Saya sangat kaget, setelah kehilangan motor, saya kira Pasar Kemis ini sudah dijadikan sarang Cunmor, dan harus ditangkap pak polisi
Laporan : Tim Forjumis
TANGERANG,poskota.net – Banyak kasus pelaku pencurian motor (cunmor) yang gentayangan di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, yang masih belum terungkap.
Pasalnya, data yang didapat oleh pencari berita setidaknya kurang lebih ada lebih 10 motor kehilangan akibat aksi para cunmor dslam satu pekan. Ada yang melaporkan dan ada juga takut melaporkan kepolisian setempat. Seperti yang dialami HS kehilangan motor saat ngopi di permata Tangerang.
“Saya dengar setelah motor saya hilang sekitar 2 jam lagi ada motor tetangga saya juga jadi korban Cunmor, tentu saja Kecamatan Pasar Kemis ini rawan cunmor, ” Ungkap HS kepada para wartawan, Rabu (1/3/ 2023)
Senada dengan HS, Winda warga lain juga menuturkan dirinya juga pernah korban Cunmor, itonisnya motornya raib ditempat keramaian, saat itu hendak membeli rokok suaminya, hanya hitungan detik saat dirinya menoleh ke arah belakang motornya sudah tidak ada ditempat
“Saya sangat kaget, setelah kehilangan motor, saya kira Pasar Kemis ini sudah dijadikan sarang Cunmor, dan harus ditangkap pak polisi, ” Ungkap Winda dengan nada kesal.
Begitu juga warga Pondok Makmur, Kuta Baru, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang juga banyak terjadi modus Cunmor, ironis pelaku melakukan aksi di siang bolong. Dikatakan opung Golan ini, di bulan Februari ada 2 kasus cunmor .
“Jadi jangan parkirmotor sembarangan harus dimasukkan keteras rumah, kalau tidak motor cepat raib di gondol maling, ” tegasnya.
Maraknya pelaku cunmor ini, membuat ketua Forum Wartawan Pasar Kemis (Forjumis) H. Simanjuntak berharap kepada kapolsek Pasar Kemis Kompol Maryadi cepat tanggap dan meringkus para pelaku cunmor di Pasar Kemis ini. Kalau tidak, aksi para pelaku cunmor akan semakin menjamur karena dibiarkan bebas.
Dikatakan H. Simanjuntak, action Kapolsek ditunggu untuk mengungkap kasus maraknya cunmor di daerahnya. Bila terus dibiarkan ketakutan warga sangat besar dan merasa tidak nyaman lagi, apabila berpergian meninggalkan motornya.
“Sebab pelaku cunmor sudah sangat meresahkan warga Pasar Kemis. Karena banyak korban aksi cunmor berharap para pelaku dilumpuhkan dan di tangkap agar pelaku lain, tidak berani lagi melakukan cunmor di area Pasar Kemis dsn lainnya, ” Ungkap Ketua Forjumis ini






































































