Lawan Timor Leste Skuad Merah Putih Pantang Remehkan Lawan

JAKARTA, poskota.net-Timnas Indonesia U-19 menjamu Timor Leste dalam laga pembuka Grup K Kualifikasi Piala AFC U-19 2019 di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Rabu (6/11/2019) Tim merah Putih pantang remehkan lawan.

Pelatih Timnas Indonesia Fachri Huseini mengatakan meski dalam pertemuan Timnas Indonesia selalu menang, tapi tidak harus puas hati Dan harus bermain maksimal. Mengingat Tim lawan Timor Leste juga memiliki Ambisi besar mengalahkan skuad Garuda.

“Kita tidak boleh sombong, mengingat keliatan lawan semakin baik ditsmbah mereka memiliki Ambisi mencuri poin di laga Terbuka ini,” ungkap Fachri di Jakarta, Rabu (6/21/2019).

Dikatakan sang alenatore Indonesia dalam laga ini, pasukannya memang lebih diunggulkan. Apalagi bermain sebagai tuan rumah, tapi Rendy Juliansyah dkk tetap harus fokus berlaga untuk meraih tiga poin dari Timor leste.

“Intinya laga ini fokus meraih kemenangan, jangan terlena dengan tidak terkalahkan selama pertemuan, pasti lawan juga sudah siap tempur mencuri poin,” terangnya.

Fachri menyebut melawan Timor Leste Leste akan menurunkan formasi 4-4-2 dengan mengandakan duet striker Bagas Kaffi dan Sutan Zico dilini depan. Sementara Empat pemain tengah akan dimotori Oleh sang kapten tim David Maulana.

Empat pemain belakang yang diharuskan Fachri untuk mematahkan pemain depan lawan akan dikenal Alfeandra Dewangga, Bagas Kaffa, Fajar Fathur Rachman, Salman Alfarid.

“Kami akan bermain menyerang, kemenangan dilaga ini akan memuluskan langkah kami kebabak berikutnya, jadi di laga ini menang adalah target kami,” tandasnya. (erw)

Perkiraan Pemain :

Timnas Indonesia (4-4-2): Ernando Ari Sutaryadi (kiper), Alfeandra Dewangga, Bagas Kaffa, Fajar Fathur Rachman, Salman Alfarid (belakang), Rizky Ridho Ramadhani, Beckham Putra, David Maulana, Theo Fillo (tengah), Bagus Kahfi, Sutan Zico (depan)

Pelatih: Fakhri Husaini (Indonesia)

Timor Leste (4-3-3): Filonito Nogueira (kiper), Gumario Moreira, Osorio Gusmao, Oscar dos Santos, Orcelio da Silva (belakang), Dom Lucas Braz, Danilson Conceicao, Paulo Domingos Gali (tengah), Mouzinho Lima, Elias Mequita, Ejivanio da Costa (depan)

Pelatih: Eduardo Pereira (Timor Leste)

Saat Bepe Kehilangan Medali Juara Piala Presiden

Keberhasilan Persija Jakarta keluar sebagai juara Piala Presiden 2018 tak lepas dari permainan Riko Simanjuntak. Bagaimana perasaan “Si Kancil” usai merebut gelar juara pertamanya?

Riko bergabung dengan Persija pada awal musim 2018 ini. Perannya pun langsung menjadi sentral karena kerap menjadi motor permainan tim asuhan Teco Cugurra tersebut.

Sayang, perayaan juara Persija terganggu oleh merangseknya The Jakmania, suporter Persija, ke dalam lapangan usai penyerahan piala.

Banyaknya suporter membuat Bambang Pamungkas harus rela kehilangan medali emasnya. VIVA pun sempat mendapat rekaman video usai kehilangan tersebut.

Jersey Persija Laku Keras Usai Juara Piala Presiden

Keberhasilan Persija Jakarta memboyong trofi Piala Presiden 2018 disambut gegap gempita oleh publik Ibu Kota. Puasa gelar juara selama 17 tahun akhirnya dituntaskan pada ajang pramusim tersebut.

Dan imbas dari sukses Macan Kemayoran itu tak lain adalah larisnya penjualan jersey dan sejumlah atribut khas skuat kebanggaan The Jakmania itu. Para penjual pun ketiban rezeki yang terbilang lumayan dalam momen tersebut.

Marko Simic Kelelahan Usai Arak arakan Juara Piala Presiden

Bintang Persija Jakarta Marko Simic tak tampak di acara syukuran bersama pelindung dan pembina klub itu, Wakapolri Sjafrudin. Rupanya, pemain asal Kroasia itu kelelahan usai usai mengikuti arak-arakan juara pada Minggu 18 Februari 2018. Simic pun dibuat kaget begitu antusiasme Jakmania merayakan juara event pra musim seperti Piala Presiden.

“Simic dapat kami laporkan kelelahan. Dia enggak bisa ikut dalam acara syukuran hari ini bersama Wakapolri Sjafruddin yang juga pelindung dan pembina Persija,” ujar CEO Persija Jakarta, Gede Widiade di Kompleks PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 19 Februari 2018.