Laporan : Rina
JAKARTA,poskota.net —- Seperti kata pepatah kalau lah jodoh tak akan lari kemana, cinta Rano Karo yang sempat ditolak oleh Dewi Indriati di kala SMA, terjalin kembali setelah sekian lama berpisah.
Dengan adanya reuni SMA kini justru mempertemukan mereka kembali hingga keduanya memutuskan untuk kepelaminan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti judul film yang dimainkanya ‘Gita Cinta Dari SMA’, kisah cinta antara Rano Karno dan sang istri Dewi Indriati juga bersemi ketika masih sama-sama duduk dibangku SMA, di SMA Negri 6 Jakarta Selatan.
Hanya saja berbeda kisah, jika di dalam film yang dimainkanya bersama Yesy Gusman itu cinta Galih tak sampai karena tidak mendapat restu orang tua, sementara dalam kenyataanya cinta Rano Karno dan Dewi Indriati terhalang lantaran Rano ditolak cintanya oleh gadis pujaanya.
“Saya dulu sama mba Dewi ini temen SMA, dari dulu saya sudah demen sama dia,cuman dia gak demen ama kita, dipikir kita playboy kampung, ujar Rano karno yang dilansir Hops.ID pada Minggu 5 Januari 2023 melalu Youtube Bintang Mas Entertaiment.
Setelah tamat dari SMA Rano Krano dan Dewi lama tidak bertemu, mereka disibukan dengan kegiatan masing-masing, Rano Karno sempat menikah dengan Nani Swanto seorang atlit nasional tehnis meja tahun 1978, namun pernikahan itu hanya berlangsung selama 2 tahun.
Kemudian selang beberapa tahun di ajang reuni mempertemukan mereka kembali, aktor kelahiran Jakarta 8 oktober 1960 ini bertemu dengan sang Gita Cinta SMA, Dewi Indriyani yang kala itu belum menikah.
Mengetahui isi Rano Karno seorang sahabat pun menjodohkannya dengan Dewi, dengan cara yang terbilang unik.
“Dia sakit waktu itu, saya dibohongi sama temenya, wah si Dewi umurnya pendek lagi skait keras saya dibohongin dia sakit, padahal dia hanya usus buntu, kita jenguk ke Rumah Sakit,ya namnya dikasih tau kan buru-buru gak rapi, sebenarnya saya juga gak pernah rapi,” ungkap Rano Karno
Rano Karno memulai karier di dunia perfilman sejak usia 9 tahun atas ajakan ayahnya, film pertama yang ia bintangi yang berjudul lewat tengah malam, namun namanya mulai dikenal lewat aktingnya sebagai si Doel Anak Betawi di tahun 1972.
Putra ke 3 dari pasangan Soekarno M Nur dan lily Istiarti Purnama Rawumali, membintangi banyak judul film, seperti Rio Anaku tahun 1973, wajah tiga perempuan di tahun 1976, Gita Cinta Dari SMA tahun 1979, dan masih banyak lagi.***