poskota.net

Danramil 03/GP Bekali Murid Sekolah Yayasan Pendidikan Al-Chasanah Dengan Wasbang

Laporan : Khanza

JAKARTA,poskota.net- Memperingati Hari pahlawan Danramil 03/GP Bekali Murid Sekolah Yayasan Pendidikan Al-Chasanah Dengan Wasbang

“Jadilah Pahlawan Masa Kini dengan cara berprestasi,” ungkap Danramil 03/Grogol Palmerah – Kodim 0503/Jakarta Barat Kapten Inf Irwan Triyono saat memberikan pembekalan materi “Wawasan Kebangsaan” (Wasbang) kepada siswa-siswi Sekolah Yayasan Pendidikan Al-Chasanah yang berlokasi di Jl. Tanjung Duren Barat III No 1 RT.009/RW.05 Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (11/11/2019) Pagi.

Pembekalan materi Wawasan Kebangsaan tersebut diberikan Danramil 03/GP saat menjadi Pembina Upacara Bendera yang diadakan dalam rangka Memperingati Hari Pahlawan ke-74 tahun 2019 yang bertemakan “Aku Pahlawan Masa Kini”.

Upacara bendera berlangsung dengan penuh khidmat saat pengibaran Bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian para siswa juga membacakan UUD 1945 serta Teks Pancasila dilanjutkan dengan pembacaan Janji Guru dan Karyawan.

Di hadapan sekira 500 siswa-siswi, Danramil 03/GP dalam amanatnya menghimbau, “Agar Para Siswa/i menghargai jasa Pahlawan yang telah memperjuangkan, merebut kemerdekaan dengan semangat jiwa raganya.

“Hindari dan jauhi Narkoba yang dapat merusak mental generasi penerus bangsa. Berdisiplin, hargai dan hormati Orang Tua serta Guru”, pinta Danramil.

“Tetap semangat belajar dalam meraih pestasi”, pekik Danramil 03/GP Kapten Inf Irwan Triyono menutup amanatnya dengan penuh optimis dan motivasi.

Selain Danramil 03/GP, kegiatan pembekalan materi wasbang juga turut dihadiri Babinsa Kelurahan Tanjung Duren Utara Sertu Aries, Kepala Sekolah SMA Al-Chasanah selaku penanggung jawab, para Guru, staf dan para siswa/i serta Ketua & Anggota Mitra Jaya Jajaran 339 Tanjung Duren Utara.

Para siswa/i secara serentak menyanyikan lagu wajib nasional dan di akhir acara pembacaan do’a. Acara bejalan aman, tertib dan lancar.

 

Kapolres Kota Tangsel Serta Anggota Beri Surprise di Hari Ultah Dandim 0506/Tgr

Laporan: Khanza

JAKARTA,poskota.net- Sinergitas dan kekompakan TNI Polri begitu terasa di wilayah Kodim 0506/Tgr, hal ini diperlihatkan pada saat Hari Ulang Tahun Dandim 0506/Tgr, Kapolres Kota Tangsel AKBP Ferdy Irawan beserta anggota mendatangi Makodim 0506/Tgr memberi surprise tepat di Hari Ultah Dandim 0506/Tgr Kolonel Inf Wisnu Kurniawan, S.Sos yang ke 43 Tahun, Selasa,(12/11/2019).

Surprise tersebut diberikan oleh Kapolres Kota Tangsel . Diawali dengan ucapan selamat ulang tahun yang berlanjut dengan peniupan lilin ulang tahun dan pemotongan kue.

Kapolres Kota Tangsel AKBP Ferdy Irawan menyampaikan bahwa dirinya bersama jajarannya memang sengaja datang untuk memberikan surprise, saya bersama jajaran Polresta Kota Tangsel.

“Sengaja kami berkunjung ke Makodim 0506/Tgr dalam rangka mengucapkan selamat ulang tahun untuk Dandim 0506/Tgr,” kata Kapolres.

“Saya ucapkan selamat ulang tahun yang ke 43, semoga panjang umur abang, sehat selalu, diberikan rezeki dan lancar karirnya, kebahagiaan dalam rumah tangga,” imbuh Kapolres.

Kapolres juga mendoakan agar selalu diberikan kesuksesan dalam mengemban amanah memimpin Kodim 0506/Tgr.

Menyambut hal itu, Dandim 0506/Tgr Kolonel Inf Wisnu Kurniawan,S.Sos menyampaikan terima kasih kepada Kapolres dan Jajarannya yang telah memberikan kejutan di hari Ultah-nya yang ke 43.

“Terimakasih Pak Kapolres beserta tim atas kejutannya. Saya berharap, mendapatkan kado istimewa yaitu doa dari semua jajaran dan Polres untuk diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan tugas untuk menjaga situasi Kamtibmas di Kota Tangsel,” ucapnya.

Wisnu menyampaikan  sangat berterima kasih atas doa dari Bapak ibu sekalian, tentunya di usia yang ke 43 ini semoga saya semakin dewasa, kami bersama keluarga semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, selalu mendapatkan lindunganNya, anggota Polresta Kota Tangsel dan Kodim 0506/Tgr selalu bersinergi dalam menjaga situasi keamanan di Kota Tangsel ini tetap kondusif “tandasnya.

Penampilan Cubby Diomongin, Via Vallen Sangat Kecewa

Laporan : Matille Sitompul

JAKARTA,poskota.net- Via Vallen tak menyangka penampilannya yang chubby jadi banyak dibicarakan. Pelantun ‘Sayang’ itu pun cukup kecewa.

Tapi, Via sadar sebagai public figure pemberitaan buruk sudah jadi risiko. Dikarakannya namanya kita hidup mau gimana juga komentar miring pasti ada biarin aja. Ya memang harusnya kalau ada pemberitaan yang bagus-bagus yang diambil.

“Tapi, kalau di sini itu selalu yang di-update berita yang jelek-jelek,” cetus Via Valen.

“Kayak terlalu semangat banget. Mungkin karena masyarakatnya suka disuguhin berita-berita yang nggak bagus ya, mungkin,” sambungnya.

Pengakuan Via Vallen soal berat badannya yang naik 4 sampai 5 kilogram, justru diragukan karena pipinya yang sangat chubby. Menurutnya anggapan oplas muncul karena adanya oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.

“Memang banyak kemarin-kemarin media yang tanya sama Via soal berita kemarin. Via kemarin gimana tanggapannya soal netizen yang komentarin Via naik 4 kg dituduh gini, gitu. Yang bikin netizen dan warganet berkomentar seprti itu adalah karena ada oknum yang buat beropini seperti itu,” bebernya.

Via Vallen mengatakan pipinya chubby karena sedang dalam masa penyembuhan. Dia baru saja melakukan perawatan agar terliat lebih tirus.

Meski pipinya saat ini masih terlihat sangat chubby, Via tetap merasa senang dan cuek.

“Paling nggak, di TV nggak terlalu kelihatan chubby aja sih. Yang jelas saya senang dengan pipi kayak gini, jadi kelihatan anak-anak, kayak lebih muda,” tutup Via Vallen.

Johan Budi Dukung KPU Melarang Bekas Narapidana Mencalonkan Pilkada 2020

Laporan : Matille Sitompul

JAKARTA,poskota.net-Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Johan Budi sepakat dengan usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang melarang koruptor atau bekas narapidana kasus korupsi untuk mencalonkan diri di Pikada 2020.

Menurut bekas Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, larangan pencalonan koruptor pada Pilkada perlu diterapkan untuk memunculkan efek jera, sehingga para calon yang ingin maju bisa berpikir dua kali sebelum nantinya melakukan korupsi.

“Ada hal lain yang ingin saya tuju, yakni bagaimana menciptakan deterrence effectagar orang tidak main-main dengan korupsi,” ungkapnya di Jakarta, Selasa (12/11/2019)

Komisi Pemilih Umum (KPU) sebelumnya meminta DPR merevisi Undang-Undang Pilkada agar bekas narapidana korupsi tidak diperbolehkan ikut dalam Pilkada 2020. KPU merasa perlu mengusulkan hal tersebut karena sejauh ini dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 hanya memuat larangan ikut Pilkada bagi orang yang pernah melakukan tindakan tercela.

Seperti pemakai atau pengedar narkoba, berzina, serta melanggar kesusilaan lainnya. Termasuk mantan terpidana kasus bandar narkoba serta kejahatan seksual terhadap anak. Pada Pilkada lalu, KPU melarang mantan napi korupsi ikut Pilkada.

“Itu diatur dalam peraturan KPU (PKPU) Nomor 3/2017. Namun demikian, peraturan ini digugat calon kepala daerah yang hendak maju ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA),” terangnya.

Menurut Johan, sejauh ini Komisi II masih membahas persiapan Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan secara serentak. Selain itu, pembahasan juga mengarah pada syarat-syarat menjadi kepala daerah.

Lebih lanjut, terkait soal evaluasi Pilkada langsung, Johan mengatakan hal itu belum dibahas di tingkat komisi maupun fraksi. Johan menuturkan ide evaluasi pemilihan langsung hanya sebatas wacana Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Johan pun mengaku sepakat dengan Tito untuk membuat kajian soal efek negatif dan positif mengenai Pilkada langsung. Namun begitu, Johan mengaku belum menyatakan setuju atau tidak dengan usulan bekas Kapolri itu.

“Saya belum bisa menyimpulkan setuju atau tidak setuju. Itu perlu mengubah undang-undang. Perlu kajian. Dan itu masih belum ada fokus pembicaraan itu di Komisi II. Bahasan yang kita lakukan masih berkaitan dengan persiapan Pilkada serentak,” tandasnya.

Dikaitkan Capres 2024 Partai Nasden, Ini Dikatakan Anies Baswedan

Laporan : Erwin Silitonga

JAKARTA,poskota.net- Dua kepala daerah yang disebut-sebut masuk dalam bursa calon presiden (Capres) tahun 2024 dari Partai Nasdem, secara kompak mengaku belum memikirkan rencana pencalonan diri pada Pilpres 2024 mendatang.

Setelah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang menyatakan masih fokus menjalani tugas sebagai gubernur. Giliran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan hal serupa. Anis mengakui saat ini dirinya fokus kegiatan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ia pun tidak ingin memikirkan Pilpres 2024 untuk saat ini.

“Saya ini, bekerja di Jakarta baru dua tahun. Terus presiden baru dilantik, belum satu bulan. Jadi, rileks dulu saja. Saya sekarang tetap fokusnya di Jakarta, fokusnya kegiatan-kegiatan terkait Jakarta,” ungkap Anies pada Senin (11/11/2019).

Mantan Menteri Pendidikan ini mengklarifikasi kedatangannya dalam Kongres Kedua Nasdem pada 8 September 2019, bahwa tidak ada kaitannya dengan Pemilihan Umum 2024. Begitu juga dengan rencana konvensi yang akan diselenggarakan Nasdem untuk menjaring Capres 2024, Anies mengaku tidak mengetahuinya.

“Kita ini semuanya dikaitkan dengan proses politik, padahal masih panjang sekali. Sekarang ini baru tahun 2019,” paparnya.

Menurut Anies, kedatangannya dalam kongres tersebut pun hanya sebatas memenuhi undangan dan merupakan hal yang biasa. Posisinya sebagai Gubernur DKI Jakarta kerap membuka kongres sejumlah organisasi atau partai, sekaligus memberikan sambutan sebagai tuan rumah.

“Saya tidak tahu. Saat ini saya masih urusin Jakarta. Tuntaskan semua amanat di Jakarta, baru nanti kita memikirkan yang lain. Jangan semuanya dipikirin sekarang,” terangnya.

Dalam kesempatan yang berbeda, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh membantah bahwa partainya sudah mendukung calon presiden untuk Pemilu 2024.

Termasuk adanya spekulasi menyebut Nasdem mendukung majunya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan sejumlah gubernur lain yang disebut-sebut dibidik Nasdem.

Di hadapan Presiden Joko Widodo dalam Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-8 Partai Nasdem, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (11/11) malam, Paloh menegaskan partainya belum berencana untuk menggalang kekuatan untuk tahun 2024.

Wakil Indonesia Akan Berjibaku di Ajang Hongkong Terbuka 2019

Laporan : Erwin S

JAKARTA,poskota.net- Wakil-wakil Indonesia akan kembali berjibaku di ajang Hongkong Terbuka 2019 di Hong Kong Coliseum, Selasa-Minggu (12-17/11/2019).

Pada hari pertama, ada tiga wakil Indonesia yang berjibaku dari babak kualifikasi, yaitu Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah, Yehezkiel Fritz Mainaky, dan Lianny Alessandra Maniaky. Adapun tiga ganda campuran akan memulai perjuangan di babak pertama.

Tiga ganda campuran yang akan bertarung di babak pertama, Selasa (12/11/2019), adalah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Hafiz Faizal/Gloria Emanuella Widjaja, dan Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow.

Partai terberat akan dihadapi pasangan Rinov/Mentari. Mereka akan berjibaku melawan unggulan keenam asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Yung.

Kedua pasangan baru sekali bertemu di ajang resmi BWF, yaitu di Chinese Taipei Terbuka 2019. Duel tersebut dimenangi Goh/Tan.

Dua ganda campuran lainnya akan menghadapi lawan yang tak terlalu berat. Adapun Praveen/Melati baru memulai perjuangan di Hong Kong Terbuka 2019 pada Rabu (13/11/2019).

Wakil Bulutangkis Indonesia Hongkong Terbuka 2019

Tunggal putra

Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Anthony Sinisuka Ginting, Yehezkiel Fritz Mainaky

Tunggal putri

Ruselli Hartawan, Lyanny Alessandra Mainaky

Ganda putra

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, Mohammad Ahsan Hendra Setiawan, Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama

Ganda putri

Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, Sitia Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, Ni Ketut/Tania Oktaviani Kusumah

Ganda campuran

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Hafiz Faizal/Gloria Emanuella Widjaja, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow

Jadwal Babak Pertama

15.00 WIB Wang Chi-Lin/Cheng Chi Ya (Chinese Taipei) Vs Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

15.45 WIB Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow Vs Takuro Hoki/Wakana Nagahara (Jepang)

16.30 WIb Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari Vs Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia)

Pemkab Tangerang Gelar Deklarasi Damai

Laporan : Matille Sitompul

JAKARTA,poskota.net- Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar deklarasi damai menjelang di gelar pada 1 Desember 2019 mendatang, di Gedung Serba Guna, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (11/11/2019).

Bupati Tangerang, Zaki Iskandar mengatakan, para calon Kepala Desa yang akan mengikuti Pilkades serentak nantinya harus bisa menjaga kondusifitas di kawasan masing-masing.

“Tadi sudah saya berikan arahan agar para calon kades ini bisa menjaga keamanan dan kondusifitas di kawasan masing-masing,” ungkap Zaki.

Bukan hanya menjelang Pilkades, lanjut Zaki, tapi juga pada saat kampanye bahkan pasca pilkades.

“Menjaga keamanan biar ga rusuh bukan hanya saat ini saja, tapi juga pada saat kampanye. Bahkan nanti setelah Pilkades pun harus tetap aman,” terangnya.

Kendati demikian, pihaknya berharap agar para Cakades tersebut mengikuti aturan hukum yang berlaku.

“Siapapun yang melanggar maka nanti akan kita proses hukum, tidak ada kompromi,” tegasnya.

Sementara itu, menurut Kapolresta Tangerang, AKBP Ade Ary Syam Indradi, mengatakan upaya yang telah dilakukan oleh Bupati Tangerang, Zaki Iskandar, dalam menjaga keamanan dan kondusifitas menjelang Pilkades sangat baik.

“Kami menyambut baik dan sangat menghargai upaya yang dilakukan pak Bupati. Acara yang luar biasa, ingin kita bersama-sama untuk damai,” paparnya.

Selain itu, para Cakades tersebut juga diberikan wawasan kebangsaan agar nantinya bisa menjadi pemimpin yang amanah.

“Selain deklarasi tadi juga diberikan wawasan kebangsaan ya jadi biar mereka mengerti bagaimana bisa menjadi pemimpin yang baik nantinya,” tandasnya.

H. Nurjen Cakades Gembong Dicintai Warga

Laporan : Matille Sitompul

JAKARTA,poskota.net- Pilkades serentak di Kabupaten Tangerang di gelar pada Selasa 1 Desember 2019. H. Nurjen Cakades Desa Gembong terus sosalisasikan dirinya untuk malayani warganya.

H. Nurjen Calon Kades Desa Gembong nomor urut 1, memiliki keinginan kuat untuk terus mengabdikan dirinya guna melayani dan membangun Desa Gembong kearah yang lebih baik dan lebih maju di segala Bidang.

H. Nurjen yang seorang Perwira TNI di Kodam Jaya ini maju sebagai cakades sudah banyak dicintai warga Desa Gembong. Karena kedekatan dirinya terhadap warga dan memiliki jiwa sosial yang kuat dan suka membantu warga dalam kesusahan.

“Dari keinginan masyarakatlah saya mengabdikan diri untuk maju Pilkades Desa Gembong ini, jadi says siap mundur dari keanggotaan TNI saya bila terpilih nanti,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya memiliki keinginan besar dengan niat dan dukungan  serta Doa restu dari tokoh ulama serta kalangan tokoh pemuda, serta dukungan dari masyarakat yang mengingatkan dirinya untuk nyalon.

Namun dengan segala kerendahan hati, H. Nurjen memohon do’a dan dukungannya untuk maju menjadi Bakal Calon Kepala Desa Gembong dengan membawa misi dan visi berorientasi dari, oleh dan untuk Masyarakat menuju masyarakat Gembong yang lebih baik.

Dirinya, juga  mempunyai misi yang akan Menjadikan karakter masyarakat desa  mandiri dan memiliki inovasi serta berdaya saing. Untuk itu,bila masyarakat menpercayai dirinya dan terpilih menjadi Kades Gembong sektor Pembangunan SDM pemberdayaan masyarakat yang menjadi skala prioritas.

“Pembinaan pemuda melalui olah raga, serta Pembangunan dan pembinaan sarana Prasarana. Program kerja ke depan akan senantiasa mengajak seluruh Elemen masyarakat BPD, LPM, Karang taruna untuk kearah yang lebih baik lagi, sekali lagi meminta Do’a juga dukungannya kepada seluruh lapisan Masyarakat Gembong agar segala niatnya di kabulkan, Allah SWT.amin.” ucapnya.

Duo Calon Pelatih Timnas Senior Menghadap PSSI 

Laporan : Erwin

JAKARTA,poskota.net- Duo kandidat pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan Luis Milla Aspas, akan menghadap PSSI di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (19/11/2019).

Saat itu Timnas Indonesia dijadwalkan menantang Malaysia pada partai kelima Grup G putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Pertandingan itu bakal digelar di Stadion Nasional, Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

PSSI berencana mengadakan fit and proper testuntuk Tae-Yong dan Milla. Keduanya diminta untuk memaparkan program kepelatihan untuk Timnas Indonesia.

“Kami akan menonton Malaysia kontra Timnas Indonesia pada 19 November 2019. Di sana sekalian kami akan menilai keduanya,” ujar Mochamad Iriawan, Ketua Umum PSSI.

“Saat di Malaysia, Tae-Yong dan Milla juga bisa melihat permainan Timnas Indonesia,” kata pria yang dipanggil Iwan Bule tersebut.

Iwan Bule memastikan keduanya bersedia memenuhi undangan dan datang ke Malaysia. Tae-Yong dan Milla juga mau ‘diseleksi’ lebih dulu oleh PSSI.

“Keduanya sudah oke untuk datang ke Malaysia untuk menghadap ke PSSI,” imbuh Iwan Bule.

Seperti diketahui, kursi pelatih kepala Timnas Indonesia bakal lowong setelah pertandingan kontra Malaysia. PSSI sudah memutuskan memberhentikan Simon McMenemy dari jabatannya setelah partai melawan Malaysia