Simalungun POSKOTA Net
11 Maret 2026 Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan air minum di Kabupaten Simalungun, Direksi Utama PDAM Tirta Lihou, Anthoni Damanik SE, mengumumkan serangkaian langkah strategis yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan dengan lebih baik. Mengingat pentingnya akses air bersih bagi kesehatan masyarakat, inisiatif ini menjadi sorotan utama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
Menurut Anthoni Damanik, pelayanan air minum yang memadai adalah hak setiap warga negara. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa semua pelanggan kami dapat menikmati akses terhadap air bersih yang aman dan berkualitas,” ujarnya dalam konferensi pers yang diadakan di kantor PDAM Tirta Lihou. Ia menegaskan bahwa program ini bukan hanya akan meningkatkan ketersediaan air, tetapi juga memperbaiki sistem distribusi yang ada.
Dengan adanya rencana pengembangan infrastruktur, PDAM Tirta Lihou akan memprioritaskan perbaikan jaringan pipa yang sudah ada dan membangun sistem distribusi baru di kawasan yang masih minim layanan. Hal ini dilakukan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, terutama di daerah pinggiran yang sering terabaikan. “Kita juga akan melibatkan masyarakat dalam proses pemantauan dan evaluasi pelayanan,” tambahnya.
Tidak hanya itu, PDAM Tirta Lihou juga akan memperkenalkan teknologi terbaru dalam pengolahan dan distribusi air. Inovasi seperti penggunaan alat pemantau kualitas air secara real-time dan sistem pengolahan yang lebih efisien akan diimplementasikan untuk memastikan standar kualitas air tetap terjaga. “Dengan teknologi ini, kami dapat mendeteksi dan mengatasi masalah lebih cepat,” jelas Damanik.
Salah satu program unggulan yang akan diluncurkan adalah edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan dampaknya terhadap kualitas air. PDAM Tirta Lihou bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyelenggarakan seminar dan workshop yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik terkait isu-isu sanitasi dan lingkungan.
Sebagai bagian dari komitmennya, Anthoni Damanik juga berjanji akan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan PDAM. “Kami akan menyediakan laporan berkala mengenai kinerja dan pelayanan kepada publik agar masyarakat dapat melihat perkembangan yang kami lakukan,” ungkapnya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PDAM Tirta Lihou.
Dalam waktu dekat, PDAM Tirta Lihou juga akan meluncurkan aplikasi mobile yang memudahkan pelanggan untuk melaporkan keluhan, mendapatkan informasi seputar tagihan, serta mengetahui status layanan dengan lebih mudah. “Digitalisasi adalah kunci untuk meningkatkan interaksi kami dengan pelanggan,” tambah Damanik.
Dengan semua langkah ini, PDAM Tirta Lihou berharap dapat menjawab tantangan dalam penyediaan air minum dan meningkatkan kepuasan pelanggan di Kabupaten Simalungun. “Kami ingin setiap tetes air yang kami suplai merupakan air yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi semua,” tutup Anthoni Damanik dengan penuh harapan akan masa depan pelayanan air minum yang lebih baik.
(Jep)







































































