Kasus jual beli akun game online PUGB Berujung Pelaporan di Polres Metro Jaktim

Keterangan Poto : Kuasa Hukum dan pelapor berpose bersama 

Laporan : Erwin Silitonga,S.Sos

Laporan : Erwin Silitonga,S.Sos

JAKARTA,poskota.net — Kasus jual beli akun game online jadi masuk pelaporan pidana di Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) terhadap terlapor berinisial J , kasus jual beli akun kepada ex member Clan G**R Indonesia (Salah Satu Komunitas Sultan PUBG) dan Investasi Bodong yang diduga dilakukan oleh terlapor .

Kuasa hukum pelapor Dea Ratu Benninda,S.H mengatakan kronologis penipuan bermula pada tanggal 27 Januari 2022 Klien kami yang kerap disapa “Kar” yang sekarang Join pada clan G….N L….Y (Salah Satu Komunitas Sultan PUBG) Join Clan G..R Indonesia dan berkenalan dengan seorang member yang sekarang menjadi terlapor . Ketika pelapor mem promosikan akun PUBG jualan miliknya, terlapor tertarik untuk membeli 2 akun sekaligus.

Dari pertemanan biasa , hingga masuk ke ranah pribadi , meminjam uang dan jual beli akun hingga terlibat investasi proyek yang diduga tidak ada asal usulnya .
Namun masalah terjadi saat terlapor membeli 2 buah akun pubg milik pelapor sebagai salah satu founder dari Mang AWM Club (Store Akun PUBG) bersama dengan teman lain nya yg bernama Will. Akun tersebut yang nominal per akunnya Rp 33.500.000 tetapi untuk pembayaraan tertunda hingga saat ini.

Namun kebaikan pelapor dimanfaatkan oleh terlapor dimana pada tanggal 14 Oktober 2022 terlapor meminjam uang sebesar Rp 29.350.000 untuk keperluan pribadi. Alasannya terlapor akan mengembalikannya. Bahkan tanggal 11 november 2022 terlapor kembali membeli 2 akun PUBG seharga Rp 33.500.000, alasannya 1 akun untuk terlapor dan 1 akun lagi buat temannya .

Kuasa Hukum Pelapor menunjukkan bukti laporan terlapor

Lalu pada awal januari 2023 terlapor menawarkan suatu investasi proyek fiktif dimana hal tersebut membuat kerugian idola mekar semakin banyak .

“Terlapor menjanjikan akan melunasi pembelian akun pelapor awal 2023 sekalian modal investasi beserta keuntungannya ,” ungkap Dea Ratu Benninda,S.H Kuasa Hukum pelapor kepada media.

Namun bukan membayar Joan malah menyuruh pelapor untuk menjadi Investor pada tanggal 25 Januari 2023 dengan menjanjikan profit sebesar Rp 50.000.000 dengan lama pekerjaan tiga bulan.

“Selain itu terlapor juga menjanjikan klien kami untuk usaha parfum. Juga menawarkan invest kembali dengan dalih agar uang klien kami cepat kembali. Tapi klien kami menolak,” terangnya.

Total kerugian hingga profit pada bulan April keseluruhannya mencapai Ratusan Juta Rupiah tidak terbayar. Bahkan tidak ada lagi kabar hingga dilaporkan ke polisi bahkan kami sudah melayangkan surat somasi/teguran terhadap terlapor,” tambahnya.

Sebagai kuasa hukum Dea Ratu Benninda,S.H berharap kasus ini segera diproses agar tidak terjadi lagi hal hal seperti ini didunia maya terlebih di sebuah komunitas Esport Pubg Mobile / game online lainnya, harus lebih hati hati jika berkenalan dengan seseorang yang memang belum pernah bertemu secara langsung , karna memang sedang marak penipuan online dan investasi bodong seperti ini. Imbuhnya

” dan kami sudah membuat laporan polisi atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan pada hari kamis 22 Februari ini , dan kami juga akan menuntut kerugian yang dialami klien kami dengan upaya hukum perdata yang berlaku di indonesia , dan kami berharap agar terlapor bisa segera diproses , dan klien kami bisa mendapatkan hak nya kembali ,” tandas Dea Ratu Benninda,S.H kuasa hukum pelapor.

Wanita Tidak Dikenal Pesan Fried Chicken, Pura-pura Ketinggalan Uang Bawa Kabur Motor 

Laporan:H.Simanjuntak

Poskota.Net

KABUPATEN TANGERANG| – Seorang wanita diperkirakan berusia 30-an tahun, memakai kerudung diduga melakukan tindakan penipuan dengan berpura-pura membeli fried chicken di Vila Tangerang Elok, tetapi uangnya ketinggalan.

Asep penjaga kios ayam menceritakan Kamis (23/12/21) pada hari Rabu (22/12/21) sekitar pukul 17.00 WIB, datang ke kiosnya, seorang wanita memakai kerudung memesan fried chicken yang harganya Rp 11 ribu sebanyak 30 box.

“Mas saya pesan 30 box ya untuk acara anak yatim, bisa gak harganya dikurangi seribu rupiah mas, jadi 10 ribu,” ujar Asep menirukan apa yang dikatakan oleh si ibu tersebut.

Lebih lanjut Asep mengatakan si ibu tersebut mengatakan uangnya ketinggalan, dan meminta diantar ke ATM yang ada di Indomart Tangerang Elok.

“Saya nyuruh adik saya Hendri untuk antar si ibu tersebut ke ATM,” ucapnya.

Masih kata Asep, setelah itu adiknya mengantar si ibu ke ATM yang dimaksud, tetapi sesampai di lokasi si ibu mengatakan ATM lagi bermasalah, sehingga tidak bisa menarik uang.

“Kemudian si ibu meminta ke adik saya minta antar ke Taman Buah,” ujar Asep.

Menurut Asep sesampai ke Taman Buah, si ibu terdengar menelepon sepertinya ke anaknya. kemudian si ibu meminta adik saya (Hendri Red.) menunggu di depan warung Taman Buah, dan meminjam sepeda motornya untuk mengambil uang kerumahnya.
Kata Asep adiknya menurut saja apa yang diminta oleh si ibu tersebut, ia menunggu di depan warung tersebut. Tetapi sudah sampai beberapa lama, belum kunjung kembali.

“Kemudian adik saya datang ke kios berjalan kaki, saya kaget kok jalan kaki, saya tanyakan mana sepeda motornya? dijawab adik saya dipinjam si ibu untuk ambil uang dirumahnya kata adik saya,” ujar Asep menceritakan kepada media.

Sadar ia sudah tertipu, kemudian Asep melaporkan kejadian tersebut ke Pospol Kotabumi, kemudian diarahkan ke Pospol Regenci, karena Pospol Regency tidak menerima laporan kehilangan sepeda motor diarahkan ke Polsek Pasarkemis.

Kemudian Asep melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pasar Kemis, karena BPKB nya ada di kampung, dan hanya ada STNK maka laporan tersebut ditunda, sampai ada BPKB aslinya.

“Saya disuruh bawa BPKB aslinya, baru bisa diterima laporan kehilangan sepeda motornya,” tutur Asep.