SAAT TEDUH
JAKARTA Ii Poskota.Net
Sebab, Aku mengetahui rancangan-rancangan yang Kupikirkan mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan malapetaka, untuk memberikan kepadamu masa depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11(
Setiap musim panas, aku selalu menantikan waktu untuk berkebun. Rencanaku dimulai dari awal musim semi, ketika aku memilih dengan teliti setiap benih dan bidang tanah tempat mereka akan ditabur. Meskipun demikian, segalanya sering kali tidak berjalan sebagaimana yang aku bayangkan.
Selalu saja ada tanaman yang tumbuh lalu layu sebelum dapat menghasilkan buah. Sering kali ada yang tumbuh dari benih yang aku tanam setahun sebelumnya atau dari benih yang dijatuhkan oleh burung dan binatang lainnya di halaman rumahku. Tahun ini, aku memanen dua lobak besar yang tumbuh secara tak terduga di antara tanaman kailan ku.
Aku mulai menyukai kejutan yang menyenangkan ini. Sering kali tanaman yang tak terduga ini tumbuh lebih baik dan menghasilkan lebih banyak pada masa panen daripada tanaman yang sengaja aku tanam dan rawat.
Sepanjang hidupku, aku telah dengan cermat merancang dan mengembangkan berbagai rencana, tetapi ternyata Allah telah menyiapkan hal lain untukku. Setelah aku diberhentikan dari pekerjaan yang aku tekuni sejak lama, Allah membuka jalan karier baru, yang memberi kepuasan lebih.
Setelah terpaksa meninggalkan rumah yang aku pikir akan ku tempati seumur hidup, aku justru mendapatkan rumah yang lebih sesuai untukku. Ketika segala hal tidak berjalan seperti yang kita rencanakan, kita dapat tetap berpegang pada pengharapan akan masa mendatang dari Allah dan bersukacita atasnya.
Pokok Pikiran:
Hari ini aku akan bersukacita dalam kejutan dari Allah.
Doa:
Allah Mahatahu, tolonglah kami mengikuti ke mana pun Engkau memimpin kami. Bersama-Mu kami akan bersukacita di tempat yang Engkau tetapkan bagi kami. Amin.
Doa Syafaat:
Menumbuhkan sukacita di tengah kekecewaan.







































































