Kota Tangerang — Di tengah derasnya arus globalisasi dan ancaman degradasi moral generasi muda, Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ideologi bangsa. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang digelar di GOR Cibodas, Kamis (16/04/2026).
Sebanyak 100 pelajar dari 10 sekolah tingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di Kecamatan Cibodas, Jatiuwung, dan Periuk tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai representasi keberagaman sekaligus harapan masa depan bangsa.
Katim Ideologi Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Kota Tangerang, Herwandi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup di tengah generasi muda.
“Ini program rutin kami agar nilai-nilai kebangsaan, khususnya Pancasila, terus tertanam di kalangan pelajar. Mereka adalah generasi penerus yang harus memiliki pemahaman kuat tentang jati diri bangsa,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali tiga materi strategis, mulai dari *Konsensus Dasar Kebangsaan dalam Era Globalisasi* oleh DPRD Kota Tangerang, *Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda* oleh Kepala BNN Kota Tangerang, hingga *Implementasi Nilai-nilai Kebangsaan di Kalangan Generasi Muda* oleh Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila.
Lalu, ia menekankan, penguatan wawasan kebangsaan tidak hanya sebatas teori, tetapi harus mampu menjadi benteng nyata menghadapi berbagai ancaman yang kini semakin kompleks.
“Kita ingin pelajar tidak hanya paham, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila, memiliki semangat nasionalisme, serta tidak mudah terpengaruh oleh bahaya narkoba yang semakin masif,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran pelajar sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman.
“Indonesia ini plural. Ada banyak suku, agama, ras, dan bahasa. Pelajar harus menjadi contoh dalam menjaga kerukunan, saling menghormati, dan menolak segala bentuk intoleransi maupun radikalisme,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda di era digital.
“Arus informasi saat ini begitu cepat dan tidak terbendung. Ini bisa menjadi peluang, tapi juga ancaman serius jika tidak dibarengi dengan pondasi kebangsaan yang kuat,” ujarnya.
Menurutnya, tanpa bekal wawasan kebangsaan, generasi muda rentan terpapar nilai-nilai yang bertentangan dengan identitas bangsa.
“Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting. Generasi muda tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan berintegritas,” tegasnya.
Ia menambahkan, wawasan kebangsaan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menghargai perbedaan hingga menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas manusianya. Kita ingin melahirkan generasi yang berakhlak, berjiwa nasionalis, dan mampu menjaga persatuan,” katanya.
Menutup pernyataannya, ia berpesan kepada para pelajar untuk terus menjadi pemersatu bangsa dan penjaga keutuhan NKRI di masa depan.
“Adik-adik semua adalah harapan bangsa. Kalian yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki semangat nasionalisme dan cinta tanah air yang kuat,” pungkasnya.
Melalui Wasbang ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap lahir generasi muda yang tidak hanya tangguh menghadapi tantangan global, tetapi juga kokoh menjaga nilai-nilai kebangsaan sebagai identitas bangsa Indonesia.(Adv)







































































