Simalungun PosKota Net
Di tengah masyarakat Jorlang Hataran, sebuah neon box yang baru dibangun di depan rumah Pangulu Jorlang Hatara menjadi sorotan. Kehadiran neon box tersebut, yang seharusnya dipasang di kantor Pangulu, mengundang keresahan di kalangan warga. Mereka merasa bahwa lokasi pemasangan yang salah ini tidak hanya mengganggu estetika lingkungan tetapi juga menyalahi aturan yang berlaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga pun mengajukan permintaan kepada Pangulu Franciskus untuk segera membongkar dan memindahkan neon box tersebut ke lokasi yang semestinya, yakni di kantor Pangulu. Mereka khawatir jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut, akan menimbulkan ketidakpuasan di antara masyarakat dan dapat menciptakan polemik lebih lanjut.
Ketika media PosKota Net mencoba menghubungi Pangulu Jorlang Hataran Kamis 20 Maret 2025,sekira pukul 17:00 wib melalui aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan klarifikasi terkait situasi ini, Pangulu tampak tidak memberi tanggapan. Keheningan ini semakin menambah kekecewaan warga, yang berharap adanya transparansi dalam pengambilan keputusan.
Dalam upaya mencari solusi, warga Jorlang Hatara meminta agar Inspektorat Kabupaten Simalungun segera turun ke lokasi untuk meninjau kondisi dan menyelesaikan masalah ini dengan seadil-adilnya. Harapan mereka adalah agar pihak berwenang mendengar suara masyarakat dan bertindak sesuai dengan kepentingan bersama.
Kejadian ini menunjukkan pentingnya komunikasi antara pemimpin dan masyarakat serta perlunya pemenuhan prosedur yang sudah ditetapkan. Warga Jorlang Hatara hanya ingin melihat keadilan dan perhatian terhadap tempat tinggal mereka.
Jhon E purba( jep)