Dihadapan 500 Calon Pemilih Muda, Pj Nurdin Ajak Gen Z dan Milenial Gunakan Hak Pilih Pilkada 2024

TANGERANG,poskota.net — Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, mengajak para pemuda- pemudi Kota Tangerang untuk ikut serta dalam menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, pada acara Sosialisasi Pilkada 2024 bagi Pemilih Pemula yang bertema “Generasi Muda Saatnya Memilih”, yang berlangsung di Tangerang Convention Center (TCC), Jum’at (14/6).

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Tangerang, menekankan, kegiatan sosialisasi ini sangat penting bagi generasi muda, untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai proses pemilihan serta pentingnya partisipasi aktif dalam Pilkada 2024.

“Setelah dari sini, sosialisasikan kepada teman-temannya yang sudah memiliki hak pilih, ajak dan berikan pemahaman tentang apa yang sudah kalian ikuti dalam sosialisasi ini,” ujar Dr. Nurdin, dihadapan 500 Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa Kota Tangerang

Lebih lanjut, Pj. Wali Kota, menjelaskan, jumlah Daftar Pemilih Tetap pada Pileg lalu berdasarkan data KPU Kota Tangerang sebanyak 1.362.773, sementara dari Data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) meningkat menjadi 1.385.155, yang di dalamnya terdapat sekitar 339.829 orang Generasi Z dan 512.571 Generasi Milenial.

“Terdapat peningkatan sekitar 20 ribuan pemilih, di mana lebih dari setengah jumlah pemilih pemula di Kota Tangerang adalah Gen Z dan Milenial. Untuk itu, kami terus berupaya untuk bisa memberikan pemahaman tentang Pilkada agar para pemilih bisa ikut berpartisipasi dalam Pilkada nanti,” tutur Dr. Nurdin.

Dalam kesempatannya, Mantan Kepala Pusdatin Kemendagri ini, juga memberikan jawaban atas pertanyaan salah satu siswa yang menanyakan, apa kebijakan Pemerintah Daerah jika ada oknum guru yang memberikan materi pembelajaran dan cenderung memberikan dukungan kepada salah satu calon Kepala Daerah.

“Tugas pemerintah itu menjaga netralitas, diatur dalam manajemen ASN, jika hal itu terjadi maka akan ada sanksinya, akan tetapi harus ada bukti-bukti yang kuat untuk kami berikan sanksi,” terang Dr. Nurdin, menjawab pertanyaan Jeremy Siswa SMA Negeri 9 Kota Tangerang.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tangerang, Teguh Supriyanto, menjelaskan, tujuan kegiatan ini mensosialisakan agar terbentuknya kesadaran para generasi muda pentingnya konstitusi politik.

“Diharapkan partisipasi politik masyarakat Kota Tangerang khususnya para Pemilih Pemula meningkat, dan mereka diharapkan dapat berperan aktif mengeluarkan aspirasi dan pendapatnya melalui wadah Pilkada, untuk masa depan Kota Tangerang yang lebih baik,” tukas Teguh.

Sebagai informasi, dalam acara Sosialisasi Pilkada Tahun 2024 ini, Pj Wali Kota Tangerang turut membagikan Bendera Merah Putih Kepada Perwakilan Universitas di Kota Tangerang sebagai Gerakan Nasional Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih. Adv

Sahabat kehidupan Bantu Ibu Yeni Yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga 

Laporan : Acil

KOTA TANGERANG, – Yeni (45) seorang ibu rumah tangga yang menjadi tulang punggung keluarganya bertempat tinggal di RT 005/001 Poris Gaga baru, Kelurahan Poris Gaga baru Kecamatan Batuceper Kota Tangerang rela banting tulang untuk membiayai anaknya Wisnu (14) yang sedang sakit Leukimia (Kanker Darah) dan Kanker Getah Bening serta merawat Rudi (43) suaminya yang sudah 2 (dua) tahun terkena sakit Stroke, Jumat (14/06/2024).

Yeni menuturkan Kesehariannya sebagai buruh borongan pada sebuah konveksi, yang terkadang harus stop dulu kerjanya lantaran bahan yang dikerjakan belum.terkadang beliau juga narik menjadi driver online untuk menutupi kebutuhan sehari-harinya.

” Iya bang, mau bagaimana lagi.. Suami saya kan lagi sakit stroke, anak saya juga sakit dan butuh pengobatan Kemoterapi sebulan bisaa 3 – 4 kali bang.walaupun ada BPJS tapi ada beberapa obat-obatan yang tidak di cover dan harus beli di luar.” Jelasnya

Gusti dari sahabat kehidupan menjelaskan,Adik kita Wisnu apabila sedang kambuh sakitnya bahkan dari mulut muntah darah dan keluar darah dari hidung.

Dan baru Minggu Minggu ini Hp yang hanya satu satunya dimiliki keluarga hilang dicuri orang saat berada diangkot pada saat mau berangkat Kemoterapi.

” Open donasi dari hari Kamis tgl 6 Juni s.d Rabu 12 Juni 2024, puji tuhan terkumpul Rp.4.300.000,- .” Ucap Gusti

Sementara Nur dari Sahabat Kehidupan mengatakan dari keseluruhan total uang yang terkumpul, sebagian dibelikan kebutuhan pokok seperti Beras 20Kg, Telur 2 rak, Indomie satu karton, dan lainnya.

” Untuk sisa dana Rp.3.491.000,- langsung diberikan kepada ibu Yeni, untuk keperluan pengobatan dan keperluan nanti.Semua hasil donasi yang didapat tidak ada 1 Rupiah Pun yang kami potong..” Jelas nur

ketika banyak hati orang baik yg tergerak untuk peduli dan terpanggil untuk berbagi dengan rasa kasih,Terlebih jika Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kota Tangerang juga terpanggil untuk program-programnya yang dapat turut membantu kebutuhannya.” Tutupnya

Salam sahabat kehidupan

 

Tim Komisi X DPR RI Beri Jempol Rencana Pemkot Tambah Rombel dan Bangunan Sekolah

Laporan : Erwin S.Sos

Tangerang,poskota.net — Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menyambut baik kunjungan spesifik Komisi X DPR RI untuk membahas terkait pembiayaan dan perkembangan pendidikan di Kota Tangerang.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Abdul Fikri Faqih, mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Pemkot Tangerang untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu upaya peningkatan kualitas pendidikan tersebut di antaranya penambahan Rombongan Belajar (Rombel) dan bangunan sekolah baru, untuk menyelesaikan permasalahan daya tampung sekolah negeri yang masih terbatas. Namun, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan sekolah negeri dan swasta, dengan memastikan bahwa upaya tersebut tidak merugikan sekolah swasta.

“Penambahan bangunan atau Rombel tersebut karena kekurangan, tentunya kami mendukung upaya Pemkot. Namun dengan penambahan tersebut jangan sampai membrangus sekolah swasta, tapi saya kira Pemkot sudah sangat bijaksana, karena sekolah swasta juga ditumbuhkan dengan mendapat bantuan sekolah swasta gratis,” ujar Abdul Fikri usai Rapat, yang digelar di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jum’at (14/6).

Tak hanya itu, kata Abdul, Pemkot Tangerang juga tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur pendidikan, tapi peningkatan kualitas pendidikan melalui Sumber Daya Manusia (SDM) nya.

“Karena kurikulum jalan atau tidak tergantung gurunya. Di sini (Kota Tangerang) para guru mendapat perhatian cukup luar biasa, dan bahkan didorong untuk menjadi PPPK ini sudah di cicil jadi ASN. Kita Apresiasi upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemkot,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Nurdin, menyampaikan, Pemkot terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tangerang. “Kami ucapkan terima, atas dipilihnya Kota Tangerang menjadi lokus kunjungan sepesifik DPR RI, terkait pendidikan di Kota Tangerang,” ucapnya.

Lebih lanjut, salah satu fokus utama Pemkot Tangerang adalah mengatasi kekurangan daya tampung di sekolah negeri.

“Saat ini, daya tampung sekolah negeri di Kota Tangerang hanya mencapai 32%. dari 30.800 siswa lulusan SD di Kota Tangerang, hanya 10.800 an daya tampung siswa SMP Negeri. Untuk mengatasi hal ini, Pemkot Tangerang melakukan dua strategi, menambah Rombel di sekolah negeri yang sudah ada, membangun sekolah baru di wilayah yang belum memiliki sekolah negeri yang terjangkau,” ungkapnya.

Disamping itu, membangun sekolah negeri baru, Pemkot Tangerang juga memberikan subsidi kepada sekolah swasta untuk membantu anak-anak yang tidak tertampung di sekolah negeri.

“Program ini memungkinkan anak-anak tersebut untuk mendapatkan pendidikan gratis di sekolah swasta yang berkualitas,” ucapnya.

Alumnus UI ini, juga menyampaikan, Pemkot Tangerang dalam hal ini juga telah berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tangerang mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). “Saat ini, Pemkot telah memiliki 5 TK negeri. Di tahun depan, ditargetkan setiap kecamatan di Kota Tangerang akan memiliki 1 TK negeri.

Tak hanya infrastuktur, Pemkot Tangerang juga memberikan pembinaan dan pelatihan kepada guru-guru, termasuk guru pendidikan agama Islam. “Upaya-upaya ini diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas bagi seluruh anak-anak di Kota Tangerang,” tutup Dr. Nurdin.

Resmikan Empat TK Negeri, Dr. Nurdin Berharap TK Negeri Ada di Setiap Kecamatan

Laporan :Erwin S. Sos

Tangerang,poskota.net — Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin meresmikan empat Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina. Keempat TK Negeri tersebut adalah TK Negeri Pembina Tangerang, TK Negeri Pembina Ciledug, TK Negeri Pembina Karawaci, dan TK Negeri Pembina Periuk.

Dalam acara yang dilaksanakan di TK Negeri Pembina Tangerang (eks. TK Pertiwi Tangerang), Kecamatan Tangerang, Dr. Nurdin berharap penambahan TK Negeri ini bisa mempermudah aksesibilitas masyarakat terhadap pendidikan.

“Hal ini merupakan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam memberikan pendidikan yang semakin baik bagi masyarakat, khususnya sekolah negeri yang dikelola langsung oleh pemerintah,” ucap Dr. Nurdin.

Dr. Nurdin, melanjutkan, sebelumnya Kota Tangerang sudah memiliki satu Sekolah TK Negeri yaitu TK Negeri Pembina Akhlakul Karimah di Kecamatan Pinang, sehingga saat ini bertambah menjadi lima sekolah, dan diharapkan tahun depan di setiap Kecamatan di Kota Tangerang memiliki satu TK Negeri guna memberikan pelayanan pendidikan yang lebih merata.

“Hari ini kami menegerikan empat sekolah TK di Kota Tangerang, sehingga total sekolah TK Negeri di Kota Tangerang ada lima. insya Allah ke depannya secara bertahap kami akan menambah lagi TK Negeri di 8 kecamatan lainnya, sehingga di setiap kecamatan akan ada 1 TK Negeri,” tuturnya.

Mantan Kepala Pusdatin Kemendagri ini, juga menyampaikan, Pemkot Tangerang terus berkomitmen untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, serta memberikan pelatihan dan pengembangan profesional bagi para tenaga pendidik. Di mana hal ini sejalan dengan visi Pemkot Tangerang untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.

“Insya Allah nanti akan ada revitalisasi untuk Sekolah TK Negeri, fasilitasnya akan kami tambah untuk menunjang proses pembelajaran bagi anak-anak kita tercinta,” tukas Dr. Nurdin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, menjelaskan, saat ini layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Tangerang sejumlah 717 lembaga dengan rincian 1 (satu) Taman Penitipan Anak (TPA), 112 Satuan PAUD Sejenis (SPS), 187 Kelompok Bermain (KB), 417 Taman Kanak-Kanak (TK).

“Pada jenjang ini, menjadi titik awal di mana kita bisa melihat tumbuh kembang anak-anak sesuai rentang usianya, sehingga anak bisa lebih siap untuk melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya,” pungkas Jamaluddin.

Optimalkan Kinerja Dinas, Sekda: Terapkan Prinsip The Right Man in The Right Place

Laporan : Erwin S.Sos

Tangerang, poskota.net — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Analisis Tingkat Kematangan Perangkat Daerah berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 99 tahun 2018 Tentang Pembinaan dan Pengendalian Penataan Perangkat Daerah serta Monitoring Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja, di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Dalam kesempatannya, Sekda, meminta agar prinsip the right man in the right place dapat diterapkan dengan optimal agar kinerja Perangkat Daerah di lingkup Pemkot Tangerang dapat lebih matang, efektif dan efisien.

“Yang tentunya berujung pada optimalnya program-program yang dijalankan Pemkot dalam membangun dan melayani untuk masyarakat,” tutur Sekda, dalam arahannya saat membuka kegiatan sosialisasi, Kamis, (13/06).

Lebih lanjut, agar penerapan prinsip the right man in the right place juga dapat berjalan dengan optimal, Herman, meminta agar monitoring serta evaluasi dalam analisis jabatan dan beban kerja dapat dilakukan dengan komprehensif.

“Mappingnya harus detail, rinci dan harus sesuai dengan kebutuhan organisasi agar dapat efektif dan efisien dalam menjalankan program-program kerja dari masing-masing unit, sub unit dinas,” ujar Herman, dihadapan para perserta sosialisasi yang merupakan pejabat administrator dan pengawas serta fungsional yang menangani kelembagaan dan analisis jabatan dari masing-masing Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Tangerang.

Untuk itu, Herman, berpesan kepada seluruh peserta sosialisasi agar dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya. “Diharapkan dapat semakin memahami dan mengetahui dengan pasti efisiensi struktur perangkat daerah dan tingkat kematangan perangkat daerah dalam melaksanakan proses yang menjadi tupoksinya melalui evaluasi kelembagaan berdasarkan Permendagri tersebut,” tukas Sekda.

Hidupkan Kembali Plaza Shinta, Pj Minta Sering Gelar Acara  

Laporan : Erwin S.Sos

Tangerang,poskota.net — Untuk kembali menggairahkan perekonomian terutama lewat sektor perdagangan, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, meminta agar keberadaan Plaza Shinta lebih dimaksimalkan lagi.

Hal tersebut disampaikan usai menghadiri acara lomba mewarnai bagi anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) yang diselenggarakan oleh Gabungan Masyarakat Peduli Pembangunan (GMPP) Kota Tangerang, yang berlangsung di Pasar Bersih Plaza Shinta, Kecamatan Karawaci, Kamis (13/6).

Dalam kesempatannya, Pj, menegaskan, setiap kegiatan positif dan kreatif bisa didorong untuk digelar di Plaza Shinta yang memiliki lokasi yang strategis dan luas untuk sebuah aktivitas perdagangan dan menggelar event.

“Kita dorong kembali tempat ini bisa berfungsi, bedaya guna dan ramai kembali, semoga tempat ini bisa kembali menjadi salah satu destinasi berbelanja bagi warga Kota Tangerang,” tuturnya.

Kemudian, saat berkeliling meninjau para pedagang yang berada di Plaza Shinta, Mantan Kepala Pusdatin Kemendagri ini, turut menyapa dan berdialog dengan para pedagang, mendengarkan aspirasi serta masukan mereka terkait kondisi perdagangan di lokasi Pasar Bersih Plaza Shinta.

“Ayo ajak teman-temannya untuk berdagang, biar terisi losnya yang di atas,” ajaknya kepada salah satu pedagang peralatan dapur.

Sementara itu, Risma Sitorus, pedagang peralatan dapur merasa senang lapak dagangannya masih diberikan gratis selama pendapatan para pedagang Pasar Bersih Plaza Shinta belum membuahkan omzet yang cukup.

“Temen-temen denger ini, kita masih digratiskan berdagang di sini, ayo kita yang semangat yah dagangnya,” ujar Risma, menyerukan kepada pedagang lainnya.

Diakhir POPDA, Tim Taekwondo Kota Tangerang Teratas dengan Raih 22 Medali  

Laporan : Erwin S.Sos

Tangerang, poskota.net — Cabang Olahraga (Cabor) Taekwondo Kota Tangerang, berhasil meraih 22 medali, dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XI 2024, yang berlangsung di GOR Nambo Kota Tangerang, Kamis (13/6).

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, yang turut menyaksikan pertandingan akhir tersebut bersama Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, menyampaikan, perjuangan yang dilakukan para atlet pelajar Kota Tangerang membuahkan hasil yang maksimal dalam ajang POPDA XI.

“Hal ini juga mencerminkan upaya yang dilakukan Pemkot Tangerang secara berkesinambungan dalam membina anak-anak kita, dan Alhamdulillah, membuahkan hasil yang maksimal,” ucap Dr. Nurdin.

Pj Wali Kota, juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para atlet yang telah membawa nama baik Kota Tangerang. Keberhasilan tersebut, tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para pemain dan tim pelatih, tetapi juga seluruh warga Kota Tangerang.

“Dukungan yang luar biasa dari para pendukung turut berperan penting dalam kemenangan ini. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pelajar di Kota Tangerang untuk terus berprestasi di bidang olahraga,” pungkasnya.

Mantan Kepala Pusdatin Kemendagri ini, juga berharap, para atlet bisa terus mengembangkan diri lebih dari saat ini.

“Terus tingkatkan lagi ke level yang lebih tinggi untuk menjadi atlet berprestasi di tingkat kota, Provinsi, Nasional hingga Internasional,” pungkasnya.

Adapun Atllet taekwondo Kota Tangerang berhasil menunjukkan dominasi dengan meraih 22 medali yang terdiri 8 emas, 5 perak dan 9 perunggu, dari total emas sebanyak 24 medali, perak 24 medali, dan perunggu sebanyak 36 medali.

Luar Biasa !! Kota Tangerang Berhasil Kawinkan Gelar Juara Umum POPDA dan PORPROV

Laporan : Erwin S.Sos

Tangerang,poskota.net — Kota Tangerang berhasil menjadi juara umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XI Banten. Prestasi ini menjadi raihan yang patut diapresiasi, terlebih kota Tangerang berhasil mengawinkan gelar juara umum POPDA dengan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Banten 2022.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menyambut gembira raihan prestasi kontingen Kota Tangerang yang dalam sejarah penyelenggaraan POPDA baru kali ini bisa menjadi juara umum.

“Alhamdulillah, rasa syukur dan bangga menyelimuti kita semua karena Kota Tangerang meraih prestasi Juara Umum POPDA XI Banten ini,” ujar Dr. Nurdin, dalam sambutannya pada acara penutupan POPDA XI Banten di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Kamis (13/6).

Pencapaian ini, lanjut Pj Wali Kota, menjadi bukti nyata komitmen dan kerja keras semua pihak, baik atlet, pelatih, ofisial maupun seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam mempersiapkan diri menjadi tuan rumah hingga mampu juara POPDA XI Banten.

“Terima kasih atas kerja keras dan dedikasi seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan semua pihak yang telah terlibat dalam mengantarkan Kota Tangerang meraih prestasi Juara Umum POPDA XI Banten ini,” ujar Dr. Nurdin.

Dr. Nurdin, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen dari kabupaten/kota se-Provinsi Banten yang telah berpartisipasi dalam POPDA XI Banten.

‘Semangat sportivitas dan persahabatan yang terjalin selama POPDA XI Banten ini, menjadi modal penting bagi para atlet untuk terus berprestasi di jenjang yang lebih tinggi baik tingkat Nasional hingga Internasional,” kata Dr. Nurdin.

Mantan Kepala Pusdatin Kemendagri ini, berharap, prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar di Kota Tangerang untuk terus berlatih dan berprestasi, tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga di bidang lainnya termasuk menjadikan Kota Tangerang sebagai Kota Sport Tourism.

“Harapan saya, kegiatan POPDA dan juga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar di Kota Tangerang untuk terus berprestasi, tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga di bidang lainnya,” harap Dr. Nurdin.

Dalam kesempatan yang sama, Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, mengucapkan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada para atlet yang telah mendedikasikan diri untuk olahraga. Prestasi yang diraih merupakan hasil dari kerja keras dan pengorbanan, sehingga patut dibanggakan.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan sukses dan lancar. Kami ucapkan selamat kepada Kota Tangerang atas pencapaian prestasi menjadi juara umum, dan terima kasih sudah menjadi tuan rumah yang baik bagi kami semua. POPDA bukan hanya tentang pertandingan dan perolehan medali, namun momen penting dalam meningkatkan karir olahraga dan semangat sportivitas prestasi. Di samping prestasi, olahraga juga sudah menjadi bagian dari industri yang dapat meningkatkan perekonomian daerah,” ungkap Al Muktabar.

Adapun Kontingen Kota Tangerang pada POPDA XI Banten, berhasil menunjukkan dominasinya dengan berhasil meraih medali emas terbanyak di antara kontingen lainnya, yaitu sebanyak 94 medali emas, 74 medali perak, dan 67 medali perunggu, dengan total 235 medali . Dan sebagai informasi, untuk POPDA selanjutnya pada Tahun 2026, akan diselenggarakan di Kota Cilegon.

Acara Pelepasan Siswa SDN Cipete 5 Hasil Kesepakatan Orangtua Siswa

Laporan : Erwin S.Sos

Kota Tangerang – Kepala SDN Cipete 5, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Yulia Wardani menegaskan bahwa acara pelepasan siswa Kelas 6 tidak ada unsur paksaan dan sesuai kesepakatan orang tua siswa. Hal ini menepis anggapan yang menyudukan pihaknya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2024 di Bogor itu merupakan agenda tahunan dan atas persetujuan dan kesepakatan orangtua siswa.

Dikatakan Yulia, bahwa rencana kegiatan itu juga bagian dari implementasi kurikulum merdeka yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik.

” Itu bukan outing class hanya acara pelepasan siswa kelas 6, hanya ada 2 kelas, tidak semua yang ikut.Ini tidak ada paksaan dan sudah disepakati orangtua murid.Tidak ada yang menyalahi aturan,” ujar wanita yang pernah mengenyam S2 Adminstrasi Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof.Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta., Kamis (13/6/2024).

Dijelaskan Yulia, bahwa acara pelepasan siswa itu telah berjalan lancar dan tertib tanpa kendala. Dia juga mnyebut kalau kegiatan itu tidak ada unsur komersil, tapi sebagai ajang ikatan silaturahmi dan kedekatan psikologis antara guru dan murid yang telah melalui proses belajar dan mengajar selama 6 tahun lamanya.

“Acara ini hanya pelepasan siswa saja tidak ada yang dirugikan dan mencari keuntungan. Biayanya atas persetujuan bersama;” pungkasnya.

Pemkab Tapteng Bersama KPK Gelar Rakor Pencegahan Korupsi 

Laporan: Ramalan Simanjuntak

Tapanuli Tengah,poskota.net.-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan rapat Koordinasi evaluasi dan tindak lanjut Pembangunan Sistem Pencegahan Korupsi di Kabupaten Tapanuli Tengah, bertempat di Ruang Rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapteng, Rabu (12/6/2024).

Rapat dibuka oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapteng, Dr. Erwin Hotmansah Harahap, S.STP, MM, didampingi Inspektur Kabupaten Tapteng, Mus Mulyadi Malau. S.Sos. M.AP.

Dalam sambutannya Pj Sekdakab Tapteng Dr. Erwin Hotmansah Harahap, S.STP, MM, menyampaikan Selamat datang kepada Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) Koordinator Wilayah (Korwil) I KPK RI Provinsi Sumatera Utara bersama rombongan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Kami berharap dengan kehadiran Tim KPK di Tapteng dapat membantu Pemkab Tapteng agar bisa melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mampu mencapai Monitoring Center for Prevention (MCP) sesuai dengan yang diharapkan.”

Pj Sekdakab Tapteng mengajak seluruh Perangkat Daerah untuk bersama-sama memegang teguh komitmen agar terus melakukan upaya Pencegahan Korupsi melalui Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan.

Mari kita terus melakukan upaya Pencegahan Korupsi, melalui perbaikan Tata Kelola Pemerintahan. Kita mengetahui Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan upaya yang dilakukan oleh KPK RI untuk mendorong Pencegahan Korupsi melalui upaya-upaya preventif dengan melakukan intervensi.

Sementara itu, Tim Korsupgah Korwil I KPK RI Provsu, Ibu Renta Marito, PIC Sumut mengatakan, diharapkan kepada kita semua agar mencegah terjadinya Korupsi. Menghindari adanya temuan di Organisasi Perangkat Daerah dan melaksanakan Tata Kelola Keuangan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Rapat ini turut dihadiri oleh para Asisten, Pimpinan OPD Pemkab Tapteng dan yang mewakili.