poskota.net

PP- PWI ( Persatuan Wartawan Indonesia) ,13 Point Panduan Tugas Mulia Wartawan di Lapangan di tengah Wabah Corona

Laporan : Yudi Ahyadi.

JAKARTA,poskota.net- Di tengah merebak nya Corona Virus (Covid-19) hal ini menjadi perhatian serius dari berbagai organisasi profesi maupun perkumpulan dan kelompok masyarakat yang berimbas dari berkembangnya Covid-19 di tanah air.

Salah salah satu organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengeluarkan surat perihal Panduan Peliputan Wabah Covid-19 dengan nomor surat 826/PWI-P/LXII/2020, tertanggal surat 7 april 2020.

Dalam isi surat tersebut di uraikan poin-poin demi untuk menjaga keselamatan wartawan, sekaligus keselamatan publik dari bahaya Covid-19 berikut penjelasannya.

1. Wartawan dalam meliput berita Covid-19 mengutamakan perlindungan kesehatan dan keselamatan
diri daripada perolehan bahan pemberitaan. Oleh karena itu wartawan selalu berupaya menghindar
dari kemungkinan terjangkit Covid-19 dibanding meliput apapun dengan kemungkinan risiko
terkena Covid-19.

2. Wartawan sebelum meliput Covid-19 perlu membekali diri dengan pengetahuan soal Covid-19.
Peliputan tanpa pengetahuan yang memadai bukan saja membahayakan wartawan yang
bersangkutan, tetapi juga membahayakan masyarakat luas.

3. Wartawan yang sedang terjangkit atau menjadi pasien Covid-19 atau sedang dalam status diduga
atau dalam pengawasan terkait penyakit Covid-19 tidak melakukan liputan, bahkan tidak masuk
kantor perusahaan persnya.

4. Wartawan ketika meliput di lapangan wajib menggunakan peralatan pelindung kesehatan dan
keamanan diri yang memenuhi persyaratan.

5. Wartawan tidak mewancarai tatap muka langsung dengan penderita Covid-19, tetapi dapat melalui wawancara jarak jauh dengan alat komunikasi seperti telepon genggam atau video conference.

Selain lebih dahulu harus mendapat izin dari pasien yang bersangkutan sendiri, wawancara tersebut
perlu pula memperoleh izin khusus dari dokter atau rumah sakit yang merawat atau menangani

6. Wartawan dapat mengutip dan atau menyiarkan video postingan pasien di media sosial yang tidak mengandung unsur mengerikan, fitnah,

Dan pelanggaran kesusilaan dengan menyebut sumbernya sekaligus memastikan sumber asal video tersebut. Wartawan tidak menyiarkan berita kasus Covid- 19, yang belum terverifikasi keakuratannya serta dengan menyebut jelas waktu kejadian dan
sumbernya.

7. Wartawan tidak mewancarai dan menyebut identitas anak penderita Covid-19.

8. Wartawan jika tidak ada kepentingan publik yang mendesak dan luar biasa, selama wabah Covid- 19, masih berlangsung, tidak melakukan liputan langsung ke rumah sakit.

Wartawan tidak ikut masuk ke kamar jenazah yang menyimpan atau mengurus jenazah korban Covid-19. Khusus untuk meliput area kamar jenazah, dalam keadaan mendesak, wartawan harus berada setidak-tidaknya 10 m dari arena kamar jenazah dan jenazahnya.

9. Wartawan dalam meliputi kasus Covid-19 harus mengambil jarak minimal 2 m dari objek liputan, termasuk jika terpaksa melakukan door stop kepada narasumber.

10. Wartawan selama masih tersebarnya wabah Covid-19 tidak menghadiri temu pers (konprensi pers)
tatap muka langsung, kecuali yang sangat penting dan mengandung kepentingan publik yang besar dan mendesak.

11. Wartawan dalam pemakaian drone untuk peliputan Covid-19 tidak mengganggu suasana tempat
perawatan pasien dan ketertiban umum serta mengikuti Kode Perilaku Wartawan.

12. Wartawan mengikuti petunjuk dan saran yang dikeluarkan oleh negara atau pemerintah dan asosiasi dokter yang diakui. Misalnya wartawan mengikuti anjuran untuk selalu cuci tangan sesering mungkin dengan sabun biasa atau antimikroba dan bilas dengan air mengalir.

Pastikan untuk mengeringkan tangan dengan handuk bersih. Cuci tangan segera setelah kontak dengan sekret pernapasan (misalnya setelah bersin). Lakukan praktik kebersihan/ batuk pernapasan yang baik. 13.

Wartawan berhak meminta perusahaan pers menyediakan dan menanggung peralatan keperluan perlindungan kesehatan dan keamanan diri wartawannya, serta membiayai perawatan wartawan yang terkena dampak penyakit Covid-19. Wartawan yang akan meliput wabah Covid-19 harus memiliki pengetahuan yang memadai mengenai Covid-19.

Selain itu wartawan yang sedang dalam status diduga atau dalam pengawasan penyakit Covid-19 dilarang melakukan liputan. Perihal surat yang terangkum dalam Panduan Peliputan Wabah Covid-19 yang di bubuhi tanda tangan Ketua Umum PP-PWI, melalui surat tersebut Ketua Umum Pemgurus Pusat (PP-PWI), Atal Depari mengungkapkan,

“Setelah melihat perkembangan di lapangan dan terutama setelah pemerintah mengeluarkan ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, baik untuk perlindungan terhadap wartawan maupun keselamatan publik, pengurus PWI merasa perlu mengeluarkan Panduan Peliputan Wabah Covid -19,” kata Ketua Umum PWI Pusat, Atal Depari.

Menurut Atal, panduan ini dibuat khusus untuk para wartawan, sehingga ruang lingkupnya pun lebih ditujukan kepada kepentingan wartawan. Selain itu, tambah Atal, panduan ini dibuat dengan struktur dan bahasa yang ringkas sehingga mudah dipahami oleh para wartawan.

” Tetapi tetap mencakup semua yang terkait peliputan wabah Covid-19,” tegas Atal.

Dalam paduan yang terdiri dari 13 point itu, antara lain diatur, wartawan tidak datang meliput langsung kasus Covid-19 ke rumah sakit, kecuali ada kepentingan publik yang luar biasa besarnya. Selain itu wartawan tidak boleh masuk ke kamar jenazah yang menjadi tempat korban penyakit Covid-19.

Dalam kasus yang sangat mendesak dan memiliki kandungan kepentingan publik yang besar, wartawan minimal berada 10 meter dari area kamar jenazah.
Untuk menghindari penyebaran Covid-19, wartawan diminta mengikuti ketentuan-ketentuan dan pedoman yang dikeluarkan pemerintah, seperti selalu mencuci tangan dengan sabun, memakai masker menjaga jarak dan sebagainya.

” Wartawan juga kami minta mematuhi semua peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah,” tegas Ketua Umum PWI Pusat.

Menurut Atal, panduan ini sebenarnyasudah dipersiapkan sejak merebaknya wabah Covid-19, tetapi untuk menampung berbagai persoalan muktahir yang munculnya dalam peliputan di lapangan, sengaja panduan ini disahkan, Rabu (8/4/2020) kalu.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Berikan Bantuan Sembako kepada Warga Binaan

Laporan : Erwin Silitonga

MARAUKE,poskota.net- Sebagai wujud kepedulian TNI terhadap warga binaannya di perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad, memberikan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai kepada salah satu warga binaan di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kab. Merauke, Papua, Kamis (9/4/2020).

Dansatgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengatakan bahwa Wakil Komandan Pos (Wadanpos) Yanggandur Sertu Armadani Setya bersama dengan empat anggotanya, memberikan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai kepada salah satu warga binaan atas nama Mama Anastya Sangra (69 th).

“Pemberian bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI dalam membantu kesulitan warga disekelilingnya, sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi dan terjalinnya kedekatan dengan masyarakat  binaan di sekitar pos,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini juga anjangsana, bagian dari program teritorial yang mana dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan kedepan setelah mengetahui kesulitan-kesulitan lain yang dihadapi warga binaan.

Mama Anastya Sangra menyampaikan ucapan terimakasih kepada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad yang telah peduli dan memberikan bantuan untuk dirinya yang sedang kesulitan. “Terima kasih banyak Bapak-bapak TNI Pos Yanggandur, atas kepeduliannya telah memberikan bantuan sembako dan pakaian layak pakai kepada saya, tentunya ini sangat bermanfaat bagi saya,” ucapnya.

 

Polres Lebak Banten dengan Muspika Melakukan Pengecekan Suhu Tubuh Setiap Warga Pengguna Kendaraan Masuk ke Wilayah Kabupaten Lebak

Laporan : Erwin Silitonga

LEBAK,poskota.net – Guna mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) di wilayah hukum Polres Lebak Polda Banten, personil Polres Lebak dibantu dengan Muspika melakukan pengecekan suhu tubuh kepada setiap warga pengguna kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Lebak di Pos perbatasan Kec. Maja dan Kab.Tangerang, Jum’at (10/04/2020).

Kapolda Banten Irjen Pol Agung Sabar Santoso melalui Kapolres Lebak AKBP Firman Andreanto mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mendeteksi virus Covid-19 sejak dini kepada pengendara yang masuk ke wilayah Kabupaten Lebak.

“Kegiatan ini untuk mendeteksi lebih dini dan mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di wilayah hukum Kabupaten Lebak. Jadi setiap waga atau pengendara yang masuk ke wilayah Kabupaten Lebak harus di cek suhu tubuhnya dan setiap kendaraan di semprotkan cairan disinfektan agar,” ucapnya.

Lanjutnya, “kenapa kegiatan ini dilakukan di lokasi tersebut, karena daerah ini masuknya perbatasan, jadi diadakan pemeriksaan kepada semua pengguna jalan yang dari arah Tangerang menuju Kec. Maja ataupun sebaliknya”.

Sementara itu ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi terus menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mentaati kebijakan pemerintah dan maklumat Kapolri tentang upaya Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah agar masyarakat selalu berada di rumah, sehingga bisa menghentikan penyebaran Covid-19 di Provinsi Banten.

“Kami sangat peduli terhadap keselamatan masyarakat, sehingga kami selalu hadir di tengah masyarakat untuk menghimbau, mengingatkan dan membubarkan perkumpulan massa di luar rumah, demi keselamatan warga masyarakat,” tegas Edy Sumardi

“Mari bersatu lawan corona, dengan warga tinggal di rumah saja, kami selalu bekerja untuk masyarakat, masyarakat berada di rumah untuk keselamatan warga dan membantu pemerintah”. Tutup Edy Sumardi.

Cegah Covid-19, Polsek Cilegon bentuk Satgas KAMPUNG SIAGA COVID-19

Laporan : Erwin Silitonga

CILEGON,poskota.net – guna mencegah penyebaran virus covid-19, Kepolisian sektor (Polsek) Cilegon Polres Cilegon Polda Banten melakukan Pembentukan dan Pelatihan Satgas KAMPUNG SIAGA COVID-19 di kelurahan Ciwedus kecamatan Cilegon, Kamis (09/4/2020) jam 08.30 wib.

kegiatan pembentukan dan pelatihan Satgas KAMPUNG SIAGA COVID-19 dipimpin oleh Kapolsek Cilegon Kompol H. Jajang Mulyaman, SH. Bersama Lurah Ciwedus Suherman, Puskesmas Cilegon dan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan para relawan satgas yang berjumlah 43 orang.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana. S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Cilegon Kompol H. Jajang Mulyaman, SH menyampaikan bahwa Membentuk Satgas Siaga Covid-19 ini Untuk memberikan edukasi yang lebih tentang Covid-19 serta melakukan aksi kebaikan sebagai pencegahan di lingkungan masyarakat.

“Agar Para relawan serta Linmas memiliki peran dalam mensosialisasikan arahan dari Pemerintah, Maklumat Kapolri, instruksi Kapolda, serta instruksi Walikota dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran Corona virus Covid-19 dilingkungan RW dan RT se kelurahan Ciwedus,”katanya.

Sementara itu Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Agung Sabar Santoso, S.H., M.H melalui Kabid humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan Pembentukan dan Pelatihan Satgas KAMPUNG SIAGA COVID-19 sangat bagus sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

“satgas ini berisi para relawan dan linmas yang siap bertanggung jawab selama siaga covid-19, mengedukasi warga tentang Covid-19, menggerakan partisipasi warga untuk siaga, membuat sistem keamanan dan informasi kesehatan warga, pengecekan kesehatan warga, dengan demikian para warga selalu mendapat himbauan terkait informasi mengenai Covid-19.”ujarnya.

Sinergitas TNI/Polri di Kota Serang, Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Ponpes Umiyatul Ullum

Laporan : Erwin Silitonga

SERANG,poskota.net- Dalam rangka mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) di wilayah hukum Polda Banten, berbagai upaya baik itu preemtif maupun preventif telah dilakukan oleh TNI dan Polri.

Seperti yang dilakukan hari ini, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19) di wilayah hukum Polres Serang Kota Polda Banten, Polsek Taktakan bersama Koramil Taktakan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Ponpes Umiyatul Ullum, Jum’at (10/04/2020) pukul 10.00 wib.

Kapolda Banten Irjen Pol Agung Sabar Santoso melalui Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono mengatakan bahwa hari ini Bhabinkamtibmas Polsek Taktakan bersama Babinsa Koramil Taktakan melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan.

“Pagi ini Bhabinkamtibmas Kel. Panggung Jati Brigpol Ahmad Sofan dan Babinsa Sertu Widodo melaksanakan kegiatan penyemprotan desinfektan di Ponpes Umiyatul Ullum yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus Corona,” ucap Edhi Cahyono.

Sementara itu ditempat terpisah, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi tak bosan menghimbau kepada seluruh masyarakat di Banten agar turut berperan aktif dalam mencegah penyebaran virus Corona dengan mengikuti kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah pusat seperti physical distancing, tidak keluar rumah jika darurat, selalu cuci tangan setelah melakukan aktivitas, gunakan masker dan lain sebagainya.

Edy Sumardi menjelaskan bahwa Physical Distancing adalah sebuah strategi kesehatan masyarakat yang dilakukan untuk mencegah atau memperlambat penyebaran patogen infeksius seperti virus. Physical Distancing sangat penting untuk memerangi pandemi covid-19.

“Diharapkan masyarakat dapat menghindari kerumunan, pertemuan publik, tidak mendatangi pertemuan dalam kelompok besar, minimalisir bersentuhan dan berdekatan dengan orang lain guna menekan angka penyebaran Covid-19,” kata Edy Sumardi.

Lanjut Edy, Polda Banten dan jajaran akan terus berperan aktif mensosialisasikan baik kepada masyarakat langsung maupun melalui pemanfaatan media sosial dan media mainstreem, agar kebijakan Physical Distancing bisa sampai ke masyarakat.

Kota Bekasi Ajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Ke Pemerintah Pusat

Laporan : Johannes Hutagaol

BEKASI,poskota.net- Kota Bekasi mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada pemerintah pusat, hal tersebut dilakukan menyusul kebijakan yang esok akan di lakukan oleh Provinsi DKI Jakarta.

Selain Kota Bekasi, ada empat daerah di Jawa Barat yang mengajukan hal tersebut diantaranya Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor.

Hal itu di sepakati saat Rapat terbatas dengan Wakil Presiden RI, Rabu (8/4) bahwa Jabodetabek dihitung sebagai satu unit kesatuan zona. Dengan demikian apapun kebijakan yang dilakukan DKI Jakarta, Bodebek melakukan hal yang sama.

PSBB yang akan diterapkan oleh lima daerah itu merupakan satu zonasi dengan PSBB DKI Jakarta yang merupakan episentrum penyebaran virus corona atau Covid-19.

Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi sangat berharap, PSBB bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

” Saat rapat terbatas dengan Pak Wapres menyepakati agar kota dan kabupaten di Jabar serta Banten yang masuk kesatuan Jabodetabek mengajukan PSBB. Harapannya upaya kita bersama ini dapat memutus rantai penyebaran Covid19″ ujar Rahmat.

Diketahui bahwa Kota Bekasi merupakan wilayah kategori zona merah. Saat ini Pemerintah Kota Bekasi terus gencar melakukan upaya dalam menanggulangi pandemi mematikan ini.

Kepala Sekolah dan Guru Kota Bekasi Sumbang APD Untuk Tim Medis

Laporan : Johannes Hutagaol

BEKASI,poskota.net- Para Kepala Sekolah yang tergabung dalam MKKS dan K3S Kota Bekasi menyumbang 650 pcs Vitamin C, Alat Pelindung Diri (APD) 165 pcs, dan Kacamata Tim Medis 20 pcs.

Penyerahan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah didampingi Kabid Renprog, Krisman, Ketua MKKS, Syamsu dan Ketua K3S Kota Bekasi, Misyar kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Dr. Rahmat Effendi di Posko Gugus Tugas di Komplek Stadion Patriot Chandrabaga.

Dr. Rahmat Effendi berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh para dermawan. Menurutnya, APD akan dibagikan ke rumah-rumah sakit, posko dan Puskesmas.

“Ini sangat berarti bagi tim medis yang berada di ujung tombak. Mudah-mudahan ini bisa membantu mengatasi pandemi ini,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan mengatakan tindakan demikian dilakukan berawal dari rasa empati para kepala sekolah dan guru kepada para Tim medis maupun relawan yang berjuang melawan wabah Covid19 di garda terdepan.

“Berawal dari rasa empati kita kepada seluruh petugas kesehatan, maupun relawan yang terus berupaya melawan pandemi mematikan ini,” kata Inayatullah

Ia juga menambahkan sumbangan serupa juga akan diberikan langsung ke rumah-rumah sakit dan posko-posko penanggulangan Covid19.

DKI Resmi Lakukan PSBB, Dishub Kota Bekasi Berjaga di Akses Menuju DKI

Laporan : Johannes Hutagaol

BEKASI,poskota.net- Akses perbatasan menuju Jakarta dijaga ketat oleh petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi. Pasalnya hari ini merupakan pemberlakuan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Kebijakan PSBB diberlakukan per hari ini, Dishub Kota Bekasi berjaga dan memantau di titik-titik akses perbatasan menuju DKI, ” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Dadang Ginanjar, Jumat (10/4/2020).

Lanjut Dadang mengatakan pemantauan dilakukan pada pagi ini hingga siang hari. Dan dilanjutkan pada sore hari hingga malam.

Adapun titik yang dijaga petugas Dishub, di antaranya Jalan KH Noer Ali (Kalimalang), Jalan Sultan Agung, Jalan I Gusti Ngurah Rai (Bintara), Pondok Gede, Jalan Akses Cibubur, Tol Bekasi Barat, dan Tol Bekasi Timur. Stasiun Bekasi dan Terminal Bekasi tak luput dari penjagaan.

Penjagaan itu berupa monitoring dan penghitungan lalu lintas kendaraan dari Bekasi menuju DKI maupun DKI menuju Bekasi.

“Kita monitoring pendataan, berapa jumlah kendaraan yang ke Jakarta. Kita terus lakukan pemantauan selama diberlakukan PSBB,” ujar Dadang.

Empathy Building & Social Bonding (Membangun Empati dan Ikatan Sosial) Antar Warga Guna Antisipasi Dampak Penyebaran Covid-19

Laporan Johannes Hutagaol

BEKASI,poskota.net- Pemerintah Kota Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota dan Kodim 0507/BKS Kota Bekasi melaksanakan penggalangan kepada warga yang berekonomi mampu untuk berempati kepada warga sekitarnya yang kurang mampu.

Kegiatan tersebut dalam rangka meminimalisir potensi kerawanan saat terjadi kekurangan bahan pokok khususnya bagi warga kurang mampu.

Empathy Building & Social Bonding (Membangun Empati dan Ikatan Sosial)* merupakan kegiatan dengan cara menyisihkan bahan pokok yang dimiliki oleh warga berekonomi mampu untuk disumbangkan kepada warga sekitarnya yang kurang mampu dengan tujuan meringankan beban masyarakat kurang mampu menghadapi situasi saat ini.

Membangun rasa empati dan ikatan sosial antar golongan masyarakat guna antisipasi pihak yang ingin memprovokasi masyarakat untuk menyerang kelompok masyarakat tertentu.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at tgl 10 April 2020 di beberapa daerah :

 

Pondok Gede
Kp. Raden RT. 03/08 Kel. Jatiraden. Penggalangan oleh Ketua RT dengan membagikan 156 nasi bungkus kepada warga terdampak corona. Pendistribusian dengan cara Door to door / person to person.

RT. 05/02 Kel. Jatimelati. Penggalangan oleh 3 Pilar dengan membagikan 30 paket sembako (beras, mie dan minyak) kepada warga terdampak corona. Pendistribusian dengan cara Door to door / person to person.

Bekasi Timur
Warung Solekan RT. 01/06 Kel. Bojong Rawalumbu. Penggalangan oleh 3 Pilar dengan membagikan 150 paket sembako (beras, ikan, telor dan kacang ijo) bantuan BPNT dari Kemenkes kepada warga terdampak corona. Pendistribusian dg cara Door to door / person to person.
Bekasi Utara

-RW. 02 Kp. Teluk Buyung. Penggalangan oleh Warga RW. 02 dengan membagikan 400 paket sembako (beras 1 kg dan mie 5) kepada warga terdampak corona. Pendistribusian dengan cara Door to door / person to person.

Wilayah Kel. Perwira. Penggalangan terhadap warga dengan membagikan 160 paket sembako (beras 3 kg ) kpd warga terdampak corona. Pendistribusian dg cara Door to door / person to person.

Bekasi Selatan
Wilayah Kel. Jakamulya. Penggalangan oleh 3 Pilar dengan membagikan 20 paket sembako (beras 1kg, mie 5 dan minyak 1 lt) kepada warga terdampak corona. Pendistribusian dengan cara door to door / person to person.

Wilayah Kel. Kayuringin Jaya. Penggalangan thp warga dg membagikan 59 paket sembako (beras 5 kg, mie 5, minyak 1 lt, kopi, gila dan teh) kpd warga terdampak corona. Pendistribusian dg cara door to door / person to person.

Medan Satria
SMPN 19 Perum THB RT. 11/22 Kel. Pejuang. Penggalangan thp warga dg membagikan 138 paket sembako (beras 5 kg, mie 5, minyak 1 lt, tepung, gula dan teh) kpd wali murid yg tdk mampu dan warga terdampak corona. Pendistribusian dg cara door to door / person to person.

Bantar Gebang
Jl. Pangkalan 2 RT. 03/02 Kel. Cikiwul. Penggalangan thp warga dg membagikan 40 paket sembako (beras 3 kg, mie 5, minyak 1 lt, dan kecap) kpd warga terdampak corona. Pendistribusian dg cara door to door / person to person.

Bekasi Barat
Sekitar Pasar Sumber Arta Kel. Bintara Jaya. Penggalangan thp warga dg membagikan 15 paket sembako (beras 3 kg, mie 5, minyak 1 ltdan mie 5) kpd warga terdampak corona. Pendistribusian dg cara door to door / person to person.

Jl. Raya Bintara RT. 02/08 Kel. Bintara Jaya..Penggalangan thp warga dg membagikan 50 bungkus nasi kpd warga terdampak corona. Pendistribusian dg cara door to door / person to person.

RT. 08/02 kp. Dua Kel. Jakasampurna. Penggalangan thp warga dg membagikan 30 paket sembako (beras, mie dan minyak) kpd warga terdampak corona. Pendistribusian dg cara door to door / person to person.

Jatiasih
Jl. H. Ibrohim Pondok Benda RT. 05/08 Kel. Jatikramat. Penggalangan thp warga dg membagikan 27 paket sembako (beras, mie, gula dan minyak) kpd ojol dan supir taxi terdampak corona. Pendistribusian dg cara door to door / person to person.

RT. 03/03 Kel. Jatiasih, Penggalangan oleh Yayasan Yakbi dg membagikan 15 paket sembako (beras 5kg, mie 1 dus, dan minyak 1 lt) kpd warga terdampak corona. Pendistribusian dg cara door to door / person to person.

Bukan Orang Terkaya Di Samosir Bang Gurning Bagikan Sembako Ke Masyarakat

Laporan : Jepri Sitanggang

Keluarga Josdiwanto Gurning bersama istrinya Netty Herawaty Boru Tamba bagikan sembako kepada tujuh ratusan abang tukang Becak yang ada di Kabupaten Samosir. di rumahnya kecamatan Pangururan, kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada Jumat (10/4/2020), sekitar pukul 13:00 WIB.

Bang Gurning yang ramah disebut Bombit ini melakukanya dengan niat yang tulus, untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga para tukang becak, ditengah wabah Covid-19 yang sedang melanda dunia sekarang ini.

Adapun sembako yang dibagikanya berupa 5 kg beras, 2 kg daging dan air mineral sebanyak 700 paket. Sehingga diperkirakan dana yang dikeluarkanya ratusan juta rupiah.

Hal itu diungkapkanya pada saat wawancara media, “Ini murni kita lakukan dari hati nurani kepada para tukang becak yang ada di kabupaten Samosir tanpa ada unsur paksaan dan tidak ada unsur politik, “ujar Josdiwanto Gurning.

Ditambahkanya, dia mendengar keluhan para tukang becak bahwa ditengah wabah covid-19 mengakibatkan berkurangnya penghasilan mereka, sehingga Josdiwanto Gurning bersama istri terketuk hati nuraninya untuk berbagi kasih pada hari Jumat Agung dalam menyambut Paskah.

Setelah hal ini dikonfirmasi kepada seorang tukang becak dilokasi, pak Auri Naibaho warga desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, Samosir mengatakan bahwa ditengah wabah Covid-19 pencaharianya semakin berkurang, sehingga dia sangat senang atas sumbangan yang diberikan oleh Josdiwanto Gurning.

“Saya sangat senang, apalagi karena Covid-19 kami semakin susah, pencarian semakin berkurang. Semoga keluarga bang Gurning diberikan kesehatan, rejeki dan selalu diberkati Tuhan, “ucap pak Auri Naibaho.

Dibagian depan becaknya, pak Auri Naibaho membuat ungkapan hatinya kepada bang Gurning bertuliskan “Hidup Gurning/Parjagal ini Baru Orang Sosial yang Punya Hati Nurani Mau Berbagi Bukan Hanya Kata Dan Gaya Semoga Rejekimu makin bertambah”