JAKARTA,poskota.net —- Talenta-talenta muda berbakat terus bermunculan mewarnai industri perfilman Tanah Air. Salah satunya Elena Juniasari dara cantik asal Bandung, Jawa Barat, yang mencuri perhatian berkat kepiawanannya dalam membawakan emosi lewat aktingnya.
Nama Elena Juniasari kian meroket setelah dipercaya oleh rumah produksi Dragon Motion Picture untuk memerankan karakter Luna di film drama romantis berjudul “Sebelum Kita Saling Melupakan”. Elena mengaku bersyukur dan tidak menyangka bahwa begitu besar apresiasi penonton atas aktingnya.
“Jujur aku kaget banget dan enggak menyangka kalau respons penonton bakal sepositif ini, apalagi ini kan film drama romantis pertamaku sebagai pemeran utama,” ujar Elena Juniari kepada wartawan.
Dalam film itu, Elena dituntut menghadirkan sisi emosional yang jujur serta chemistry yang kuat agar karakter Luna terasa hidup dan dekat dengan hati para penonton. Lebih jauh ia pun menceritakan tantangan yang dihadapi untuk melakoni peran Luna.
“Karakter Luna itu sangat fragile tapi di satu sisi dia harus terlihat tegar, jadi aku berusaha menggali emosi itu dari pengalaman pribadi dan observasi lingkungan sekitar supaya aktingnya enggak kelihatan dibuat-buat,” jelasnya.
Jauh sebelum dikenal sebagai sosok Luna yang melankolis, Elena telah menancapkan taringnya di industri hiburan lewat genre yang sangat bertolak belakang, yakni horor-komedi. Ia pernah terlibat dalam proyek film berjudul “Cermin Babi Ngepet”, di mana ia memerankan tokoh Nyai.
Diakui Elena, tantangan yang dirasakan berbeda dari film terbarunya. Ia harus menahan tawa karena genre yang dihadirkan menggabungkan rasa takut dan tawa.
“Waktu jadi Nyai di Cermin Babi Ngepet itu tantangannya beda banget, karena selain harus seram, aku juga harus bisa nahan ketawa pas adegan lucu, dan itu pengalaman yang seru banget buat aku,” kenangnya sambil tersenyum.
Dalam film genre horor-komedi tersebut, Elena beradu akting dengan sederet nama yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat, seperti Ajeng Vrisya, Ipal Nganga, dan Dewi YP. Kesempatan tersebut menjadi pembalaman tak terlupakan bagi Elena.
“Main bareng Kak Ajeng, Om Ipal, sama Tante Dewi itu rasanya kayak sekolah akting langsung di lapangan, mereka banyak kasih masukan soal timing komedi dan ekspresi,” tutur Elena.
Sebelum terjun ke dunia seni peran, perjalanan karier Elena di dunia hiburan melalui proses panjang, dari panggung ke panggung. Sarah, manajer yang mendampingi karier Elena, mengenang awal sang artis terjun ke dunia entertainment.
“Elena memulai kariernya dari berbagai lomba tari ketika SMP dan mulai memasuki dunia peran ketika SMA,” ungkap Sarah.
Sumber







































































