Ucapkan Selamat Wisuda Ledi Boru Tobing

Laporan : kabiro Bekasi poskota.net Pangidoan TR Tobing

JAKARTA,poskota.net- UCAPAN SELAMAT kepada ito Ledi boru Tobing yang telah di wisuda hari Kamis (05/12 /19) di universitas YAI Jakarta jurusan ilmu komunikasi kemasyarakatan.

Pangidoan berharap setelah menyandang Gelar Sarjana, Ledi Boru Tobing dapat meningkatkan ilmunya ke jenjang yang lebih tinggi lagi dan dapat bekerja di perusahaan yang baik.

“Harapan saya Ledi bisa berguna bagi bangsa dan negara, terutama bagi orang tua dan keluarga,” ucap Pangidoan TR Tobing.

Kebahagian juga dilontarkan Oleh Pimpinan Redaksi poskota.net, Erwin Suwanto Silitonga yang turut mengucapkan selamat atas wisudanya Ledi Boru Tobing.

“Saya ucapkan Selamat bagi pariban Ledi Boru Tobing, saya berharap gapailah Ilmu mu setinggi-tingginya,” terangnya.

Dalam kesempatan ini juga Pemred poskota.net mengucapkan selamat kepada Tulang dan Nantulang orang tua Ledi boru Tobing yang telah berhasil meluluskan borunya dari perguruan Tinggi.

“Terus Berjuang Tulang dan Nantulang, Jangan pernah lelah untuk keberhasilan putra- putrinya,” tandasnya.

 

 

Pemerintah Akan Memfasilitasi Para Pembudidaya Ikan Hias Nasional

Laporan : Frans Doli

JAKARTA,poskota.net- Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memastikan pemerintah akan memfasilitasi para pembudidaya ikan hias nasional mengingat potensi besar di bidang tersebut.

Edhy menyampaikan hal tersebut saat membuka pameran ikan hias Nusatic 2019 di ICE BSD Tangerang, Jumat, di mana ia menilai pameran semacam itu akan dapat mendorong kebangkitan industri perikanan budidaya khususnya ikan hias.

“KKP belum begitu melakukan program intensif di sektor ini. Ke depan akan kami optimalkan. Padahal berdasarkan data, ikan hias yang menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang cukup besar di sektor ikan budidaya,” ungkapnya.

Edhy menyebut dirinya sendiri tidak asing dengan budidaya ikan hias karena sejak kecil sudah sering memelihara ikan. Dirinya juga mengatakan budidaya ikan hias memiliki potensi ekonomi yang tinggi padahal bisa disambi dengan budidaya ikan untuk pangan.

Oleh karena itu, politisi Partai Gerindra itu akan terus menggandeng seluruh pemangku kepentingan terkait pengembangan industri ikan hias. Hal itu juga dilakukan agar ia bisa menyerap aspirasi pembudidaya untuk mengidentifikasi masalah dan melakukan pengembangan yang lebih baik.

“Strateginya kita akan mengajak teman-teman stakeholder yang selama ini mereka sendiri kangen, rindu, akan hadirnya pemerintah di sini. Alhamdulillah tadi sudah ketemu. Kami harapkan komunikasi tidak berhenti di sini, tidak sekadar seremoni, ini lanjut sampai terus apa masalah di lapangan, termasuk regulasinya, aturannya, fasilitasnya,”paparnya.

Edhy juga mengapresiasi gelaran Nusatic 2019 yang tahun ini telah menginjak tahun keempat. Menurut dia, ajang pameran ikan hias terbesar di dunia itu telah menjadi pemantik mempercepat munculnya ekonomi baru di sekitar kehidupan masyarakat melalui budidaya ikan hias dan tanaman.

Senada dengan Edhy, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar juga mendorong pengembangan industri ikan hias karena dapat mengembangkan potensi industri rumahan dan kecil.

“Kami bahkan sudah melakukan pembinaan di Lapas Jambe untuk jadi pusat pembibitan ikan koi,” terangnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Sumber Daya Hayati Kemenko Kemaritiman dan Investasi Suparman mengatakan nilai perdagangan ikan hias asal Indonesia pada 2018 baru mencapai 314 juta dolar AS. Padahal potensinya sangatlah besar karena Indonesia memiliki 1.200an jenis ikan hias.

“Target 2020 ekspor perikanan itu 6,1 miliar dolar AS. Salah satunya dikontribusi dari ikan hias sekitar 6-10 persennya,” tandasnya.