Kantor Staf Kepresidenan Bahas Sosial Politik dan Kamtibmas di Polda Sumsel

Laporan: Fera

Poskota.Net

PALEMBANG| – Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto, diwakili Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan menerima Kunjungan Kerja Tim Kantor Staf Presiden (KSP) RI yang dipimpin Staf Presiden RI, Joanes Joko (Katim Kunker) yang sehari-hari menjabat Tenaga Ahli Utama Kedeputian 4 KSP di Ruang Rekonfu Lt III Polda Sumsel, Senin (08/11/2021).

Kegiatan ini dihadiri Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, Pejabat Utama Polda Sumsel serta Tim KSP, Erlinda tenaga Ahli madya, Nadia V C Misaro,Pave devi purgativa tenaga ahli terampil,dan Hana nabila tenaga ahli terampil.

Dalam sambutannya Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan mengatakan kunjungan kerja ini dalam rangka Rapat Koordinasi terkait Persoalan Sosial Politik dan Bidang Kamtibmas Provinsi Sumseli.

“Pada kesempatan ini, Wakapolda Sumsel mengucapkan selamat datang kepada Tim KSP dan memaparkan Kamtibmas Sumsel, penanganan Covid-19 dan Program Vaksinasi yang telah dilaksanakan,” jelas rudi.

Ditambahkan Alumni Akpol 1993 ini, Dalam sambutannya, “Polda Sumsel melakukan percepatan Vaksinasi, dalam menuju Indonesia sehat, mendorong semua masyarakat untuk menerapkan prokes, dan dengan kesadaran untuk melakukan Vaksinasi, mulai masyarakat sampai anak sekolah,” ujar Rudi.

Selain itu Polda Sumsel mengedukasi masyarakat dengan kesadarannya untuk vaksinasi,mulai masuk hotel sampai kepasar modern,kita berkolaborasi dengan PHRI dan Mall yang ada dipalembang, serta memberikan Bansos kepada masyarakat dengan dukungan para Donatur imbuhnya.

Wakapolda sumsel juga menyebutkan dalam penegakan hukum untuk pelanggar lalu lintas pengguna jalan disamping dengan tilang untuk pelanggar hukum tapi juga dengan memberikan Vaksin.

“Selain itu, Polda Sumsel ,terus melaksanakan pemberantasan Narkoba serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif Wilayah Sumsel,”ujar Jenderal Rudi Setiawan.

Sementara itu, Katim Kunker Joanes Joko menyampaikan tujuannya mengunjungi Provinsi Sumsel adalah dalam rangka memantau situasi penanganan Covid-19 dan kendala dalam percepatan vaksinasi.

“Kemudian, Kami ingin mengetahui gambaran kamtibmas baik terkait konflik Sosial ,dan Politik serta meminta Polda Sumsel terus untuk mensupport pengamanan dalam pembangunan infrastruktur Jalan Tol di Provinsi Sumsel,serta memberikan apresiasi terhadap langkah ,inovasi serta terobosan kreatif Polda Sumsel dalam penanganan Pandemi Covid 19 ” tandas Joanes Joko.

Red: Jun/Erwin

Dir Intelkam: Angkat hal yang biasa menjadi Luar Biasa

Laporan: Fera

Poskota.Net

PALEMBANG| – Bertempat di lapangan Apel Markas Kepolisian Daerah Sumsel (Mapolda Sumsel) Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs.Toni Harmanto diwakili Direktur Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Ratno Kuncoro, memimpin pelaksanaan apel pagi dalam mengawali pelaksanaan tugas untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Senin (08/11/2021).

Apel pagi ini dihadiri Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya , Para Pejabat Utama, Perwira, para Perwakilan Pamen,Pama, Brigadir, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri Polda Sumsel.

Rutinitas Apel pagi dalam organisasi Kepolisian merupakan kewajiban bagi setiap anggota Polri, selain untuk mendengar arahan pimpinan, apel pagi juga bermanfaat untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab bagi setiap anggota Polri.

Dalam kesempatan tersebut “Ratno mengajak seluruh personel untuk meningkatkan disiplin dan kinerja sesuai tugas pokoknya masing-masing serta meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat secara Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) guna mewujudkan Polri Presisi ,serta tidak mengabaikan dan lupa senantiasa menjaga kesehatan dengan baik terlebih dimasa pandemi saat ini.,dengan menerapkan Prokes covid 19,walau kasus covid sudah menurun kita tidak boleh lalai dan lupa prokes ucapnya.

Dia menyampaikain perkembangan Politik saat ini Memasuki gendang Pemilihan Presiden (Pilpres) Republik Indonesia dan Pilgub Sumsel,Pilbup yang saat ini sudah terdengar riak dan gongmya atau kontestan yang ikut bertanding walau waktunya masih beberapa tahun lagi,apalagi pengaruh OTT beberapa waktu yang lalu,dan ini mempengaruhi perkembangan kontestan imbuhnya Dia mengajak dan mengingatkan kepada seluruh personel untuk tetap menjaga netralitas,walau kita tidak boleh berpolitik ,namun kita harus mengerti berpoltik,”ujarnya.

“Jaga tutur kata, ucapan, pembicaraan dan tingkah laku ,karena saat ini kinerja kita dijaman digital dan kemajuan Iptek sangatlah mudah diakses masyarakat , oleh karenanya hendaklah kita dapat menjaga marwah kita selaku anggota Polri yang profesional dan handal sehingga citra negatif bisa diputar balikkan fakta positif dengan tugas selaku pelayan masyarakat, tetap waspada dalam menjaga situasi kamtibmas,” ucap Ratno

Selain itu Direktur Intelkam Polda Sumsel mengharapkan kepada seluruh personel Polda Sumsel agar tetap menjaga kekompakan serta waspada terhadap situasi saat ini dan situasi ke depan, tetap monitor setiap perkembangan, jauhilah hal hal yang melanggar baik masalah Narkoba atau pun melanggar kode etik Kepolisian,jadilah teladan masyarakat dan Peka dengan situasi Harkamtibmas baik dilingkungan kita maupun jajaran Polda Sumsel ucap Personel Polri Alumni Akpol 1994.

“Angkat hal yang biasa menjadi luar biasa,” jelas Direktur Intelkam Polda Sumsel kombes Pol Ratno Kuncoro.

Red: Jun/Erwin

Syaiful Padli : PKS Tidak Lemah,Terus Mengkritik Pemerintah Jika tidak Sejalan

Laporan : Redaksi

PALEMBANG,Poskota.net,-Munculnya statmen beberapa waktu lalu dari Wakil ketua umum partai Gelora Fahri Hamzah yang bercerita kalau presiden Joko Widodo pernah bertanya soal Oposisi saat ini lemah. Syaiful Padli sebagai Pengurus Partai PKS Provinsi Sumatera Selatan dan juga Anggota DPRD Fraksi PKS meresponnya cukup santai.

Namun dibalik itu,dia tetap bereaksi bahwa PKS tidak lemah dan terus mengkritik pemerintah jika tidak sejalan, belum lama ini bahwa PKS bersuara terkait kebijakan pemerintah yang mewajibkan PCR ketika melakukan perjalanan diatas 250 km dan pada ahirnya didengar oleh pemerintah dan kebijakan tersebut dibatalkan.

“Dengan hadirnya Oposisi bisa mewarnai pemerintahan sekarang,jadi kebijakan pemerintah ini yang tidak pro-rakyat PKS bisa mengingatkan pemerintah, misalnya tes PCR dan pada akhirnya dibatalkan ketentuan tersebut,”ucapnya saat menghadiri acara Rakerwil DPW PKS Sumsel, Sabtu (06/11/2021).

Menurutnya bebas untuk berkomentar tapi PKS akan bersuara untuk rakyat apabila pemerintah melakukan suatu hal yang keliru, lagian lemah yang dimaksud itu dalam konteks yang bagaimana, Perlu di ketahui juga bahwa perbandingan antara Oposisi dan Koalisi itu sangat besar dan itulah cara PKS menyuarakan rakyat.

“Itukan statmen dari salah satu tokoh politik dan setiap orang sah-sah saja untuk memberikan statementnya, kalau bicara soal tentang oposisi lemah dalam konteks yang bagaimana, Nah,selama ini dengan hadirnya PKS di parlemen yang sendirian,560 anggota DPR RI PKS hanya 50 orang artinya inilah perjuangan PKS,” jelasnya.

PKS memang minoritas jika memang dibandingkan dengan Partai Koalisi, Namun PKS tetap menyuarakan rakyat dengan kata lain terus mengkritisi tapi tetap konstruktif.

“Tapi perlu diingat kalau mekanisme diparlemen itu yang diambil suatu keputusan adalah suara terbanyak sedangkan PKS sendirian jadi suara sedikit ini tertutupi oleh suara banyak tadi,” terangnya.

Tapi yang jelas sejak dulu sampai saat ini PKS satu-satunya Partai yang konsisten dan berkomitmen, bersama berjuang dengan rakyat. “Kami yakin walaupun sedikit yang bersuara untuk rakyat tapi rakyat akan berpikir bahwa hanya PKS satu-satunya Partai yang konsisten, komitmen bersama-sama dengan rakyat,”tegasnya.

Hal yang senada juga disampaikan oleh ketua DPW PKS Provinsi Sumsel Muhammad Toha PKS akan selalu terdepan menyuarakan rakyat jika kebijakan pemerintah memberatkan rakyat tapi jika sebaliknya maka PKS juga sebagai oposisi akan mengkritik pemerintah.

“Yang jelas namanya kita Oposisi yang konstruktif jika dia benar maka kita dukung, seperti program vaksinasi dan itu untuk kebaikan maka kita akan sejalan,tapi jika sebaliknya jika ada kebijakan yang keliru maka kita akan bersuara,”paparnya

Polsri Gelar Wisuda Istimewa di Masa Pandemi dengan Cara Drive THRU

Laporan : Fera

PALEMBANG,Poskota.net,-Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) mengelar wisuda secara istimewa yang ke-37 dimasa adanya wabah pandemi guna untuk menekan angka kasus penularan virus covid-19 dengan menggunakan Drive thru dan di ikuti secara daring oleh keluarga dan tamu undangan lainnya

Direktur Polsri Dr. Dipl. Ing. Ahmad Taqwa,  MT yang diwakili oleh wakil direktur bidang Akademik Carlos RS Sitompul dan di dampingi Wakil direktur bidang kerjasama Dr Zakaria mengatakan bahwa Wisuda ke -37 masih sama dengan wisuda pada tahun sebelumnya, pada hari ini sebanyak 1945 alumi sampai pada tahun 2021  sudah polsri sudah mencetak sebanyak 34.256 alumni.

“Wisuda kali ini Istimewa dibandingkan tahun sebelum pandemi, kami menyadari betapa pentingnya prosesi wisuda bagi anak-anak kami, tapi kesehatan juga tetap yang utama maka dari itu kita lakukan dengan cara “Drive Thru” di ikuti oleh keluarga dan undangan lainnya secara daring.”Ungkapnya disela-sela prosesi wisuda di halaman gedung Polsri, minggu (26/09/2021)

Ia juga menambahkan bahwa selama prosesi wisuda untuk menimalisir menggangu masyarakat pihaknya menyiapkan sebanyak 200 orang untuk mengatur kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan.

“Tenaga yang kita libatkan mulai dari dosen, tenaga pendidikan dan mahasiswa yang tergabung di beberapa organisasi, kurang lebih 200 orang untuk mengatur kendaraan. Karena tidak semuanya menggunakan kendaraan rada empat ada juga mahasiswa yang berjalan kaki tetap kita layani dan kita tempatkan diruangan tetap menggunakan protokol kesehatan.”tambahnya

Dijelaskannya juga bahwa karena wabah pandemi alumni Polsri mendapatkan tantangan yang cukup berat karena adanya intansi dan perusahaan mengurangi perengkrutan karyawan

“Memang ada beberapa kendala terkait istansi perusahaan mengalami penurunan untuk merekrut menjadi pekerja,namun demikian untuk perekrutan tapi alhamdulillah ada sekitar tujuh Instansi BUMN membuka rekrutmen kebetulan prodinya ada di Polsri. “jelasnya

Sementara Gubernur Sumatra selatan yang diwakili oleh Kapala dinas pendidikan Riza pahlevi menyampaikan pesannya melalui virtual  bahwa saat ini jaman era globalisasi dan digitalisasi  perguruan tinggi perlu menerapkan lima hal antara lain

“Saya menyarankan Pada era globalisasi perguruan tinggi diharuskan untuk kreatif sedemikian rupa dengan karakteristik antara lain

1. Pendidikan harus dikemas sesuai dengan kebutuhan mahasiswa prioritaskan pembangunan dan ekonomi

2.Pola belajar harus berstruktur efektif  sehingga memberi peluang kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi pribadi sepanjang hayat dan berkontribusi kepada masyarakat  dan negara.

3.Melakukan penelitian yang menunjang dan sinergis dengan pembangunan ,

4.Memiliki akses dalam pengembangan dan penerapan tehnologi

5.Berperang dalam kekuatan moral dan mewujudkan masyarakat yang demokratif yang madani.”Pesannya

Polda Sumsel Berangkatkan 100 Personel Satbrimob ke Papua

Laporan : Fera

PALEMBANG,- Polda Sumsel memberangkatkan 100 Personel Satbrimob Polda Sumsel ke Polda Papua guna penebalan pengamanan perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan berlangsung 2-15 Oktober 2021.

Seratus anggota Polri tersebut bertugas dalam rangka Pam Rahwan guna Penebalan Pam dalam rangka PON XX yang berlangsung di Bumi Cenderawasih dalam gelaran olahraga empat tahunan terbesar di Indonesia itu berlangsung. Mereka akan bertugas sebagai Pam Penebalan tambahan di arena PON XX Papua yang terbagi di 4 kabupaten/kota di Provinsi Papua yang menjadi venue cabang olahraga yang dipertandingkan yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Merauke.

“100 anggota tersebut sudah berangkat dan dilepas oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto,MH diwakili Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Drs Kamaruddin Msi di Lapangan Cargo Bandara SMB II Palembang Sabtu 25/09/2021

Dalam sambutannya Kapolda Sumsel yang disampaikan Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Drs Kamaruddin,Msi mengingatkan kepada Personel Brimob yang akan berangkat ke Papua untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap segala ancaman kerawanan. Kemudian selalu bersinergi dengan TNI dan instansi lain dalam melaksanakan tugas tersebut.

“Kami juga berharap mereka dapat menjaga kedisiplinan dan mematuhi komando. Artinya jangan bertindak di luar komando. Dan yang tak kalah pentingnya adalah saling menjaga dan melindungi serta mengingatkan satu sama lain untuk keselamatan bersama,” dan jangan lupa senantiasa menjaga kesehatan dan menerapkan Prokes dan berdoa 100 berangkat Pulangnya juga 100 ucap Kamaruddin

Dari pantauan awak media nampak hadi Dansat Brimob Polds Sumsel Kombes Pol Yudo Nugroho ,PJU Polda Sumsel,Para Komandan satuan Brimob Polda Sumsel,Para Danyon Pelopor,Wadaden Gegana ,dan Para Perwira Satbrimob Polda Sumsel,100 Personel Brimob Polda Sumsel kePapua tersebut dikomandoi DANKI AKP Tusiyanto,SH dan Take Off menggunakan pesawat Charter Polri Lion JT 3345 Pukul 11.20 Wib dari Bandara Internadional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang menuju Timika Papua.

Turnamen Bola Basket Memperebutkan Piala Gubernur Antar Pelajar SMA/SMK

Laporan : Fera

PALEMBANG, Poskota.Net – Sebagai ajang silaturrahmi antar pelajar SMA dan SMK se-Kota Palembang memperebutkan piala Gubernur dibuka langsung oleh kepala dinas pemuda dan olahraga (Kadispora) di halaman Sekolah SMAN 1 Palembang, sabtu (25/09/2021)

Tanda dibukanya  Turnamen Bola Basket antar pelajar SMA/SMK se-kota Palembang dimulai oleh kadispora Muhammad Yusuf Wibowo yang memasukkan Bola Basket di ring yang diiringi oleh Drumband SMAN 1 kota Palembang

Ketua panitia pelaksana Napoleon menguraikan bahwa kegiatan turnamen bola basket memperebutkan piala Gubernur  di ikuti oleh SMA dan SMK se-kota Palembang terdiri dari 28 Tim Putra dan 16 tim Putri,selama kegiatan berlangsung wajib menerapkan protokol kesehatan dan tidak diperkenankan adanya penonton

“Karena ini masih masa pandemi,maka selama turnamen berlangsung seluruh pihak kita wajibkan untuk menerapkan prokes yang ketat, sebagai bentuk antisipasi kita adanya kerumunan, selama pertandingan tidak diijinkan adanya penonton.”tegas Napoleon

Sementara Muhammad Yusuf Wibowo sebagai Kadispora menjelaskan bahwa digelarnya turnamen basket antar pelajar sebagai ajang silaturrahmi dan juga membentuk bibit atlet baru.

“Karena pelaksananya masih masa pandemi jadi penerapan prokes yang ketat dan kita optimis melaksanakan kegiatan keolahragaan sebagai ajang silaturrahmi atar pelajar semoga kedepan kita tingkatkan lagi di seluruh kabupaten kota di se-Sumatra selatan.”jelas Yusuf

Ditempat yang sama Kepala sekolah SMA Negri 1 Moses menambahkan bahwa pihaknya mengapresiasi setinggi-tingginya  atas terlaksananya kegiatan seperti ini.

“Sebenarnya kita hanya memfasilitasi saja pelaksananya adalah KONI provinsi sumsel,tapi pada prinsipnya kita mendukung sepenuhnya atas terselenggaranya kegiatan ini,kami juga berharap akan mengurangi terjadinya tauran antar pelajar.”harapnya

Pembayaran Infaq, Shadaqah dan Zakat Fitrah Bisa Melalui Qris

Laporan : Fera

PALEMBANG,Poskota.net,-Untuk mencegah cluster baru, Bank Indonesia (BI) mendorong pembayaran non-tunai melalui Qris.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, transaksi Pembayaran Infaq, Shadaqah, Zakat Fitrah bisa melalui Qris yang saat ini sudah bekerja sama dengan 1180 masjid yang tersebar di seluruh wilayah Sumsel.

Hal Tersebut diungkapkan oleh Kepala Pimpinan Bank Indonesia Cabang Sumatera Selatan Hari Widodo didampingi Deputi kepala Perwakilan BI Sumsel I Gede Arnawa,Saat BBM di kantor Perwakilan Bank Indonesia. Jum’at, (23/04/2021)

“Pengguna Qris terdapat 2jt. Pengguna terbanyak adalah UMKM dari 2 JT Merchant kini 192.931 dikuasai 95 persen oleh UMKM. Saat ini penggunaan Qris bukan hanya dibidang ekonomi tapi juga dibidang Pendidikan dan Sosial,” ungkapnya

Selain itu ia juga katakan untuk penukaran Uang kartal atau Uang baru yang layak edar. BI menyediakan Rp.3,15 Triliun untuk wilayah Sumsel.

“Untuk menghindari penipuan uang palsu penukaran bisa dilakukan diloket resmi perbankan, BI berkerjasama dengan 28 Bank umum, 169 titik lokasi di Sumsel,” katanya

Ia menambahkan untuk Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK 75) bisa di dapat melalui Aplikasi pintar.bi.go.id setiap harinya.

“Per KTP bisa dilakukan penukaran sebanyak 100 lembar per hari.” Tambahnya