poskota.net

Mendagri Mengusulkan Evaluasi Sistem Pilkada langsung

Laporan: Matille S

JAKARTA,poskota.net- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengusulkan adanya evaluasi terhadap sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung.

Menurut dia, selama ini banyak kepala daerah terjerat kasus korupsi karena tingginya biaya Pilkada. Pernyataan Tito ini menjawab wacana pelarangan mantan narapidana kasus korupsi mengikuti Pilkada 2020.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengusulkan kepada Komisi II DPR untuk merevisi UU Pilkada dengan tujuan melarang narapidana kasus korupsi mencalonkan diri.

“Justru pertanyaan saya adalah, apakah sistem Pilkada saat ini masih relevan setelah 20 tahun? Banyak manfaatnya, ada partisipasi. Tapi banyak mudaratnya, politik biaya tinggi. Kepala daerah kalau tidak punya Rp30 miliar mau jadi bupati, mana berani dia,” kata Tito di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/11/2019).

Tito berdalih usulan itu bukan berarti setuju dengan wacana pemilihan tidak langsung alias melalui DPRD. Tito mengatakan, sebaiknya melakuan riset akademik untuk mengetahui dampak positif dan negatifnya.

“Survei, lakukan riset akademis tentang dampak negatif dan positif Pilkada langsung,” terangnya.

Tito mengatakan, sebagai mantan Kapolri, dalam pengamatannya, Pilkada langsung justru memiliki banyak dampak negatif, ketimbang positif. Selain sumber konflik, sistem Pilkada langsung membutuhkan biaya yang tinggi dan menyebabkan kepala daerah terjerat kasus korupsi.

“Sebagai mantan Kapolri, kalau ada OTT (operasi tangkap tangan) kepala daerah, no, it’s not surprise for me. Itu bukan suatu kejutan,” tegasnya.

Tanpa mau menuduh, Tito mengatakan, hampir semua kepala daerah berpotensi melakukan tindak pidana korupsi karena ingin menutupi biaya selama Pilkada.

Dia mengatakan, untuk biaya Pilkada, seorang calon rata-rata mengeluarkan biaya Rp30 sampai Rp50 miliar. Pengeluaran itu justru tidak sebanding dengan gaji yang diterima seorang kepala daerah selama 5 tahun mengabdi.

“Mau rugi enggak? Apa benar saya (kepala daerah) mau mengabdi kepada negara terus rugi. Bullshit,” ucapnya.

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Nono Sampono mengatakan sistem Pilkada langsung tetap yang terbaik untuk membangun demokrasi. Sebab, kata Nono, Pilkada langsung melibatkan masyarakat dan bertujuan untuk mendapatkan pemimpin yang terbaik.

“Tetapi untuk sementara ini kita sepakat, mulai dari bupati, wali kota, maupun gubernur sampai presiden bahwa rakyat lah yang memilih secara langsung,” kata Nono dalam diskusi bertajuk Pilkada Serentak dan Tantangan Membangun Daerah di media centre DPR, Senayan, Rabu (6/11/2019).

Terkait persoalan yang masih muncul dalam setiap Pilkada, Nono berpendapat hal tersebut harus diperbaiki terutama dalam bidang pendidikan dan ekonomi. Sejak KPK berdiri hingga kini, tercatat 120 kepala daerah yang telah ditangkap karena kasus korupsi.

“Terakhir, penangkapan Bupati Indramayu Supendi menambah panjang daftar kepala daerah yang diringkus oleh KPK,” tandasnya

Agar Investor Asing Tidak Kabur, Ini Diminta Kemendagri

Laporan: Matille S

Kepala Daerah JAKARTA,Poskota.id- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta para kepala daerah tidak mempersulit investor dengan regulasi berbelit-belit. Menurut Tito, sulitnya perizinan kerap membuat para investor asing kabur.

“Jadi, jangan nanti Pak Luhut (Menko Maritim dan Investasi) dan Pak Bahlil Lahadalia (Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal) undang investor di daerah dipersulit. Saya (kepala daerah) dapat apa? Di bawah nanti dipersulit (dengan regulasi),” ungkap Tito kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/11/2019).

Menurut Tito, larinya investor ke luar negeri juga disebabkan karena panjangnya rantai birokrasi untuk perizinan investasi.

“Akhirnya investasi lari ke Kamboja, Vietnam, Afrika, dan Thailand,” ujar Tito.

Dia mengatakan, Indonesia harus mencontohi Vietnam yang mengambil keuntungan dari perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat (AS) dan China. Menurutnya, banyak investor mengalihkan investasi ke Vietnam karena sulitnya regulasi di Indonesia.

“Ingat, dalam perang dagang ini yang menang Vietnam. Siapa yang kalah? Indonesia. Investor ingin ke sini, tapi regulasi dan sikap mental birokrasi masih berbelit-belit. Nah, itu disederhanakan,” paparnya.

Akhir Oktober lalu, Jokowi kembali mengingatkan menteri-menterinya untuk fokus memangkas birokrasi yang berbelit-belit di daerah. Kepada Mendagri, Jokowi juga meminta agar mengevaluasi peraturan-peraturan di daerah yang kerap tumpang tindih.

“Tolong dilihat di setiap kementerian apa yang menghambat pelayanan terhadap masyarakat, menghambat investasi dunia usaha, segera kumpulkan dalam waktu sebulan ini,” tandas Jokowi.

Timnas Indonesia U-19 Lumat Timor Leste Laga Perdana AFC 2019 

Laporan: Erwin

JAKARTA,poskota.net- Timnas Indonesia U-19 berhasil mekumat Timor Leste 3-0 laga perdana Group K kualifikasi Piala AFC U-19 2020 di stadion Madya, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Timnas Indonesia U-19 hanya butuh waktu dua menit untuk membuka keunggulan. Muhammad Fajar Fathur Rachman menjebol gawang Timor Leste dengan tandukan keras setelah memaksimalkan umpan sepak pojok yang dilepaskan oleh Beckham Putra

Tim Garuda Muda hampir saja menggandakan keunggulan pada menit ke-30. Tendangan bebas mendatar yang dilepaskan Rizki Ridho Ramadhani mengarah tepat ke sudut bawah gawang Timor Leste, tapi kiper Timor Leste, Junildo Manuel Pereira, mampu menghalaunya. Bola yang lepas disambut Sutan Zico. Namun, tembakannya masih mampu dihalau oleh Junildo.

Hingga babak pertama berakhir, keunggulan 1-0 untuk Timnas Indonesia U-19 tak berubah. Permainan yang lebih intens pun diperlihatkan ketika kedua tim memulai babak kedua.

Namun, Timor Leste akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-50 melalui titik putih. Penalti diberikan kepada Timor Leste setelah kiper Timnas Indonesia U-19, Ernando Ari, melanggar Mouzinho De Lima di dalam kotak terlarang. Mouzinho mengambil eksekusi tersebut dan dengan mudah mengelabui Ernando Ari untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Timor Leste harus bermain dengan 10 pemain mulai pada menit ke-58 setelah Nelson Pinto mendapatkan kartu merah langsung kepada pemain karena melakukan tendangan kungfu ke arah wajah Bagus Kahfi ketika tengah menghalau bola panjang yang akan disambut oleh striker Timnas Indonesia U-19 itu.

Unggul jumlah pemain membuat Tim Garuda Muda lebih mudah untuk melakukan tekanan. Hasilnya pada menit ke-62, Timnas Indonesia U-19 berhasil menambah keunggulan lewat gol yang dicetak David Maulana. Tembakan kerasnya dari luar kotak penalti meluncur deras dan sempat berbelok karena membentur pemain Timor Leste yang ingin menghalangi jalannya bola. Namun, bola tetap masuk ke dalam gawang.

Timnas Indonesia U-19 mendapatkan dua peluang sekaligus pada menit ke-74. Tendangan keras dari Beckham Putra Nugraha membentur mistar gawang dan bola rebound disambut tandukan Bagus Kahfi yang sayangnya bola malah membentur tiang gawang.

Akhirnya Tim Garuda Muda berhasil menambah keunggulan menjadi 3-1 lewat gol yang dicetak . Muhammad Fajar Fathur Rachman pada menit ke-77. Berawal dari penetrasi yang dilakukan Supriadi dari sisi kiri ke dalam kotak penalti Timor Leste, pemain muda Persebaya Surabaya itu melepaskan umpan yang disambut sontekan keras Fajar Fathur Rachman yang mengoyak jala gawang Timor Leste.

Dalam menit-menit akhir pertandingan, Timnas Indonesia U-19 terus memberikan tekanan kepada Timor Leste. Supriadi dkk. terus melakukan serangan-serangan yang mengancam pertahanan lawan. Namun, hingga pertandingan usai, tak ada gol tambahan dan Tim Garuda Muda menang 3-1 dalam pertandingan ini.

demi kukuh memimpin klasemen dan lolos ke fase, juventus target menang

Laporan : Erwin S

JAKARTA,poskota.id- Juventus akan bertandang ke RZD Arena, Moskva, untuk menghadapi Lokomotiv Moscow dalam laga matchday keempat Grup D Liga Champions 2019-2020, Kamis (7/11/2019) dini hari WIB.

Meski bertandang ke Rusia, Juventus memiliki tekad untuk meraih kemenangan demi kukuh memimpin klasemen dan lolos ke fase selanjutnya.

Juventus saat ini berada di peringkat pertama Grup D Liga Champions dengan tujuh poin, jumlah yang sama seperti Atletico Madrid yang berada di posisi kedua. Namun, berbekal tak terkalahkan dalam tiga laga pertama, Juventus ingin meneruskan tren positif tersebut di kandang Lokomotiv Moscow.

Kemenangan 2-1 atas tim asal Rusia itu di Turin pada 22 Oktober lalu tentu menjadi modal yang sangat bagus bagi Bianconeri. Apalagi kemenangan akan mengantarkan Juventus untuk lolos ke 16 besar Liga Champions.

Namun, dipastikan hal itu tidak akan mudah. Tim tuan rumah tentu ingin meraih kemenangan, apalagi dalam laga kandang sebelumnya mereka harus menyerah 0-2 dari Atletico Madrid. Satu kemenangan yang sudah diraih Lokomotiv Moscow justru terjadi saat mereka bertandang ke markas Bayer Leverkusen.

Apalagi jika sampai kalah di pertandingan kali ini, Lokomotiv Moscow akan sangat sulit untuk bisa mendapatkan peluang lolos ke fase berikutnya meski jika berhasil memenangi dua pertandingan terakhir Grup D. Jadi, dipastikan tim tuan rumah pun akan mati-matian dalam pertandingan kali ini.

Pembaca Bola.com bisa menyaksikan pertandingan antara Lokomotiv Moscow dan Juventus melalui siaran langsung di SCTV. Selain itu, juga bisa menikmati pertandingan Liga Champions melalui live streaming di Vidio Premier.

Umuh Muchtar Berharap Ini Kepada Ketum PSSI Baru

Umuh Muchtar Berharap Ini Kepada Ketum PSSI Baru

Laporan: Erwin S

JAKARTA,poskota.net- Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, meminta kepada Ketua PSSI Baru Mochammad Iriawan (Iean Bule) tidak segan-segan menindak tegas jika ada anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang berperilaku buruk atau mencoreng nama baik PSSI.

Bahkan bila perlu, kata Umuh, pecat dari keanggotaan Exco PSSI apabila terlibat praktek kotor di persepakbolaan Indonesia.

“Kalau Pak Iwan Bule oke lah, pasti perhatiannya sangat bagus dan sebagai pemimpin sangat tegas,” ungkap Umuh, Rabu (6/11/2019).

“Mudah-mudahan setelah Pak Iwan Bule ini berjalan, kalau ada anggota Exco-nya yang mabok (tidak benar atau berperilaku buruk) disikat saja, langsung buang jangan dibiarkan,” tambah Umuh.

Umuh berharap kepada pimpinan baru PSSI itu agar tetap tegak membawa kebenaran terhadap sepak bola Indonesia supaya lebih maju dan berprestasi lagi

“Tapi, hati-hati para anggota Exco PSSI ini harus diperhatikan dan dilihat. Kalau ada yang bermasalah, cepat buang. Kalau Exco PSSI yang baru, InsyaAllah walau tidak begitu mengerti, nanti juga akan mengerti sendiri dan bisa baca orang lama, mana yang tidak bagus dan mana yang bisa diteruskan,” papar Umuh.

Tak hanya itu, manajer yang juga Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ini menitip masukan kepada Iwan Bule, sapaan Mochamad Iriawan, terutama masalah wasit.

“Sebenarnya bukan wasitnya, tapi yang di belakangnya itu yang harus disikat karena wasit cuma perintah. Mudah-mudahan ke depan, wasit-wasit lebih bagus lagi,” tandas Umuh.

Lawan Timor Leste Skuad Merah Putih Pantang Remehkan Lawan

JAKARTA, poskota.net-Timnas Indonesia U-19 menjamu Timor Leste dalam laga pembuka Grup K Kualifikasi Piala AFC U-19 2019 di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Rabu (6/11/2019) Tim merah Putih pantang remehkan lawan.

Pelatih Timnas Indonesia Fachri Huseini mengatakan meski dalam pertemuan Timnas Indonesia selalu menang, tapi tidak harus puas hati Dan harus bermain maksimal. Mengingat Tim lawan Timor Leste juga memiliki Ambisi besar mengalahkan skuad Garuda.

“Kita tidak boleh sombong, mengingat keliatan lawan semakin baik ditsmbah mereka memiliki Ambisi mencuri poin di laga Terbuka ini,” ungkap Fachri di Jakarta, Rabu (6/21/2019).

Dikatakan sang alenatore Indonesia dalam laga ini, pasukannya memang lebih diunggulkan. Apalagi bermain sebagai tuan rumah, tapi Rendy Juliansyah dkk tetap harus fokus berlaga untuk meraih tiga poin dari Timor leste.

“Intinya laga ini fokus meraih kemenangan, jangan terlena dengan tidak terkalahkan selama pertemuan, pasti lawan juga sudah siap tempur mencuri poin,” terangnya.

Fachri menyebut melawan Timor Leste Leste akan menurunkan formasi 4-4-2 dengan mengandakan duet striker Bagas Kaffi dan Sutan Zico dilini depan. Sementara Empat pemain tengah akan dimotori Oleh sang kapten tim David Maulana.

Empat pemain belakang yang diharuskan Fachri untuk mematahkan pemain depan lawan akan dikenal Alfeandra Dewangga, Bagas Kaffa, Fajar Fathur Rachman, Salman Alfarid.

“Kami akan bermain menyerang, kemenangan dilaga ini akan memuluskan langkah kami kebabak berikutnya, jadi di laga ini menang adalah target kami,” tandasnya. (erw)

Perkiraan Pemain :

Timnas Indonesia (4-4-2): Ernando Ari Sutaryadi (kiper), Alfeandra Dewangga, Bagas Kaffa, Fajar Fathur Rachman, Salman Alfarid (belakang), Rizky Ridho Ramadhani, Beckham Putra, David Maulana, Theo Fillo (tengah), Bagus Kahfi, Sutan Zico (depan)

Pelatih: Fakhri Husaini (Indonesia)

Timor Leste (4-3-3): Filonito Nogueira (kiper), Gumario Moreira, Osorio Gusmao, Oscar dos Santos, Orcelio da Silva (belakang), Dom Lucas Braz, Danilson Conceicao, Paulo Domingos Gali (tengah), Mouzinho Lima, Elias Mequita, Ejivanio da Costa (depan)

Pelatih: Eduardo Pereira (Timor Leste)

Rapat Kerja Perdana Mendagri dengan Komisi II DPR Bahas Rencana Strategis 2020-2024

JAKARTA,poskota.id- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tito Karnavian melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi II DPR RI. Raker ini merupakan yang perdana dilakukan sejak Tito Karnavian menjabat sebagai Mendagri sekaligus Kepala BNPP. Rapat yang digelar di Ruang Rapat Komisi II DPR, Senayan, Jakarta pada Rabu (06/11/2019) itu juga membahas tentang Rencana Strategis Nasional yang akan dilakukan di Kemendagri dan BNPP pada tahun 2020-2024.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito Karnavian menegaskan, sebagaimana arahan Presiden tidak ada visi-misi Menteri. “Yang ada hanya visi-misi Presiden-Wakil Presiden,”tegas Tito.

Untuk itu, sebagai tindak lanjut, Kemendagri sifatnya menjabarkan visi-misi Presiden dan Wakil Presiden tersebut ke dalam Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2020-2024.

“Dalam rangka mengawali materi mengenai Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Dalam Negeri Tahun 2020-2024, dilaporkan perkembangan realisasi anggaran Kementerian Dalam Negeri tahun 2019 per tanggal 4 November 2019, bahwa dari total alokasi anggaran sebesar Rp.3.415.080.346.000,- telah terealisasi sebesar Rp.2.465.369.895.511,- atau 72,19%. Hal itu mengalami peningkatan persentase sebesar 3,90% dibandingkan dengan realisasi anggaran pada periode yang sama tahun 2018 sebesar 68,29%. Oleh karenanya, Kementerian Dalam Negeri optimis dapat merealisasikan anggaran sampai dengan akhir tahun 2019 di atas realisasi anggaran tahun 2018 sebesar 94,59%,” kata Tito.

Sesuai tugas dan fungsi serta peran Kemendagri sebagai poros pemerintahan dan politik dalam negeri, penegakan demokrasi dan menjaga integrasi bangsa, dengan melaksanakan pelayanan publik serta pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, maka kebijakan dan strategi Kemendagri dalam lima tahun ke depan diarahkan untuk mendukung perwujudan 5 (lima) Program Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2019- 2024. Adapun kelima program tersebut adalah sebagai berikut:

Pertama, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)

“Dalam mendukung pembangunan SDM yang berkualitas, kebijakan dan strategi Kemendagri sesuai tugas dan fungsinya diarahkan pada peningkatan kualitas SDM aparatur baik internal Kemendagri, maupun aparatur di lingkup Pemerintahan Daerah dan Pemerintahan Desa. Kemendagri akan mendorong Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota membangun SDM Unggul dan memanfaatkan bonus Demografi menghasilkan SDM yang terampil dengan menata pendidikan keterampilan dan vokasi. Untuk itu, telah disusun rencana aksi yang meliputi berbagai kegiatan,” jelas Tito.

Kedua, pembangunan infrastruktur. Kemendagri dalam lima tahun ke depan diarahkan untuk pemenuhan sarana dan prasarana infrastruktur internal di antaranya penyelesaian pembangunan IPDN Kampus Kalimantan Barat dan Perpustakaan IPDN Jatinangor, serta yang menunjang penerapan informasi dan teknologi dalam mengoptimalkan pelayanan publik.

“Kemendagri juga akan mendorong Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota membangun infrastruktur sesuai kewenangannya agar menunjang infrastruktur yang dibangun pemerintah pusat sehingga menjamin konektivitas sentra produksi dan distribusi kepada area pemasaran dan pengembangan kawasan pariwisata yang juga telah disusun rencana aksinya,” kata Tito.

Ketiga, penyederhaan regulasi. Dalam upaya percepatan pencapaian target-target pembangunan nasional perlu di dukung dengan penyederhanaan regulasi, terutama pada regulasi-regulasi yang memberikan hambatan/kendala kemudahan berusaha dan peningkatan investasi di daerah dan membuka lapangan kerja. Pada periode 2014-2016 Kemendagri telah menghapus regulasi yang tidak mendukung investasi daerah sebanyak 3.032 Perda/Perkada.

“Ke depan Kemendagri kembali menyisir dan merekomendasikan pembatalan Perda/Perkada yang memperlambat dan mempersulit proses perizinan serta memastikan proses bisnis DPMPTSP di daerah dapat mempermudah dan mempercepat perizinan dan menyederhanakan proses rekomendasi teknis yang terintegrasi dengan perizinan sebelum penerbitan omnibus law,” terangnya.

Keempat, reformasi birokrasi. Sejalan dengan Visi Reformasi Birokrasi menjadi “Pemerintah Kelas Dunia Tahun 2025”, program prioritas Reformasi Birokrasi diarahkan untuk mewujudkan birokrasi pemerintahan yang ramping, efektif dan efisien, serta mengoptimalkan pelayanan.

“Penyederhanaan eselonering lebih difokuskan pada unit yang mengelola perizinan investasi untuk memastikan kecepatan pelayanan publik di pusat dan di daerah yang akan didukung rencana aksi yang telah kami susun,” tukasnya.

Kelima, transformasi ekonomi. Dalam upaya mentransformasi dari ketergantungan pada sumber daya alam menjadi peningkatan daya saing manufaktur dan jasa serta untuk mendukung capaian indikator makro nasional, Kemendagri mendorong pemerintah Provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota melakukan sinkronisasi dan sinergitas dengan kebijakan pusat.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan rapat yang juga Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menyatakan dukungannya terhadap Kemendagri sebagai poros pemerintahan dalam negeri dalam melaksanakan urusannya, tak terkecuali terkait penyelenggaraan Pilkada dan Pemilu.

“Kami di Komisi II sudah melaksanakan rapat internal, kami sepakat untuk memberikan dukungan agar bagaimana perjalanan pemerintahan dalam negeri dapat berjalan dengan baik. Penyelenggaraan negara yang baik dimulai dengan pemilihan yang baik. Untuk itu, kami terus memberikan masukan untuk penyempurnaan dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada, bagaimana penguatan secara kelembagaan termasuk partai politik,” kata Doli.

Mendagri juga berharap jalinan kerjasama dengan Komisi II DPR RI dapat berjalan dengan lancar dan dapat menghasilkan kerjasama yang produktif demi bangsa.

“Kami berharap, kami mewakili eksekutif bersama Komisi II DPR RI bisa menghasilkan sesuatu yang produktif demi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Rapat Kerja tersebut juga dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota Komisi II DPR RI dan Pejabat Esselon I lingkup Kemendagri dan BNPP. Kesempatan tersebut juga digunakan Mendagri untuk memperkenalkan jajarannya mulai dari Sekjen, Dirjen, hingga Staf Ahli.

Puspen Kemendagri

Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

Daihatsu Terios pertama kali terjun ke pasar Tanah Air 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sadar kalau persaingan mulai ketat, maka PT ADM meluncurkan model terbarunya pada November 2017 lalu dengan ubahan yang signifikan.

Menariknya meskipun eksterior, interior berubah total dan berbagai fitur canggih sudah tertanam pada All New Terios harga jualnya masih sama dengan versi sebelumnya. Seperti diketahui, Terios baru ini sudah dibekali fitur smart keyless, vehicle stability control, around view monitor, dan Hill Start Assist.

Sementara untuk dapur pacunya, Terios baru ini juga memiliki mesin baru yang sama dengan mesin Toyota Avanza yakni, 2NR-VE berkapasitas 1.500 cc yang dapat menyemburkan tenaga 104 daya kuda dan torsi 135 newton meter, dengan pilihan transmisi matik konvensional 4-percepatan dan manual 5-percepatan.

Belum Pakai CVT, Apa yang Ditakuti Daihatsu Indonesia?

Hingga saat ini, PT Astra Daihatsu Motor belum mengadopsi teknologi continous variable transmission atau CVT pada mobil-mobil yang mereka jual di Indonesia. Padahal, beberapa pabrikan lain sudah mengadopsi teknologi tersebut. Lantas, apa alasan Daihatsu?

Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra mengatakan, CVT akan membuat harga jual mobil Daihatsu menjadi kurang terjangkau. Tapi, tidak menutup kemungkinan ke depannya Daihatsu juga akan menggunakannya.

“Kami juga ada nanti (mobil Daihatsu di Indonesia). Kalau di Jepang, semua pakai CVT. Tapi, kalau diterapkan untuk pasar Indonesia, harganya bagaimana, cukup (kompetitif) tidak. Kemudian, dari sisi kompetisi bagaimana,” ujarnya di Padang, Sumatera Barat, Jumat 12 Januari 2018.

Ia juga tidak mau berkomentar, apakah mobil Daihatsu pertama yang dijual di Tanah Air dan sudah menganut CVT adalah Sirion. Sebab, Sirion versi Malaysia sudah mengadopsinya.