Racuni Miras” maka Warga Mustikajaya kembali melepas Spanduk tersebut di saksikan oleh Satpol PP.

Dengan dilepasnya Spanduk oleh warga Mustikajaya, warga meminta agar Satpol-PP tetap mengawasi penjualan Miras diwilayah Perumahan Mutiara Gading Timur dan untuk usahanya silahkan buka kembali dengan menjual Sembako, kami meminta kepada Satpol-PP tetap memantau dan tidak boleh menjual Miras,” kata warga.

Setelah Dieksekusi, Tergugat Dapat Uang Kerohiman & Sewa Rumah

Laporan: Prasetyo

BANYUWANGI,poskota.net – Persoalan akan digelarnya eksekusi lahan di Lingkungan Concrong, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Pihak tergugat akan diberi uang kerohiman.

“Kepada pihak tergugat, kami memeberikan uang kerohiman sejumlah Rp. 10-15 juta serta sewa rumah,” kata Kuasa Hukum Penggugat Wahyu Mustariyanto, pada Senin (13/1/2020).

Menurutnya, polemik permasalahan tersebut mulai Tahun 2003. Dan eksekusi tersebut sudah diajukan sejak tahun 2016, namun tertunda hingga tahun 2019. Bahkan, hingga kini sudah tahap penyitaan.

“Selain penyitaan, juga sudah tahap pra eksekusi. Jadi tinggal eksekusi saja,” ungkapnya saat bersama wartawan di rumah makan Manizku, Banyuwangi.

Wahyu menjelaskan, setidaknya ada ahli waris sebanyak 11 orang yang digugat. Namun, hingga saat ini masih beberapa unit saja yang masih ditempati oleh tergugat.

“Sepengetahuan saya masih ada 8 rumah yang belum dikosongkan,” jelasnya.

Sebagai informasi, dalam sengketa tanah di Concrong tersebut dikabarkan salah obyek. Kata Wahyu, hal ini sangat tidak benar.

“Tidak benar semua itu, karena jelas dalam fakta persidangan dalam kesaksian BPN waktu itu dijelaskan dan dipaparkan bukti pendaftaran untuk pembuatan sertifikat ada dugaan pemalsuan nama dalam pengajuanya,” tegasnya.

Sementara, dalam buku kerawangan desa atau warkah, lanjut Wahyu, itu masih tetap atas nama kliennya, dan dalam pengajuan itu sudah beda nama.

“Dan perlu diketahui, sesuai amar putusan Pengadilan semua berkas yang di pegang tergugat yang berkaitan dengan obyek tersebut dianggap tidak sah demi hukum,” tutupnya.

Personil Polsek Pakpak Laksanakan Musyawarah Kepada Masyarakat Mengenai Penanaman Pohon di Jalan

Laporan: Matille Sitompul

PAKPAK,poskota.net-Personil Polsek Salak Resort Pakpak Bharat laksanakan patroli malam hari dengan tujuan mencegah terjadinya tindak pidana dan memberikan himbauan masyarakat yang masih berkeliaran pada malam hari, minggu (12/01/20) Pukul 23.00 Wib.

Setiba di dusun Dilamdam Desa Kecupak II Kec. PGGS terlihat sebuah pohon berdiri tegak lurus di tengah jalan setelah di telusuri dengan adanya berita viral di media sosial tentang keluhan pemuda pemudi, memberikan aksi protes kepada pemerintah desa akibat banyaknya jalan berlubang di desa kecupak sehingga pemuda pemudi melakukan penanaman pohon pisang di jalan berlubang tersebut, sehingga mengakibatkan terganggu pengguna jalan.

Setelah mengetahui kejadian tersebut Personil yang melaksanakan patroli langsung mengambil langkah melakukan kordinasi dengan perangkat desa, tokoh pemuda dan 3 pilar, Brigpol Wilson Sihombing sebagai personil yang melaksanakan patroli bersama Brigpol Agus Kardi.

Demi menciptakan situasi keamanan ketertiban masyarakat setuju untuk mencabut kembali pohon pisang yang sudah di tanam berhubung hari sudah berjalan larut malam masyarakat bersama perangkat desa mengusulkan musyawarah akan di lanjutkan di kantor Camat PGGS pada hari senin 13 Januari 2020 sekira pukul 08.00 Wib. Dengan melibatkan perangkat desa, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda dan 3 pilar plus.

SMPN 36 Kota Makassar Akan Adakan Bimtek Tambahan di Tujukan Bagi Siswa Yang Berprestasi

Laporan : Rival

MAKASSAR,poskotamnet -Dalam rangka peningkatan prestasi peserta didik Sekolah Menengah Pertama 36 Kota Makassar (SMPN 36), yang berlokasi di jalan Goa Ria, Laikang Sudia, Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar akan melaksanakan bimbingan belajar tambahan (Bimbel).

Hal ini di utarakan Kepala Sekolah SMPN 36 Kota Makassar Nurchalis,S.Pd. saat di temui di ruang kerjanya pada hari senin 13/01/2020. Mengatakan bahwa dalam peningkatan prestasi peserta didik pihak sekolah akan melaksanakan Bimbingan belajar (Bimbel), tambahan.

“Bimbingan belajar tambahan ini untuk siswa kelas IX, di situ juga kita libatkan para tenaga pengajar (Guru), yang ada di SMPN 36 Kita Makassar nantinya” Terangnya Kepala Sekolah SMPN 36 Kota Makassar

Lanjut di jelaskan, Kegiatan yang akan di laksanakan ini sama sekali tidak ada pungutan sepersen pun terhadap orang tua siswa, semua anggaran bersumber dari Bantuan Opersional Sekolah (Dana BOS).

Kami sangat berharap kepada seluruh siswa – siswi anak didik kami agar betul – betul tekun dalam mengikuti proses belajar, di mana masa depan bangsa ada di tangan mereka.

Alhamdulillah saat ini jumlah keseluruhan siswa SMP Negeri 36 Kota Makassar saat ini berjumlah sekitar 820 (Delapan ratus dua puluh), peserta didik tahun ajaran 2019 – 2020 yang terdiri 27 rombel. Dan untuk itu kami selaku Kepala Sekolah akn terus memberikan yang terbaik kepada anak didik kami.

Kapolsek Medan Helvetia Menghadiri Sertijab Ka Rutan Perempuan Kls II A Medan

Lapora  : Erwin Silitonga

MEDAN,poskota.net- Kapolsek Medan Helvetia Kompol.P. Hutahean.S.H,S.I.K, menghadiri Sertijab Ka Rutan Perempuan Kls II A Medan, di ruang aula Serbaguna Rutan Kls II A Medan

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan adalah Ibu Endang Sriwati A.Md.IP.,S.H.,M.Si. sebagai pejabat lama kepada Ibu Yekti Apriyanti A.Md. IP.,S.Pd.,M.Si, sebagai pejabat yang baru.

Untuk pejabat yang lama nantinya akan menduduki jabatan Ka Rutan Perempuan di daerah Sigli Aceh dan pejabat yang baru sebelumnya bertugas di Lahat Palembang.

Ibu Endang dalam kata pamitannya, terima kasih kepada Kapolsek Medan Helvetia Kompol.P. Hutahean.S.H.,S.I.K., yang telah bekerja sama dan banyak membantu dalam pelaksanaan tugas, walaupun belum lama bertugas menjadi Kapolsek.

Terima kasih kepada Kapolsek Medan Helvetia Kompol.P. hutahean.S.H.,S.I.K. yang telah hadir ditengah – tengah kita saat ini, seperti kata Ibu Endang tadi, walaupun Kapolsek kita ini baru, tapi sangat membantu dalam pelaksanaan tugas kita, Saya harap kepada Kapolsek kedepannya kita bisa bekerja sama, walaupun kita sama – sama baru di wilayah Medan Helvetia ini. Ungkap Ibu Yekti.

Selamat jalan kepada Ibu Endang, semoga di tempat yang baru dapat cepat menyesuaikan diri dan kedepannya semakin sukses, yang terpenting nantinya, jangan lupakan kami yang berada di Medan Helvetia ini, selanjutnya kepada Ibu Yekti, selamat bertugas dan bergabung di wilayah Medan Helvetia ini, semoga kita bisa bekerjasama nantinya, walaupun kita sama – sama baru menjabat di wilayah Medan Helvetia ini, mari kita sama – sama berikan warna di Medan Helvetia kedepannya,

Selanjutnya sebelum mengakhiri kata sambutan Saya, sekali lagi Saya mengucapkan kepada ibu Endang dan Ibu Yekti, Sukses kedepannya.Ungkap Kapolsek.

Kepala Divisi Kemasyarakatan Sumut Jahari Sitepu. S.H.,M.Hum yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sumut, mengatakan dalam sambutannya, terimakasih kepada Kapolsek Medan Helvetia.Kompol.P.Hutahean.S.H.,S.I.K., yang telah hadir ditengah – tengah kita, Saya harap bisa bekerja sama kedepannya bersama Ibu Yekti sebagai pejabat baru dan Saya harap berikan warna yang positive dan saling berkoordinasi nantinya.ungkapnya.

Pelaksana Program Kotaku di Tambun Banyak Mengundang Pertanyaan

Laporan : Daniel Apollo Hutabarat

BEKASI,poskota- Diduga pelaksaanaan program kotaku dari Kementerian PUPR Tambun Selatan mengundang banyak pertanyaan bagi masyakat.

Berawal adanya cekcok warga masyarakat kampung kobak Rt 07 dalam menerima pembangunan yang saat itu lagi dilaksanakan pada 2 minggu terakhir pada bulan lalu
penyebabnya warga tidak terima hasil pembangunan drainase yang dilaksanakan karna diduga asal jadi tanpa plang proyek dan tidak ada pengawasan sehingga tidak sesuai dengan harapan warga.

Yang ketika itu di sampaikanya pada media ini ujar junaedi ketua Rt seolah komplin ” sebab proyek adalah ikut dalam musrembang kami dan kami tidak di libatkan “.

Pandangan Jhonly Nahampun ketua umum LAMI menangapi hal itu kepada media poskotanet bahwa program kotaku padat karya tunai PURP menganggarkan Rp.318,3 Miliyar diIndonesia termasuk Jawa Barat.

“Pelaksanaannya untuk infrakstruktur dan dilaksanakan secara sinergi melalui pemda dan kelompok masyarakat” ujarnya ketika di kompirmasikan pada pihak terkait.

Hendra, salah seorang kasie yang membidangi program kotaku itu menjawab pertanyaan media ini dan mengatakan kotaku adalah program langsung dari pemerintahan pusat dalam hal ini Kementerian PUPR, yang ditujukan kepada daerah daerah yang ada di Indonesia.

Terkait pada program kotaku pada kecamatan Tambun selatan, kami hanya mengetahui saja sedang kan teknisnya mulai penyusunan program dan pelaksanaan kegiatan kita tidak dilibatkan dan saya baru pejabat PLT,

“Perlu koordinasi pada pejabat yang lama untuk menjawab lebih lanjut pertanyaan Pers ” pungkarnya

Disisi yang berbeda Statemen Ketua DPC AWI ( Aliasi Wartawan Indonesia) Irwan. A menegaskan kalau memang ada temuan, program kotaku dalam bentuk infrastrukur namun di kerjakan asal jadi dan dikecam masyarakat, tuntunya itu menjadi tanggung jawab stekholder dan dinas terkait dan wajib untuk di tindak lanjuti dan bila permain kotor para oknum yang terlibat di proyek tersebut dan masuk dalam unsur korupsi atau merugikan negara tentu.

“Kami dari AWI akan segera melakukan pelaporan setelah kami terima data akurat hasil penelusan ( investigasi) media dan LSM,” tegas Irwan pada poskota.net ini.