Masalah ada yang menzholomi pengurus Kopastam dan pedagang, RT 12 Purwanto menuturkan dirinya sangat mendukung agar pengurus dan pedagang sama-sama mempertahankan agar tidak ada revalitasi.
Laporan: Erwin Silitonga, S,Sos
TANGERANG,poskota.net + Koperasi pedagang Pasa Kita Bumi (Kopastam) berbagai tali kasih dengan anak yatim piatu dan janda serta Kaum Dhuafa, yang di gelar di pasar Kutabumi, Pasir Kemis Kabupaten Tangerang, Jumat (21/7/2023).
Acara santunan ini di buka oleh Ustad Sodikin mengatakan memberi simpati kepada pengurus Kopastam dan para pedagang, yang menggelar acara santunan ini. Sebab dapat membantu anak-anak dan Janda – janda yang kekurangan di sekitar pasar Kuta Bumi.
“Saya bangga dengan pengorbanan para pengurus Kopastam dan pedagang meski di zholimi masih sempat membagikan sedikit rejeki kepada anak yatim piatu dan janda,” katanya.

Untuk itu, saya mengajak para pengurus dan pedagang agar terus mempertahankan pasar Kuta Bumi agar tidak di revalitasi. Sebab, Ustad Sodikin melihat pasar Kuta Bumi ini sudah rapi dan tidak perlu di Revalitasi.
“Mari kita pertahankan Pasar Kuta Bumi kita ini, agar tetap seperti ini, tanpa ada revalitasi. Mari kita bersatu dan tidak ada lagi pengurus dan pedagang yang menyimpang, mari kita bersama-sama memperjuangkannya,” tegasnya.

Ketua RW 12 Purwanto menyatakan sangat mendukung acara santunan anak yatim, janda-janda dan Kaum Dhuafa yang digelar pengurus Kopaska dan Pedagang. Ditambahkannya kiranya acara santunan ini jangan di gelar cuma tahun ini, dan akan berlangsung setiap tahunnya, agar orang-orang yang kekurangan di sekitar Pasar Kemis ini bisa terbantu bebannya.
Masalah ada yang menzholomi pengurus Kopastam dan pedagang, RT 12 Purwanto menuturkan dirinya sangat mendukung agar pengurus dan pedagang sama-sama mempertahankan agar tidak ada revalitasi. Bahkan dirinya juga turut mendukung agar pasar Kuta Bumi ini tetap beraktivitas seperti ini, tanpa harus ada di revalitasi.

“Saya mendukung para pengurus dan pedagang harus bersama-sama menolak revalitasi, mari kita jaga Pasar kita ini agar tetap berjalan dengan baik, meski mendapat Zholimi dari pihak lain, takbir,” teriaknya.
Wakil Ketua Kopastam Siti Ima mengatakan santunan yang diberikan sebanyak 100 orang, yang terdiri dari lingkungan Pasar Kuta Bumi dan masyarakat yang ada di sekitar Pasar. Menurut Ima Siti mengadakan berbagi rejeki pada -anak yatim dan janda janda tujuanya adalah untuk meringankan sedikit beban hidup yang di jalani mereka, dalam masa sulit ini.
“Ini juga bentuk penolakan para pedagang menolak revalitasi Pasar Kuta Bumi, pedagang solid untuk memperjuangkan pasar Kuta Bumi agar tetap berdiri tanpa ada revalitasi,” ungkapnya kepada media, saat acara santunan selesai, Jumat (21/7/2023).
“Kita bersama-sama berjuang melawan kezholiman. Mari kita semangat dan terus berjuang sampai titik darah kehabisan memperjuangkan pasar kita ini, kita lawan kezholiman bagi kita, kita akan demo istana agar suara kita di dengar, jadi kita tunjukkan kekompakan kita, takbir,” tambahnya.

Sementara itu sekretaris Kopastam Rina menyatakan sangat berterima kasih dengan solidnya para pedagang yang sama-sama melancarkan santunan ini, begitu juga kompak dalam memperjuangkan Pasar Kuta Bumi agar tidak ada revalitasi pasar. Untuk itu, kami pengurus pasar Kuta Bumi, bersama-bersama menjaga dan merawat Pasar Kuta Bumi yang sudah baik menjadi baik lagi.
“Acara santunan ini selain memberikan santunan kepada orang yang membutuhkan, kami juga menunjukkan bahwa para pedagang kompak menolak revalitasi Pasar Kuta Bumi ini,” paparnya.






































































