Sat Reskrim Polres Yapen Amankan 2 Pelaku Pencurian 5 Unit HP

Laporan : Anton

Papua, Poskota.net – Dua pelaku pencurian 5 unit HP, Berhasil di amankan oleh tim Resmob Polres Kepulauan Yapen saat kedua pelaku hendak turun menggunakan KM. Labobar di Pelabuhan laut serui dari kota Jayapura, Kamis malam (23/5/24).

Kedua pelaku berinisial YFL (16) dan YSR (17), diamankan tanpa melakukan perlawanan dan dari keterangannya mereka mengakui perbuatan yang telah di lakukan, selanjutnya di bawa ke Mako Polres Kepulauan Yapen guna di lakukan proses selanjutnya.

Dalam keterangannya, Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih, diwakili Kasat Reskrim AKP Febry Valentino Pardede membenarkan telah di lakukan penangkapan terhadap dua pelaku pencurian yang masih di Bawah umur.

“Pada kamis malam mereka berdua di tangkap, sayang sekali masih muda sudah melakukan perbuatan Tindakan kriminal yang akhirnya berurusan dengan hukum,” terangnya, (24/5/24).

Kedua pelaku sendiri di sangkakan pada Pasal 363 KUHP, dan untuk barang bukti sendiri baru mendapatkan 1 unit HP dan pengakuan pelkau 4 unit HP telah di jual untuk hasilnya di gunakan untuk hura-hura Bersama temasuk berangkat ke Jayapura.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim AKP Febry Valentino Pardede memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati akan Tindakan pecurian, jambret dan tindakan kejahatan lainnya juga mengajak kepada para orang tua agar dapat membimbing anak-anak untuk tidak melakukan hal-hal tidak baik apalagi terjerumus ke hal-hal yang akan merugikan diri sendiri maupun orang tua,seperti halnya pergaulan bebas dengan anak-anak nakal, Miras, Narkotika karena dengan semua itu akan melakukan tindakan kriminal.

“Kami dari Sat Reskrim Polres Kepulauan Yapen juga menghimbau, dengan banyaknya tersangka kasus pencurian yang masih berstatus di bawah umur, kami memohon dukungan dari masyarakat Yapen, khususnya para orang tua, agar memaksimalkan pengawasan terhadap anaknya,” tuturnya.

“Jangan nanti setelah anaknya ditangkap karena pencurian, baru bermohon-mohon untuk minta penyelesaian secara kekeluargaan, bahkan ada yang sampai meneror keluarga korban. Anak adalah tanggung jawab orang tua, jangan asal dibiarkan salah pergaulan yang akhirnya membuat sang anak menjadi pelaku kejahatan,” imbuhnya.(hp/rd)

Lakukan Penipuan dan Penggelapan, Seorang Pria Paruh Baya Dipolisikan

Laporan : Anton

Papua, Poskota.net – Diduga melakukan tindak pidana Penipuan dan Penggelapan, seorang pria paruh baya berinisial MY (55) harus berurusan dengan pihak Kepolisian.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Jayapura Selatan AKP I Gede Dewa Aditya Krishnanda, S.I.K saat dihubungi melalui telepon selulernya,(24/5).

Kapolsek menerangkan, terduga pelaku MY dilaporkan oleh korbannya bernama Andreas warga Kampung Harapan Sentani lantaran melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus menjual tanah milik MY kepada korban.

“Jadi, berawal pada Rabu (22/6/22) lalu, bertempat di Kompleks Menara Jaya Kelurahan Ardipura, pelaku dan korban bersepakat untuk transaksi sebidang tanah ukuran 9×9 m (81m²) dan satu unit rumah type 36 seharga 650 juta rupiah,” kata Kapolsek.

Lebih lanjut, selain itu korban juga ditawari jika terjadi kesepakatan, pelaku akan menambahkan bonus Hp Iphone serta memberikan ticket umroh gratis jika korban membayar tanahnya.

Korban kemudian membayar tanah pelaku tersebut setengah harga yakni 320 juta rupiah dengan 3x pembayaran, dan dengan catatan bila sertifikat telah diserahkan maka akan dilunasi.

“Berjalannya waktu, pelaku tidak juga memberikan sertifikat kepada korban hingga dan diakui pelaku bahwa sertifikatnya berada di Bank. Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Jayapura Selatan,” ungkap Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa telah menerima uang tunai 320 juta rupiah milik korban namun digunakan untuk kepentingan lain, bukan untuk pembangunan tumah yang disepakati.

“Kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B / 564 / XII / 2023 / SPKT.Polsek Jayapura Selatan / Polresta Jayapura Kota / Polda Papua,” tegas Kapolsek AKP Dewa Aditya.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 tentang Penggelapan, dimana pelaku terancam hukuman penjara maksimal 4 tahun penjara.(hp/rd)

Polisi Temukan Senpi di TKP Pembakaran Kios di Paniai Timur

Laporan : Anton

Papua, Poskota.net – Polisi menemukan senjata api genggam jenis FN di lokasi pembakaran beberapa kios di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, pada Kamis (23/05).

Kapolres Paniai, AKBP Abdus Syukur Felani, S.I.K, mengungkapkan bahwa barang bukti tersebut ditemukan oleh salah seorang masyarakat yang juga merupakan pemilik kios yang dibakar oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

“Barang bukti berupa senpi jenis FN ditemukan oleh saksi saat sedang mengecek sisa-sisa bangunan kios miliknya. Saksi segera melaporkan penemuan tersebut kepada aparat kepolisian yang berada di lokasi,” jelas Kapolres Abdus Syukur Felani.

Penemuan senpi ini menambah kuat dugaan bahwa senjata tersebut milik barisan KKB Undius Kogoya, yang sebelumnya terlibat dalam kontak tembak dengan personel Polres Paniai dan dinyatakan meninggal dunia.

“Kami menduga kuat bahwa senjata api tersebut adalah milik kelompok KKB yang dipimpin oleh Undius Kogoya,” tambahnya.

Penemuan senpi ini diharapkan dapat membantu penyelidikan lebih lanjut terkait aktivitas KKB di wilayah tersebut. Pihaknya akan terus menyelidiki temuan ini dan berupaya untuk mengungkap jaringan KKB yang masih aktif di wilayah Paniai dan sekitarnya.

Polres Paniai berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, serta mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.

“Kerjasama antara polisi dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan hal-hal mencurigakan,” ujar Kapolres.

Penemuan senjata api di TKP pembakaran kios ini menandakan bahwa ancaman KKB masih nyata dan memerlukan tindakan tegas dari aparat keamanan. Dengan adanya barang bukti ini, diharapkan langkah-langkah lebih lanjut dapat diambil untuk menumpas aktivitas kelompok bersenjata tersebut dan mengembalikan rasa aman bagi masyarakat Paniai.(hp/rd)

Tembak Mati KKB, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 Berhasil Temukan Senjata Api

Laporan : Anton

Papua, Poskota.net – Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 berhasil menemukan senjata api laras pendek Jenis Pistol P1 (rakitan), setelah menembak mati Basoka Lawiya alias Masyarakat Kogoya yang merupakan ajudan Pimpin KKB Intan Jaya Undius Kogoya di Paniai pada rabu (22/5/2024/) lalu, atas Insiden Penyerangan, Penembakan hingga pembakaran Gedung Sekolah dan Kios Warga.

Ka Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan senjata api laras pendek Jenis Pistol P1 (rakitan) tersebut.

“Senjata Api tersebut kami temukan di rumah korban kebakaran yakni saudara Fahri dan diduga senjata api tersebut yang dipakai oleh pelaku saat melakukan penembakan terhadap saudara Arwin saat hendak berpura-pura membeli rokok. namun pelurunya mengenai Helem yang digantung pada dinding rumah”, Ucap Ka Ops Damai Cartenz-2024.

Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani menuturkan, senjata api laras pendek Jenis Pistol P1 (rakitan) tersebut merupakan milik Pimpinan KKB Intan Jaya Undius Kogoya namun saat peristiwa (22/5/2024/) kemarin di Paniai, Pistol tersebut digunakan oleh Basoka Lawiya alias Masyarakat Kogoya yang merupakan ajudan Undius Kogoya.

Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, juga menjelaskan bahwa, Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 telah berhasil menemukan senjata api laras pendek yang digunakan oleh KKB Basoka Lawiya alias Masyarakat Kogoya saat melakukan aksinya, dan Senjata api (pistol) tersebut milik Undius Kogoya (Pimpinan KKB Intan).

AKBP Dr. Bayu Suseno, menambahkan, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 akan terus melakukan penindakan terhadap Kelompok KKB yang menganggu stabilitas Keamanan di Papua dan melindungi masyarakat dari ancaman dan gangguan yang ditimbulkan oleh kelompok KKB ini.(hp/rd)

7 Pelaku Komplotan Curanmor Diamankan Polres Keerom

Laporan : Anton

Papua, Poskota.net – Tujuh Orang pelaku komplotan Curanmor yang melakukan aksi pencurian motor (Curanmor) di Wilayah Kabupaten Keerom, diamankan Kepolisian Resor Keerom, Selasa (21/05/24).

Kapolres Keerom melalui Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H menjelaskan Kasus Curanmor tersebut terjadi pada Senin (20/05) dini hari di Kampung Asyaman, Distrik Arso Kabupaten Keerom.

Polisi mengamankan ketujuh orang pelaku dengan berinisial TS, AA, SW, SK,HS, IW,TS, yang masing- masing merupakan warga domisili dari Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

“Kasus ini bermula dari adanya laporan warga yang berhasil mengamankan pelaku saat mereka sedang melancarkan aksinya, kemudian Piket Polres Keerom yang mendapatkan informasi bergerak cepat mendatangi TKP dan mengamankan para pelaku,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, ketujuh pelaku mengakui perbuatannya, para pelaku beraksi menggunakan mobil rental yang mereka sewa dari Sentani dan telah berhasil melakukan aksinya dibeberapa lokasi yang berbeda.

“Dari tangan pelaku kami mengamankan barang bukti berupa tiga unit sepeda motor berbagai type yang mereka simpan di hutan pada area antara Asyaman-Yuwanain dan rencananya akan dibawa ke kota Jayapura,”’ terang Kasat Reskrim.

Kini ketujuh orang pelaku telah diamankan di Rutan Polres Keerom guna pengembangan kasus dan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Keerom untuk selalu berhati- hati dalam memarkirkan kendaraan bermotornya, terutama pada malam hari, agar disimpan didalam rumah atau menggunakan kunci ganda pada kendaraan.(hp/rd)

Respon Aksi KKB Di Paniai, TNI-Polri dan Satgas Ops Damai Cartenz-2024 Behasil Tewaskan 1 Anggota KKB

Laporan : Anton

Papua, Poskota.net – Aparat gabungan TNI-Polri dan Satgas Ops Damai Cartenz-2024 merespon aksi KKB yang melakukan penembakan hingga pembakaran Gedung Sekolah dan Sejumlah bangunan Kios dengan melakukan pengejaran dan berhasil Menembak Mati 1 Anggota KKB atas nama, Basoka Lawiya alias Masyarakat Kogoya yang merupakan Ajudan pimpinan KKB Undius Kogoya, di Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.

Ka Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani, saat dikonfirmasi mengatakan, Dalam peristiwa pembakaran sejumlah bangunan kios hingga sekolah, KKB juga melakukan penembakan terhadap masyarakat sipil dan aparat keamanan.

Lanjutnya, Kami merespon aksi KKB tersebut dengan melakukan pengejaran dan tembakan balasan ke arah KKB. setelah dilakukan penyisiran, ditemukan 1 Jenazah anggota KKB atas nama Basoka Lawiya alias Masyarakat Kogoya yang peranya adalah Ajudan Pimpinan KKB Undius Kogoya.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno dalam keterangannya juga mengatakan bahwa, setelah aparat gabungan TNI-Polri dan Satgas Damai Caretz menyisir lokasi kejadian, ditemukan 1 anggota KKB Tewas dan telah diamankan barang bukti berupa, 1 Magazine, 1 Teleskop dan 3 unit Handphone.

“Perlu diketahui bahwa, Kelompok KKB Pimpinan Undius Kogoya merupakan Kelompok KKB dari wilayah Intan Jaya yang beberapa waktu hingga saat ini melakukan aksi gangguan keamanan di Kabupaten Paniai” Tutur AKBP Dr. Bayu Suseno.

AKBP Dr. Bayu Suseno juga menambahkan bahwa, saat ini aparat gabungan TNI-Polri dan Satgas Ops Damai Cartenz terus berjaga-jaga untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat di Kabupaten Paniai.(hp/rd)

Aparat Gabungan TNI-Polri Amankan Satu Anggota KKB di Paniai

Laporan : Anton

Papua, Poskota.net – Aparat gabungan TNI-Polri mengamankan satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Undinus Kogoya yang sebelumnya melakukan penyerangan kios dan membakar 12 petak kios serta sekolah di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., membenarkan hal tersebut.

Kabid Humas mengatakan satu anggota KKB tersebut diamankan setelah aparat gabungan memeriksa TKP pembakaran kios dipertigaan Kopo Kampung Madi Distrik Paniai Timur dan ditemukannya satu anggota KKB pimpinan Undinus Kogoya.

“Pada Rabu (22/05) sekitar pukul 05.45 WIT Satu anggota KKB tersebut ditemukan dalam kondisi luka berat yang berada di Got atau parit TKP pembakaran kios,” ucap Kabid Humas, Rabu, (22/05/2024).

Kabid Humas mengatakan salah satu anggota KKB yang mengalami luka berat langsung dibawa oleh personel gabungan ke RSUD Paniai.

“Personel juga mengamankan beberapa barang bukti diantaranya 1 (satu) buah magazine dalam kondisi terbakar, 1 (satu) unit handphone, 1 (satu) teleskop dan 1 (satu) pisau gergaji kecil,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Paniai, AKBP Abdus Syukur Felani, S.I.K mengatakan situasi Kamtibmas di Kabupaten Paniai sudah berangsur pulih, namun aparat gabungan TNI-Polri masih bersiaga guna mengantisipasi serangan susulan.(hp/rd)

Inilah Catatan Kriminal dari KKB Lupa Waker

Laporan : Anton

Papua, Poskota.net – Satgas Ops Damai Cartenz-2024 berhasil menangkap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Puncak, Junius Waker alias Lupa Waker, di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (21/05).

Untuk diketahui identitas KKB yang ditangkap yaitu Junius Waker, jenis kelamin laki-laki, umur 21 tahun, beralamat di Kp. Kimbeli, Distrik Tembagapura. Junius Waker merupakan anggota KKB pimpinan Goliath Tabuni dan sudah bergabung sejak tahun 2015.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2024 Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H dalam kesempatannya menjelaskan Junius Waker merupakan Anggota KKB pimpinan Goliath Tabuni dan DPO Polres Puncak.

“Ya benar, Junius Waker adalah DPO Polres Puncak atas aksi Pembakaran Camp PT Unggul, Mundidok, Kabupaten Puncak. Junius Waker juga merupakan anggota KKB aktif pimpinan Goliath Tabuni, untuk perannya masih akan di dalami oleh penyidik Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz di Timika,” Ujar Ka Ops

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno saat memberikan keterangan menyampaikan bahwa anggota KKB Junius Waker merupakan pelaku pembakaran camp dan alat berat milik PT. Unggul di Mundidok, Kabupaten Puncak pada bulan Februari tahun 2021 lalu.

“Junius Waker adalah DPO Polres Puncak atas aksi pembakaran camp dan alat berat milik PT. Unggul. Junius Waker alias Lupa Waker merupakan anggota KKB aktif pimpinan Goliath Tabuni yang terlibat dalam beberapa aksi penembakan,” tutur Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP. Dr. Bayu Suseno.

Adapun KKB Junius Waker alias Lupa Waker terlibat langsung dalam 3 (empat) aksi penembakan yaitu;
1. Tanggal 03 November 2017, terlibat dalam penembakan mobil LWB warna putih bertempat di MP 69
2. Tanggal 27 Maret 2020, terlibat dalam penembakan terhadap Warga Negara Asing di Kuala Kencana yang mengakibatkan 1 orang Meninggal Dunia dan 2 orang mengalami luka.
3. Tanggal 19 Desember 2019, terlibat dalam penembakan terhadap anggota TNI (Ops Nemangkawi) yang sedang Patroli yang mengakibatkan 1 anggota TNI Meninggal Dunia dan 3 orang anggota TNI.

AKBP. Dr. Bayu Suseno menambahkan bahwa saat ini anggota KKB Junius Waker alias Lupa Waker masih berada di Posko Satgas Ops Damai Cartenz-2024 di Timika untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Ya tersangka Junius Waker masih berada di Posko ODC di Timika untuk menjalani proses pemeriksaan guna mengetahui peranannya di KKB Puncak Pimpinan Goliath Tabuni,” Pungkas Bayu.(hp/rd)

Satgas Ops Damai Cartenz-2024 Kembali Berhasil Tangkap Anggota KKB Wilayah Puncak, Lupa Waker

Laporan : Anton

Papua, Poskota.net – Satgas Ops Damai Cartenz-2024 berhasil menangkap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Puncak, Lupa Waker alias Lupa Walo, di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Minggu, (19/5/2024), pukul 14.30 WIT.

Kepala operasi Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., Saat dimintai keterangan mengatakan, Lupa Waker alias Lupa Walo, merupakan anggota KKB aktif Wilayah Puncak dan yang bersangkutan termasuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) No. DPO : 2/II/Res 1.13/2024 Reskrim, terkait kasus pembakaran camp dan alat berat milik PT. Unggul di Mundidok, Kabupaten Puncak pada bulan Februari tahun 2021 lalu.

“Ya benar, kami dari Satgas Operasi Damai Cartenz tadi siang sekitar jam 14.30 WIT berhasil menangkap seorang KKB atas nama Lupa Walker di sekitar Tembagapura” jelas Faizal

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno dalam keteranganya menjelaskan bahwa anggota KKB aktif Lupa Waker alias Lupa Walo ditangkap oleh satgas Ops Damai Cartenz-2024, di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

“Anggota KKB aktif Lupa Waker alias Lupa Walo ditangkap berdasarkan laporan dari masyarakat terhadap keberadaan yang bersangkutan sehingga Anggota kami langsung bergerak cepat untuk melakukan penangkapan.” tutur Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP. Dr. Bayu Suseno.

Lebih lanjut AKBP. Dr. Bayu Suseno menjelaskan bahwa, Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 05 / 11 / 2021 / Papua / Res. Puncak, tanggal 13 Februari 2021, tentang
Pembakaran Camp PT Unggul, Mundidok, Kabupaten Puncak, Polres Puncak telah menerbitkan 4 Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk anggota KKB wilayah Puncak.

Adapun barang bukti disita saat dilakukanya penagkapan yaitu:
1. Satu bilah sangkur
2. Satu dompet
3. Satu noken
4. Satu noken kepal
5. Satu KTP kabupaten Puncak atas nama Les Mosip
6. Uang pecahan Rp. 113.000
7. Satu unit HP Itel A70
8. Satu unit HP Nokia 105 tanpa SIM card
9. dan beberapa barang bukti lainnya

AKBP. Dr. Bayu Suseno menambahkan bahwa saat ini anggota KKB Lupa Waker alias Lupa Walo telah berada di Posko Satgas Ops Damai Cartenz-2024 di Timika untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Ya tersangka sdh kami bawa ke Posko ODC di Timika. Rencana kami selanjutnya adalah kami akan melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap 3 DPO lainnya yang terlibat dalam pembakaran camp PT Unggul pada tahun 2021 lalu” pungkas Bayu. (Hp/rd)

Satgas Damai Cartenz Kembali Berhasil Tangkap Komandan KKB Dokoge-Paniai

Laporan : Anton

Papua, Poskota.net – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz-2024, bersama Polres Dogiyai, berhasil menangkap Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Dokoge-Paniai, Peni Pekei alias Petrus Pekei, yang juga merupakan Komandan Operasi Umum Markas Dokoge. Penangkapan ini terjadi di Kampung Ekaugida, tepatnya di tanjakan Pugo, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, pada Jumat (17/5/2024).

Kepala operasi Damai Cartenz-2024, Kombes Pol . Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., Saat dimintai keterangan mengatakan, Penangkapan Pimpinan KKB Petrus Pekei dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/01/K/II/2015/PAPUA/RES PANIAI tertanggal 1 Februari 2015 dan Daftar Pencarian Orang (DPO) Nomor: DPO / 36 / XI / 2016 / DITRESKRIMUM tertanggal 11 November 2016.

“Petrus Pekei ditangkap terkait tindak pidana pemerasan, pengancaman, pencurian dengan kekerasan, dan kepemilikan senjata api ilegal yang dilakukannya pada tanggal 31 Januari 2015 di Kampung Witai, Distrik Yatamo-Paniai, dengan korbannya adalah Nicolas Worabay.” tutur Kaops Damai Cartenz-2024.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, juga menjelaskan bahwa penangkapan terjadi saat Petrus Pekei sedang dalam perjalanan dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Paniai. “Kurang dari tiga jam setelah pemantauan, personel berhasil mengamankan pelaku di tanjakan Pugo, Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.

“Saat ini, Petrus Pekei telah dibawa ke Kabupaten Nabire untuk pemeriksaan lebih lanjut di Mako Polres Nabire. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menyelidiki lebih dalam keterlibatan Petrus dalam jaringan KKB”. Ujar Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024.

Ditambahkannya, KKB Petrus Pekei dikenal dengan nama alias yaitu Peni Pekei dan memiliki posisi penting sebagai Komandan Operasi KKB di Markas Dokoge-Paniai.

Penangkapan ini menunjukkan keseriusan Polri melalui Satgas Ops Damai Cartenz-2024 dalam melakukan penegakan hukum terhadap KKB yg melakukan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua

“Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB di Papua demi terwujudnya situasi kamtibmas yg kondusif di Papua.” pungkas Bayu.(hp/rd)