Nurul Akmal Atlet Angkat Besi Indonesia Lolos ke Olimpiade Paris 2024

Laporan : SB

JAKARTA, poskota.net — Lifter Nurul Akmal salah satu atlet angkat besi yang menjadi atlet ke-21 Indonesia yang lolos ke Olimpiade Paris 2024. Kepastian ini didapatkan Nurul setelah International Weighlifting Federation (IWF) mengeluarkan rilis pada Senin (3/6/2024).

Nurul yang menempati posisi ke-11 dunia di kelas +81 lolos ke Paris setelah mendapatkan realokasi tiket dari zona kontinental Asia. “Jadi memang ini pengumumannya agak terlambat, karena kasusnya di kelas Amel sudah terwakilkan 5 benua yang akan tampil di Paris 2024,” kata Kepala Pelatih Timnas Angkat Besi, Dirdja Wihardja, dalam keterangan yang ditulis dari sumber berita.

“Jika kelima benua terwakili dalam kategori berat badan, tempat kuota kontinental akan dialokasikan kepada atlet yang memenuhi syarat dengan peringkat tertinggi berikutnya,” kata Dirdja menambahkan.

“Dalam kategori berat yang sama (apa pun benuanya), dengan menghormati kuota maksimum per gender dan per NOC,” ucapnya. Baca juga: Dari Eko hingga Rahmat, Lifter Indonesia Berebut Tiket Olimpiade Paris Akmal akan membela Merah Putih untuk kedua kalinya di ajang Olimpiade. Partisipasi pertamanya adalah ketika mengikuti Olimpiade Tokyo 2020. Saat itu, atlet asal Aceh ini finis urutan kelima di kelas +87 dengan angkatan snatch 115 kg dan clean and jerk 141 kg.

Dirdja mengungkapkan akan mempersiapkan atlet angkat besi yang lolos ke Olimpiade semaksimal mungkin agar bisa memberikan yang terbaik di Paris mendatang. “Lifter Indonesia jarang yang lolos di kelas berat. Ini penampilan kedua Amel, semoga bisa memberikan yang terbaik dan kami akan memberikan dukungan dari segala sisi untuk Amel dan tim angkat besi Indonesia,” ujar Dirdja.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, berharap Amel bisa memberikan yang terbaik untuk Merah Putih. “Pengumuman resmi Amel lolos ke Olimpiade dari IWF ini menjadi salah satu yang kami tunggu. Selain masih ada beberapa cabor lain yang masih kualifikasi dan kami tunggu juga pengumuman resmi kelolosannya,” ujar Okto, “Semoga Amel bisa memberikan yang terbaik. Apalagi sekarang sudah ada support system dari suaminya yang menjadi motivasi baru dan spesial buat Amel di Paris nanti,” tandasnya.

Ranking BWF usai Singapore Open 2024: Axelsen Terancam Lengser, Jorji & Fajar/Rian Ajek

Laporan : SB

JAKARTA,poskota.net — Update ranking BWF usai Singapore Open 2024  ada hal yang menarik di tunggal putra, Senin (3/6/2024).

Viktor Axelsen (Denmark) selaku penghuni ranking BWF nomor 1 dunia di tunggal putra terancam lengser setelah Shi Yu Qi (China) juara Singapore Open 2024.

Beda dengan nasib Axelsen yang terancam, dua wakil andalan Indonesia di Singapore Open 2024 yakni Gregoria Mariska dan Fajar Alfian/Rian Ardianto posisinya ajek. Yap, Gregoria alias Jorji yang mampu melesat hingga semifinal serta Fajar/Rian yang keluar sebagai runner-up tak mampu mendongkrak rankingnya.

Alhasil keduanya masih ajek di posisi awal yaitu Jorji yang menghuni peringkat ke-9. Sementara Fajar/Rian menjadi pasangan ganda putra nomor 1 Indonesia dengan menduduki peringkat ke-7. Kembali menyinggung soal Axelsen, utusan Denmark itu memutuskan mundur di babak semifinal Singapore Open 2024.

Dalam Twitter (X) pribadinya, juara Olimpiade Tokyo 2020 ini mengaku mengalami masalah dengan ankle atau pergelangan kakinya. Mengikuti saran dokter di mana ia dipaksa istirahat, akhirnya Axelsen memutuskan untuk walkover atau mundur dari semifinal Singapore Open 2024.

Sebagai gantinya, Li Shi Feng (China) berhak ke final untuk melawan Shi Yu Qi. Di final, Li Shi Feng harus mengakui kedigdayaan Shi Yu Qi yang mampu comeback dan akhirnya keluar sebagai juara.

Raihan gelar juara yang didapat SHi Yu Qi di Negeri Singa dalam turnamen berlabel super 750 ini cukup menguntungkan untuk mendongkrak poin. Alhasil, Yu Qi kini melesat dengan torehan 98,215 poin sebagai pemain yang menghuni ranking 1 dunia. Catatan itu jelas jadi ancaman besar bagi Axelsen karena pemain asal Denmark itu mengoleksi 101.270 poin.

Melihat agenda turnamen selanjutnya, keduanya akan mengikuti Indonesia Open 2024 di mana level turnamen tersebut dalah super 1000. Jelas turnamen yang berlangsung di Indonesia itu bakal jadi ladang poin baik bagi Axelsen maupun Yu Qi.

Prediksinya, jika Axelsen kalah lagi di semifinal dan Shi Yuqi juara Indonesia Open 2024, ranking 1 dunia sah jadi milik utusan China.

Praktis, kemenangan hingga podium utama jadi harga mati bagi Axelsen demi mengamankan posisinya di table ranking BWF.

Berikut prediksi update ranking BWF terbaru, yang mana rilisan resmi dari BWF akan diumumkan pada hari Selasa (4/6/2024) mendatang.

Update Ranking BWF usai Singapore Open 2024

Tunggal Putra

1. Viktor Axelsen (Denmark) – 101,270

2. Shi Yuqi (China) – 98,215

3. Jonatan Christie (Indonesia) – 91,727

4. Li Shi Feng (China) – 86,756

5. Anders Antonsen (Denmark) – 84,081

6. Kodai Naraoka (Jepang) – 82,497

7. Lee Zii Jia (Malaysia) – 75,486

8. Anthony Ginting (Indonesia) – 74,635

9. Kunlavut Vitidsarn (Thailand) – 73,908

10. Prannoy HS (India) – 71,102

Tunggal Putri

1. An Se-young (Korea) – 111,417

2. Chen Yufei (China) – 104, 282

3. Carolina Marin (Spanyol) – 93,736

4. Tai Tzu Ying (Taiwan) – 92,221

5. Akane Yamaguchi (Jepang) – 86,607

6. Wang Zhi Yi (China) – 80,865

7. Han Yue (China) – 77,059

8. He Bing Jiao (China) – 74,868

9. Gregoria Mariska (Indonesia) – 73,862

10. Zhang Beiwen (Amerika) – 68,556

 

Ganda Putra

1. Satwiksairaj Rankireddy/Chirah Shetty (India) – 99,670
2. Liang Weikeng/Wang Chang (China) – 96,318
3. Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae (Korea) – 95,235
4. Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark) – 94,553
5. Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) – 92,115
6. Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) – 82,309
7. Fajar Alfian/Rian Ardianto (Indonesia) – 81,457
8. He Ji Ting/Ren Xiang Yu (China) – 75,731
9. Liu Yuchen/Ou Xuanyi (China) – 73,010
10. Lee Yang/Wang Chi-lin (Taiwan) – 71,888

Ganda Putri

1. Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) – 112,556
2. Baek Ha-na/Lee So-hee (Korea) – 99,616
3. Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang) – 91,826
4. Liu Sheng Shu/Tan Ning (China) – 90,796
5. Zhang Shuxian/Zheng Yu (China) – 84,641
6. Kim So-yeong/Kong Hee-yong (Korea) – 78,400
7. Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (Jepang) – 77,800
8. Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang) – 74,940
9. Apriyani Rahayu/Siti Fadia (Indonesia) – 73.450
10. Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand) – 71,918

Ganda Campuran

1. Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China) – 108,750
2. Feng Yanzhe/Huang Dongping (China) – 97,000
3. Seo Seung-jae/Chae Yu-jung (Korea) – 93,280
4. Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) – 92,100
5. Jiang Zhenbang/Wei yaxin (China) – 81,750
6. Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) – 77,350
7. Tang Chun Man/Tase Ying Suet (Hong Kong) – 74,550
8. Kim Won-ho/Jeong Na-eun (Korea) – 71,120
9. Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia) – 66,590
10. Hiroki Midorikawa/Natsu Saito (Jepang) – 63,780

Kalah Tragis Kostya Tszyu Langsung Pensiun Dunia Tinju

Laporan : SB

JAKARTA, poskota.net — Sejarah hari ini 19 tahun yang lalu mencatat seorang legenda tinju langsung pensiun menyusul kekalahan tragis di mana dia tak sanggup berdiri untuk melanjutkan bertarung. Legenda tinju itu adalah Kostya Tszyu.

Aktif bertarung pada selang 1992-2005, petinju Australia kelahiran Rusia itu memenangi banyak sabuk juara dunia di kelas welter junior. Petinju kelahiran 19 September 1969 ini tercatat antara lain pernah mengalahkan paman Floyd Mayweather Jr, Roger Mayweather, dan legenda asal Meksiko, Julio Cesar Chavez.

Tszyu memenangi gelar IBF pada 1995, WBC interim 1998, WBC 1999, dan WBA (Super) 2001. Pada 2001-2003, Tszyu bahkan menjadi juara dunia sejati di kelas berbobot 63,5 kg itu dengan memegang sabuk IBF, WBA (Super), WBC, dan The Ring.

Pemilik rekor total 31 kali menang, 2 kali kalah, dan 1 kali no contest itu merupakan raja tinju dunia sejati di kelas welter junior pertama setelah lebih dari 30 tahun. Kostya TSzyu tidak pernah kehilangan gelar juara dunia sejati lewat pertarungan. Pada 2004, WBA dan WBC mencopot sabuk dari tangannya karena Tszyu menolak bertarung melawan penantang wajib pilihan mereka.

Dalam sejarah hari ini, 4 Juni 2005 di MEN Arena, Manchester, Tszyu dijadwalkan tampil mempertahankan sisa titelnya yaitu sabuk IBF dan The Ring. Dia bertarung melawan petinju asal Inggris, Ricky Hatton.

Tszyu masuk ke pertarungan dengan rekor 31-1 (25 KO) dan sedang dalam 13 kemenangan beruntun. Lawannya ketika itu hanya berstatus juara minor dengan memegang sabuk WBU. Namun, Hatton datang dengan rekor tak terkalahkan 38-0 (28 KO).

Hatton juga 9 tahun lebih muda daripada Tszyu, yang saat itu sudah berumur hampir 36 tahun. Kendati demikian, lawan-lawan yang dihadapi Hatton sebelumnya tidak memiliki reputasi besar. Alhasil, dia menjadi underdog dalam pertarungan melawan Tszyu.

Petinju berjulukan The Hitman itu memenangi 2 ronde pertama tetapi Tszyu membalas dengan tampil superior di ronde 3-5. Tszyu sempat merobohkan Hatton di akhir ronde 7 namun pukulannya ternyata belakangan diketahui adalah sebuah low blow.

Usia muda Hatton pada akhirnya menyulitkan Tszyu seiring terus berjalannya pertarungan. Mengakhiri ronde 11, Hatton sudah unggul 105-104, 106-103, 107-102 dalam pengumpulan poin.

Saat ronde 12 akan dimulai, Tszyu tidak berdiri dari sudutnya. Dia tidak sanggup lagi melanjutkan pertarungan dan pelatihnya, Johnny Lewis, melempar handuk tanda menyerah.

Setelah kekalahan itu, Kostya Tszyu tidak pernah bertarung lagi. Dia pernah membantah pensiun pada 2010 dan menyatakan akan kembali jika bisa bertarung melawan Manny Pacquiao atau Floyd Mayweather Jr. Namun, pertarungan impiannya itu tidak pernah menjadi kenyataan.

Islam Makhachev menang duel puncak UFC 302 Atas Dustin Poirier.

Laporan : SB

Jakarta,poskota.net — Insiden yang melibatkan keluarga Nurmagomedov terjadi sesaat setelah Islam Makhachev memenangi duel puncak UFC 302 melawan Dustin Poirier.

Kemenangan Makhachev atas Poirier yang diraih dengan tidak mudah membuat kubu dan pendukung petarung asal Rusia itu senang bukan kepalang. Setelah Poirier melakukan tap dan wasit memastikan Makhachev tetap memegang sabuk juara kelas ringan UFC, beberapa orang masuk ke octagon.

Khabib Nurmagomedov yang merupakan pelatih Makhachev juga terlihat memeluk sang petarung asuhannya. Selain Khabib ada pula Usman Nurmagomedov.

Berbeda dengan Khabib yang merupakan corner atau tim yang mendampingi Makhachev, Usman adalah pendukung biasa yang berstatus sebagai penonton. Keberadaan Usman di octagon lantas direspons sigap oleh petugas keamanan.

Dua orang berbadan besar kemudian menarik Usman yang sedang ikut memeluk Makhachev. Sepupu Khabib itu kemudian diamankan keluar dari octagon dan digiring menjauh.

Kejadian tersebut kemudian viral. Video Usman digiring keluar arena tersebar di media sosial. Netizen pun menilai tindakan Usman mencoreng kemenangan Makhachev.

Usman yang juga merupakan atlet MMA juga sempat mendapat sorotan karena gagal lolos tes medis pada November 2023. Komisi Atletik Negara Bagian California mendenda Usman $50 ribu karena terbukti positif menggunakan zat terlarang.

Lantaran hal tersebut Usman pun batal bertarung. Usman menegaskan zat terlarang tersebut merupakan kandungan dari obat yang dikonsumsi dari dokter. Usman kemudian diproyeksikan bertarung lagi pada Mei 2024, namun mengundurkan diri karena cedera.

Malik Risaldi berpotensi melejit setelah mendapat panggilan timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Laporan : SB

TANGERANG,poskota.net — Penampilan apiknya bersama Madura United di Championship Series Liga 1 membuat kepincut pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Total 13 gol dan empat assist dicatatkan Malik bersama Sape Kerrab di Liga 1 2023/2024.

Tak hanya itu, kepiawaian Malik mengisi beberapa posisi juga menjadi nilai tambah bagi Shin Tae-yong. Dengan kapasitasnya tersebut, Malik Risaldi saat ini memiliki nilai pasaran sekitar 3,48 milyar rupiah.

Nilai pasar Malik jauh di atas striker timnas Indonesia sekaliber Rafael Struick. Penyerang ADO Den Haag itu hanya dibanderol sekitar Rp1,30 milyar sebagaimana dilansir dari situs Transfermarkt.

Padahal Struick sudah beberapa kali tampil bersama tim Garuda. Namun secara usia Struick yang baru 21 tahun jelas lebih muda sehingga tak banyak jam terbang di level klub.

Nilai pasar Malik Risaldi masih berpeluang melejit seiring penampilannya di Madura United dan timnas Indonesia.Di antara para penyerang Indonesia, Malik Risaldi berada di urutan keempat setelah Ragnar Oratmangoen, Egy Maulana Vikri, dan Dimas Drajad.

Nasser Al-Khelaifi, mendoakan yang terbaik untuk Kylian Mbappe

Laporan : Sumber

Jakarta, poskota.net — Kylian Mbappe sudah pasti meninggalkan Paris Saint-Germain. Bos Les Parisiens, Nasser Al-Khelaifi, mendoakan yang terbaik untuk pemain 25 tahun itu.

Kontrak Mbappe berakhir pada Juni 2024. Pemain Timnas Prancis itu sudah mengumumkan tak akan memperpanjang kontrak dengan PSG. Mbappe pun dikabarkan akan merapat ke Real Madrid. El Real memang menjadi klub impian Mbappe sejak lama.

“Saya mendoakan yang terbaik untuk Kylian. Dia melakukan hal hebat untuk kami dan saya bangga untuknya. Siapa tahu, mungkin suatu hari dia akan kembali ke Prancis,” kata Al-Khelaifi seperti dikabarkan Sportskeeda.

“Saya tahu ambisinya, dia ingin pergi ke Liga lain dan mencoba hal baru, dan dia mempunyai hak untuk melakukan itu,” kata dia menambahkan.

Mbappe didatangkan PSG dari AS Monaco pada awal musim 2017/2018. Selama tujuh musim, dia menyumbangkan sebanyak 15 trofi untuk klub asal ibukota Prancis itu. Mbappe membukukan sebanyak 308 penampilan untuk PSG. Dia mampu memberikan kontribusi 256 gol.

Sebagai pengganti Mbappe, PSG dikabarkan mendekati beberapa pemain bintang. Marcus Rashford, Rafael Leao, Victor Osimhen, dan Khvichava Kvaratskhelia menjadi contohnya.

Legenda tinju Inggris Ricky Hatton Inginkan Laga Mike Tyson VS Jake Paul Batal

Laporan : Sumber

Jakarta,poskota.net — Legenda tinju Inggris Ricky Hatton menyerukan agar pertarungan antara Mike Tyson vs Jake Paul dibatalkan.

Hatton menilai pertarungan Tyson vs Paul hanya murni sebagai lelucon dan itu hanya sebuah hiburan bukan pertarungan tinju profesional.

“Jujur saja, saya pikir sangat kacau. Seseorang perlu bicara dan mencoba menghentikan duel itu,” kata Hatton dengan nada tinggi dikutip dari Express.

“Saya selalu mengatakan bahwa game atau pertarungan melawan influencer adalah hiburan, dan saya tidak pernah benar-benar mempermasalahkan tinju influencer, jika orang ingin menontonnya tidak apa-apa. Tapi sebut saja apa adanya yaitu hiburan,” ucap Hatton menambahkan.

Menurutnya, pertarungan tinju profesional dan hiburan sangat berbeda.

“Ada ruang untuk tinju (profesional) dan tinju influencer selama pertarungan besar terus terjadi. Pertarungan para YouTuber tidak merugikan olahraga tinju, karena pertarungan besar tidak terjadi,” Kata Hatton

Legenda tinju dunia Mike Tyson akan menghadapi petinju profesional yang juga terkenal sebagai Youtuber Jake Paul.

Pertarungan tinju antara Jake Paul vs Mike Tyson akan berlangsung di Stadion AT&T di Arlington, Texas pada 20 Juli malam waktu setempat atau 21 Juli pagi WIB.

Duel Tyson vs Jake Paul tercatat sebagai laga tinju profesional, bukan sebagai laga ekshibisi

 

 

Nasib pemain Naturalisasi Indonesia seolah tidak jelas karena terbentur regulasi

Laporan : SB

JAKARTA,poskota.net — Pemain-pemain naturalisasi yang memilih menjadi warga negara Indonesia (WNI) sebenarnya tidak hanya meninggalkan negara asalnya saja, melainkan mereka juga mempertaruhkan karirnya di dunia sepak bola (khususnya eropa)

Apalagi usia mereka rata-rata masih muda dan potensial. Hal ini, mengingat untuk kompetisi Top Eropa ada aturan atau jatah pemain Non-UE (diluar eropa). Dimana setiap liga eropa tersebut berbeda-beda aturannya (regulasinya), antara lainnya;

Di Liga Spanyol maksimal pemain non-UE maksimal 5 orang. Namun hanya 3 orang yang bisa dibawa atau disebutkan dalam squad saat melakoni pertandingan.

Di Liga Inggris lebih Flexibel, maksimal pemain non-UE yang bisa direkrut adalah 25 orang (catatan untuk pemain U-21 boleh sebanyak-banyaknya yang bisa didaftarkan club), tapi dari 25 orang tersebut hanya 17 orang yang bisa berstatus sebagai pemain Non Home Grown.

Status Home Grown sendiri diperoleh jika pemain dilatih oleh tim yang berafiliasi dengan FA setidaknya kurang lebih 3 tahun sebelum usia mereka menginjak 21 tahun. Pemain-pemain ini tidak harus berkebangsaan Inggris.

Jika di Italy, Seri A memberlakukan aturan hanya bisa merekrut dua pemain non-UE tiap musimnya dan jika ada penambahan pemain baru, slot yang lama harus digantikan. Tapi kini aturannya lebih longgar, tiap musim bisa menambah maksimal 2 orang pemain tanpa harus menghitung jumlah slot yang lama.

Dengan aturan yang ketat tersebut tim-tim eropa akan memaksimalkan slot pemain non-UE dengan mencari pemain-pemain top yang bisa bersaing di liga tersebut. Kebanyakan pemain datang dari Amerika Latin seperti Argentina dan Brasil atau negara-negara yang memiliki ranking FIFA yang lebih kecil.

Mengingat ranking FIFA Indonesia berada di posisi 134 bukan tidak mungkin pemain-pemain naturalisasi tidak akan dilirik tim-tim Top Eropa karena ada pertimbangan yang lebih baik. Seperti sekarang banyak pemain Naturalisasi yang tidak diperpanjang kontraknya, dipinjamkan kemana mana (sampai dipinjamkan ke Asia padahal dulunya dia kapten Tim), ada yang status Home Grown tapi dipinjamkan ke divisi yang lebih rendah dan lainnya.

Hal yang mungkin menyebabkan karir mereka seperti ini, salah satunya Ranking FIFA Indonesia masih diatas 100. Jika tim berpikiran bisnis “jika ada yang lebih baik kenapa harus pilih yang lebih jelek”. Masihkah kalian para NETIZEN meragukan NASIONALISME mereka, mohon tulis di komentar.

Menang Agreget 6-1 Persib Bandung atas Madura United Juara Liga 1 2023 – 2024

Laporan : SB

Bangkalan, poskota.net — Persib Bandung juara Liga 1 2023/2024. Maung Bandung memastikannya usai menang 3-1 atas Madura United, mengunci gelar dengan agregat 6-1.

Persib Bandung bertandang ke Madura United di Gelora Bangkalan, Jumat (31/5/2024) pada leg kedua final Championship Series Liga 1 2023/2024. Tuan rumah dalam posisi tertinggal telak 0-3, sehingga memaksa mereka untuk main menyerang.

Namun justru Persib yang menebar ancaman-ancaman, dengan sundulan David da Silva cuma mengenai mistar gawang pada menit keenam. Persib lantas meminta penalti pada menit ke-23 setelah Ciro Alves yang menusuk dari kiri diganjal, tapi wasit tak menganggap ada pelanggaran.

Sebuah sepakan dari Malik Risaldi menyambar umpan dari Koko Ari Araya belum cukup mengancam Persib pada menit ke-25. Bola meluncur ke atas gawang.

Serangan cepat Persib, melibatkan kerja sama Da Silva dan Alves, nyaris membuahkan hasil. Sepakan Alves masih bisa dihalau Lucas Frigeri.

Gol Persib menegaskan keunggulannya pada menit ke-61. Ciro Alves menusuk dari kiri dan melepas sepakan yang cuma bisa dihalau Frigeri. Bola liar disambar Da Silva ke dalam gawang.

Madura United banyak menguasai bola, tapi kesulitan membangun serangan yang rapi dan tertata. Itu memudahkan Persib untuk menghentikan serangan.

Justru Persib kembali mencetak gol pada menit ke-86. Alves merangsek di kiri dan melepaskan umpan tarik, yang disambar Marc Klok dari tengah kotak penalti.

Di masa injury time, Persib sempat menambah gol lagi. Dari serangan balik, Alves menjemput bola yang lepas dari tekel pertahanan Madura United lalu mengoper ke Beckham Putra. Beckham dengan leluasa mencocor bola ke dalam gawang.

Madura United mendapatkan penalti di detik-detik terakhir, dan sukses dituntaskan oleh Slamet Nurcahyo. Namun itu tak mengubah apapun, Persib Bandung juara Liga 1 2023/2024!

 

Susunan pemain

Madura United: Frigeri, Novan Sasongko, Fachruddin, Cleberson, Dodi Alexvan, Jaja, Mahler, Rivera, Malik Risaldi, Dalberto, Koko Ari

Persib Bandung: Kevin Mendoza, Henhen, Kuipers, Alberto Rodriguez, Rezaldi Hehanussa, Dedi Kusnandar, Rahmat Irianto, Febri Hariyadi, Beltrame, Ciro, Da Silva

Media Korsel Sebut Pratama Arhan sebagai Pemain Debutan K-League Terburuk Usai Diganjar Kartu Merah

Laporan : SB

JAKARTA,poskota.net — MEDIA Korea Selatan, Osen sebut Pratama Arhan sebagai pemain debutan K-League terburuk. Hal ini terjadi usai Arhan diganjar kartu merah sesaat setelah ia masuk ke lapangan.

Bertanding menghadapi Jeju United di Jeju World Cup Stadium, Minggu (26/05/2024), Suwon FC memasukkan nama Pratama Arhan daftar daftar skuad yang akan dimainkan. Meski begitu, Arhan memulainya dari bangku cadangan.

Pratama Arhan baru masuk ke lapangan pada menit ke-73 untuk menggantikan Jeong Dong-ho. Masuknya Arhan bertujuan agar Suwon FC mampu menyamakan kedudukan setelah mereka tertinggal 1-0 di babak pertama.

Bukannya untung malah buntung, itulah kata yang dapat menggambarkan Suwon FC di laga itu. Memasukkan Arhan untuk dapat membantu mencetak gol, eks pemain PSIS Semarang itu justru segera kembali keluar lapangan setelah diganjar kartu merah langsung oleh wasit.

Satu menit setelah masuk ke lapangan, Pratama Arhan terbukti menginjak kaki Lim Chang-woo secara berbahaya. Tepat tiga menit setelah ia masuk, Arhan pun akhirnya harus diusir kembali ke ruang ganti.

Kartu merah yang didapat oleh Pratama Arhan dengan cepat menjadi buah bibir di Korea Selatan. Media asal Korea, Osen bahkan tidak segan menyebut Arhan sebagai salah satu debutan terburuk di K-League karena diganjar kartu merah tiga menit setelah ia masuk

“’Bek Timnas Indonesia’ Arhan menjalani debut mimpi buruk. Ia memasuki pentas K-League untuk pertama kalinya sebagai pemain pengganti bersama Jackson pada menit ke-27 babak kedua.” tulis media Korea Selatan, Osen dikutip, Senin (27/05/2024).

“Namun, hanya satu menit kemudian, dia langsung menerima kartu merah karena melakukan pelanggaran karena menginjak kaki Lim Chang-woo secara berbahaya. Fans Indonesia yang datang untuk bersorak semuanya kaget.” sambung tulisan tersebut.

Akibat diusirnya Pratama Arhan, Suwon FC yang kekurangan jumlah pemain pun harus mengalami kesulitan. Pada akhirnya, setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan,Suwon FC tidak dapat mencetak gol dan harus mengakui keunggulan tim tuan rumah, Jeju United dengan skor 1-0.

Lebih dari itu, kekalahan 1-0 atas Jeju United ini juga membuat Suwon FC saat ini masih tertahan di peringkat 5 klasemen -League dengan torehan 21 poin. Mereka tertinggal 6 poin dari Ulsan di puncak klasemen.

Bagi Pratama Arhan, ini tentu bukan debut yang ia inginkan. Namun meski begitu, yang paling penting adalah bagaimana bek kiri Timnas Indonesia itu mampu segera bangkit dan menunjukan penampilan terbaiknya di masa mendatang.