Personel Polda Sumsel Terima Penghargaan dari Menpan-RB

Laporan: Fera

Poskota.Net

PALEMBANG| – Kapolda Sumsel,  Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH diWakili Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan,sik SH MH memberikan penghargaan Menpan RB predikat WBBM dan WBK serta PIN Emas dan penghargaan kepada beberapa personel usai pelaksanaan apel pagi di halaman Mapolda Sumsel, Senin (03/01/2022).

“Ini merupakan penghargaan yang kita berikan kepada personel yang berprestasi, sehingga diharapkan kinerja mereka bisa termotivasi dengan penghargaan yang kita  berikan ini,” Rudi mengucapkan Selamat  tahun baru 2022, jangan mudah puas dengan capaian yang ada  kedepan tantangan Tugas Polri lebih berat dan  Kompleks seiring Kemajuan Iptek oleh karenanya tingkatkan Kemampuan  dalam melayani masyarakat dan jangan lupa berdoa ujar Jenderal Polisi mantan Wakapolda Lampung kepada wartawan usai memberikan penghargaan Menpan RB Predikat WBBM WBK serta PIN emas dan penghargaan.

Saat diminta keterangan nya Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM menjelaskan  adapun personel yang mendapatkan Penghargaan Menpan RB Predikat WBBM dan WBK Kapolres Banyuasin (WBBM) AKBP Imam  Tarmudi,Sik,SH MH,Dir Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro,Sik (WBK) Karumkit Bhayangkara AKBP,dr Wahono (WBK) Kapolres Lubuk Linggau AKBP Nuryono,SIK MH(WBK) PIN emas yakni AKBP Ariefanldi Warganegara, AKP Lastari, Aipda A Indrian Pahlevi, dan  Bripka Attry Vini Senka.

Sedangkan untuk piagam penghargaan diberikan kepada anggota AKBP Mursalin, AKBP Arief Wibowo, AKBP Sobirin  ,AKBP Raden Bobby Aria Praksa,Kompol Ali Sadikin, Kompol Jarot Budi Purnomo, Kompol Deni Triana, Ipda Marlin, Aipda Suherman, Pengtu Syofrida, Bripka Budi Kurniawan, dan lainnya.

“Adapun jumlah PIN emas yang kita berikan kepada anggota sebanyak tujuh orang dan penghargaan sebanyak 76 orang dengan total satker yang menerima delapan satker dan dua satwil,” katanya.

Terpisah Kapolres Lubuk Linggau AKBP Nuryono SIK,MH turut mendapat penghargaan dari Kementerian RB Dia mengungkapkan penghargaan dan apresiasi dari Menpan RB republik Indonesia yang yang menjadi kebanggaan Polres  Lubuk linggau adalah Prestasi yang dicapai ini adalah Kinerja dari Anggota Personel lubuk linggau dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat lubuk linggau,dan kedepannya Alhamdulillah penghargaan WBBM dan WBK dapat memotivasi serta meningkatkan kinerja  Pelayanan kepada Masyarakat tutur Alumni Akpol 2002

Dalam pelaksanaan kegiatan  tersebut ,dari pantauan awak media tetap mematuhi prokes yang telah ditentukan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

Sumber: Polda Sumsel

Red: Jun/Erwin

Kakorsabhara Baharkam Polri selaku Ketua Tim Tinjau Pospam Simpang DPRD di Provinsi Sumsel

Laporan: Fera

Poskota.Net

PALEMBANG| – Kapolda Sumsel Irjen Pol. Drs. Toni Harmanto, M.H. dalam hal ini diwakili oleh Dirsamapta Polda Sumsel Kombes Pol. Djuwito Purnomo, S.I.K. mendampingi Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, M.M. selaku Ketua Tim Pamatwil Mabes Polri wilayah Sumsel melakukan peninjauan Pospam Simpang DPRD Provinsi Sumsel, Jum’at (31/12/2021).

Kunjungan Tim Pamatwil Mabes Polri ke wilayah Provinsi Sumsel tersebut dalam rangka pengamanan kontijensi ancaman terorisme, asistensi capaian vaksinasi serta pencegahan penyebaran Covid-19 pada malam pergantian tahun baru 2022 dan monitoring Operasi Lilin Musi 2021 di wilayah Provinsi Sumsel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kombes Pol. Subnedih selaku anggota Tim Pamatwil Sumsel, Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol. M. Pratama A., S.H., S.I.K., M.H. dan Dirpamobvit Polda Sumsel Kombes Pol. Mirzal Alwi, S.I.K.

Saat dimintai keterangan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto,MH melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM “minta masyarakat jaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif jelang pergantian tahun 2021 menuju tahun  2022.

Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Jum’at (31/12/2021), Ia mengajak kepada seluruh masyarakat Sumsel untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif jelang pergantian tahun.

“Keamanan dapat terwujud apabila ada kesadaran dari semua pihak untuk saling menjaga dan saling mengingatkan satu sama lain untuk tidak melakukan kegiatan atau tindakan yang melanggar hukum”. Ujar Alumni Akpol 91

Lanjutnya Ia meminta seluruh masyarakat pada pergantian tahun 2022 untuk tidak melakukan konvoi atau pawai-pawai yang menyebabkan kerumunan massa dan mengganggu arus lalu lintas. “Apabila masih ditemukan akan kami tindak tegas sesuai peraturan yang berlaku”.

“Begitu juga dengan kegiatan masyarakat baik itu hiburan atau apapun yang menyebabkan terjadinya kerumunan akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Sumatera Selatan ”. Tegasnya.

“Mari kita jaga Sumatera Selatan tetap aman, damai dan sehat terhindar dari Covid-19”. Harapnya.

Lebih lanjut, Kabidhumas juga menghimbau untuk masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan dan melaksanakan vaksinasi, “Pastikan diri sudah divaksin untuk mencegah bahaya covid-19 dan selalu terapkan protokol kesehatan yang ketat dalam beraktivitas”.

Sumber: Polda Sumsel

Red: Jun/Erwin

Kapolda Sumsel: Tidak Ada Tebang Pilih Untuk Menghukum Siapapun Yang Terlibat Narkoba

Laporan: Fera

Poskota.Net

PALEMBANG| – Irjen Pol Tony Harmanto menyebutkan bahwa ia tidak akan tebang pilih untuk menghukum siapapun yang terlibat Narkoba termasuk Anggotanya. Kalau dilihat sepanjang tahun 2021 ada Peningkatan dibandingkan tahun 2020.

“Saya tidak main-main kalau soal narkoba. Harus tindak tegas dan tidak ada tolerir soal narkoba. Kita ingin memberantas narkoba sampai tuntas, kalau ada anggota yang terlibat dan terbukti,” ucap Tony dihadapan wartawan saat rilis kegiatan tahun 2021 di gedung Mapolda Sumsel, Kamis (30/12/2021).

Menurutnya, langkah itu dilakukan agar tidak memberikan efek buruk bagi masyarakat ditengah kencang-kencangnya institusi kepolisian memberantas narkoba serta membangun tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

Mengacu data yang dipaparkan Tony, dia menerapkan sistem Funishment dan Reward kepada seluruh jajaran. Mereka yang berprestasi dan dianggap menjalankan tugas secara maksimal diberikan reward, berupa piagam penghargaan hingga pin emas tanda jasa, baik dari dirinya dan Kapolri langsung. Adapun jumlah personil kepolisian yang dianugerahi pin emas Kapolda sebanyak lima personil dan dua personil langsung dari Kapolri. Khusus yang mendapatkan piagam penghargaan Kapolda sebanyak 2.713 personil dan dua anggota kepolisian juga dianugerahi piagam dari Kapolri.

Untuk Funishment, lanjut Tony, berlaku untuk anggotanya yang tersangkut masalah dengan berbagai sanksi diantaranya 85 anggota ditunda kenaikan pangkat, diberikan teguran tertulis 113 orang, diganjar tahanan internal sebanyak 293 personil, demosi 23 orang dan Pecat Dengan Tidak Hormat (PTDH) sebanyak 103 orang.

“Terlibat dan terbukti narkoba bagi anggota kepolisian, tidak akan saya tolererir. Saya sangat tegas untuk ini,”Tegas Tony.

Terkait dengan kasus laporan narkoba yang masuk, diakuinya mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu, dari 315 kasus naik menjadi kasus 728 laporan dan hampir 90 persen laporan tersebut, sebanyak 661 laporan terselesaikan.

Begitu pun jumlah tersangka baik itu pengedar, bandar hingga pengguna juga mengalami kenaikan. Terdata, tahun ini jumlah bandar yang berhasil diungkap dan ditangkap 36 bandar, 1.187 pengedar dan pengguna narkoba capai 1.423 orang.

Polisi juga, kata dia, tidak tinggal diam dengan terus mengungkap kasus kejahatan narkoba dan sepanjang tahun 2021, ribuan kasusnya berhasil diungkap, dan sebanyak 913.746 jiwa yang berhasil diselamatkan, yakni 267.036 jiwa untuk pengguna ganja, sebanyak 624.235 jiwa berhasil diselamatkan dari Sabu serta 22.476 jiwa dari ekstasi. Dibandingkan tahun lalu untuk penanganan kasus ganja dan sabu mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu.

“Sumsel akan terus siaga narkoba, kita tidak akan pandang bulu dalam penerapan sanksi hukum. saya baru tiga bulan menjabat sebagai Kapolda di Sumsel, tapi memang untuk kasus narkoba dan drilling di Sumsel menjadi fokus kepolisian kedepan,” katanya.

Sementara Direktur Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu mengatakan tingginya angka kejahatan narkoba di Sumsel lantaran posisi Sumsel berada di pintu masuk kawasan Sumatera dari Aceh. Sehingga Sumsel menjadi pintu atau kota transit para pelaku memasukkan narkoba untuk wilayah Sumatera.

Kondisi ini, lanjut Heri , yang memicu tinggi angka kejahatan narkoba di Sumsel. Namun, jajarannya juga tidak tinggal diam dengan memutus gerak mereka, baik melalui perjalanan via darat maupun kawasan perairan. Ini terbukti dari pengungkapan kasus penangkapan pelaku lintas wilayah, seperti beberapa waktu lalu di Musi Banyuasin.

Aksi pelaku yang terus berupaya memasukkan narkoba ke Sumsel justru kurang di dukung oleh budaya dan pandangan masyarakat sendiri, bahkan menggunakan narkoba menjadi gaya hidup yang dianggap membanggakan.

“Masih banyak warga yang beranggapan hebat jika menggunakan sabu, ekstasi atau apapun. Pandangan ini bahkan kita lihat sudah mentradisi,” katanya.

Fakta itu dilihat dari kegiatan masyarakat seperti hiburan musik dan orgen. Bahkan sempat viral satu kampung menggunakan narkoba hingga semua berjoget dan geleng-geleng Kepala di kabupaten di Sumsel. Itu menjadi bukti gaya hidup yang salah kaprah.

Red: Jun/Erwin

11 Titik Posko Pengamanan dan Pelayanan Pada Malam Tahun Baru

Laporan: Fera

Poskota.Net

PALEMBANG| – Pada malam pergantian tahun baru 2022 11 Titik Posko Pengamanan dan Pelayanan yang tersebar di wilayah kota Palembang,3 Posko Pengamanan dan 8 Posko pelayanan terdiri dari Personel gabungan yakni Dinas perhubungan (Dishub), TNI, Polri dan Satpol PP.

“11 Titik dipersiapkan Posko pada malam tahun baru 3 Pos pengamanan dan 8 pos pelayanan,” Ungkap Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol M.Pratama Adhyàsastra SIK SH usai Pres Release Capaian satu tahun Polda Sumsel digedung Promotor Polda Sumsel, Kamis (30/12/2021).

Ia menuturkan juga bahwa tidak ada Penutupan tempat keramaian hanya dibatasi saja. “Kita akan meregulasi dari beberapa tempat berkumpul seperti contohnya arah jembatan Ampera bukan di tutup tapi di batasi dan dimulai dari jam 7 Sudah kita tempatkan anggota kita di titik lokasi yang rawan keramaian,”tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Aprizal Hasyim S.Sos MM menjelaskan Untuk mencegah kerumunan saat malam pergantian tahun, pusat keramaian di tiga titik yang diperkirakan jika terjadi keramaian maka akan dilakukan penutupan atau tentatif.

“Penyekatan pada malam tahun baru akan di lakukan di beberapa titik dari pukul 20.00 WIB hingga 00.00 WIB tetapi melihat kondisi atau situational diantaranya di Benteng Kuto Besak (BKB) dimana mulai dari river side hingga jalan AK Gani, rotunda dilarang ada keramaian, ampera dari ulu ke ilir, jembatan musi 4 dan musi 6 dilarang berjualan di atas jembatan, kambang iwak mulai dari kawasan kodim hingga putaran kambang iwak, penutupan jalan hanya sebagian dan berlaku situational melihat situasi, apabila lancar dan tidak padat maka tidak ditutup,”Katanya melaui Kepala Bidang Wasdalops Lalin kota Palembang, AK Julyanzah SP MSi didampingi oleh Kasi Operasional Hairil Anwar SH MM di ruang kerjanya. Kamis, (30/12/2021).

Sementara Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Ivan Prawira Satyaputra, S.Ik, M.Si juga menyampaikan bahwa pada malam tahun baru 2022 nanti akan dilakukan penutupan di jembatan Ampera

“Ada penutupan dimulai jam 9 malam,” ucapnya.

Red: Jun/Erwin

Kapolsek IB 1 Ingatkan Warga Nikmati Tahun Baru di Rumah

Laporan: Fera

Poskota.Net

PALEMBANG| – Kapolsek IB 1 menghimbau warga nya agar Menjelang pergantian tahun 2021 ke 2022 tetap dirumah mengingat wabah Pandemi covid-19 belum berakhir ditambah lagi ada varian baru omicron.

“Kami dari polsek ilir barat 1 polresta palembang menghimbau khususnya di wilayah ilir barat 1 dan bukit kecil agar di dalam merayakan pergantian tahun di tanggal 31 desember 2021 ke tanggal 1 januari 2022 di laksanakan di rumah masing masing, karena sesuai dengan instruksi surat edaran bapak walikota palembang untuk restoran cafe cafe tempat hiburan lainnya di buka maksimal sampai pukul 22.00wib sudah wajib tutup,” katanya Kompol Roy Tambunan, SP, S.I.K saat di wawancarai di posko pengamanan di simpang lima DPRD Provinsi, kamis (30/12/2021).

Ia menuturkan bahwa Posko pengamanan disimpang 4 DPRD Sumsel sudah ada sebelum Natal kemarin, karena simpang empat DPRD ini diperkirakan akan ramai masyarakat berkumpul untuk merayakan pesta tahun baru.

“Untuk posko di simpang lima DPRD Provinsi sumatera selatan sudah berdiri sejak tanggal 24 desember 2021 lalu, gabungan kegiatan pengamanan baik dari POLRI TNI dan tenaga kesehatan mengamankan semua kegiatan masyarakat yang ada di seputaran posko, mengingat simpang lima DPRD ini akan adanya perkumpulan masyarakat pada saat malam pergantian tahun nanti,” tuturnya.

Bukan saja pengamanan tapi disini juga pihaknya melayani seperti ada kemacetan dijalan, dan hal lainnya yang menyulitkan masyarakat.

“Poin utama Posko pengaman jika nanti ada masyarakat yang membutuhkan bantuan kepada kami lalu kami akan melayani. Antara lain jika terjadi kemacetan jalan raya kejahatan dan kriminal lainnya. Maka dari itu kami berada disini untuk mengantisipasi hal hal yang tidak di inginkan,” ucapnya.

Untuk itu, diposko Simpang empat DPRD ini bukan saja TNI-POLRI, dishub tapi ada Nakes juga jika ada masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi disini melayani vaksin sampai sore hari.

“Adapun fasilitas lainnya dari posko pengaman ini kita siapkan juga pelayan vaksin, jadi bagi masyarakat yang kebetulan melewati posko ini silahkan vaksin untuk masyarakat yang belum di vaksin. Pelayan di mulai dari jam 8.00 sampai jam 15.00 wib sore saja,” jelasnya.

Untuk di ketahui bahwa Untuk kota palembang Capaian vaksin 1 lebih dari 82% sementara disumsel sendiri capaian sudah di atas 70%.

“Jadi kami menghimbau untuk seluruh masyarakat kota palembang khususnya dan masyarakat sumsel umumnya bagi yang belum di vaksin agar mendatangi gerai atau tim vaksin dari tenaga kesehatan baik dari TNI maupun POLRI yang ada di lingkungannya, karena vaksin itu untuk kebaikan bersama, apalagi ada varian baru dari covid 19 omicron sudah masuk ke indonesia. Maka dari itu alangkah lebih baiknya kita sesuaikan dengan arahan bapak presiden masyarakat indonesia harus vaksin semuanya,” tandasnya.

Red: Jun/Erwin

Via Virtual, Danrem 044/Gapo Ikuti Rapat Evaluasi Progja dan Anggaran TA 2021

Laporan: Fera

Poskota.Net

PALEMBANG| – Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI M.Nuadi Nurdika S.I.0., M.Si., M. Tr ( Han) ikuti kegiatan Rapat Evaluasi Program Kerja dan Anggaran Kodam ll/Swj TA.2021, bertempat di ruang vicon Makorem 044/Gapo Jalan Jenderal Sudirman Km 4.5 Palembang, Kamis (30/12/2021).

Kegiatan Rapat Evaluasi Program Kerja dan Anggaran TA 2021 ini dipimpin langsung Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, dan diikuti oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko, S.E., M.B.A., Irdam II/Swj, Kapoksahli Pangdam II/Swj, Asrendam II/Swj dan para Asisten Kasdam II/Swj. Rapat ini diikuti juga oleh para Danrem, para Kabalakdam II/Swj, para Kasirenproggar, para Dandim dan para Danyon serta para Perwira Keuangan jajaran Kodam II/Swj secara virtual dari satuan masing-masing.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi dalam sambutannya mengatakan bahwa, tujuan diselenggarakan rapat evaluasi pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Kodam II/Swj TA 2021 ini adalah untuk menilai dan mengukur sejauh mana pencapaian program kerja dan anggaran satuan kerja Kodam II/Swj dan menyelesaikan hambatan dengan mendiskusikan langkah solusi pemecahan permasalahan dalam upaya meningkatkan kinerja dan daya serap anggaran secara tertib administrasi dan tertib anggaran.

Selanjutnya, adapun sasaran Rapat Evaluasi ini adalah :Pertama, Terukurnya pencapaian Program Kerja dan Anggaran serta kemajuan administrasi terhadap penyerapan anggaran yang telah dilaksanakan, pengendalian terhadap program dan kegiatan serta pencapaian kinerja anggaran.

Kedua, Mendapatkan solusi guna memecahkan permasalahan-permasalahan sehingga menghasilkan langkah antisipasi yang tepat dalam rangka mewujudkan kinerja yang lebih baik. Ketiga, Mensinergikan segala upaya, program dan kegiatan sehingga terselenggara Program Kerja yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan dan tertib administrasi yang berlaku.

Diakhir rapat evaluasi Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi, juga memberikan beberapa penekanan untuk dijadikan sebagai pedoman oleh para Asisten beserta seluruh Dansat jajarannya, antara lain sebagai berikut ;

1. Jadikan evaluasi yang ada sebagai pembelajaran dalam melaksanakan Progjagar di masa mendatang. Hal-hal yang positif agar dijadikan pedoman dan segera perbaiki kekurangan yang ada serta jadikan pembelajaran agar tidak terulang lagi.

2. Buat perencanaan yang baik dalam setiap kegiatan yang menggunakan anggaran, sehingga tujuan dan sasaran kegiatan dapat tercapai dengan optimal.

3. Tingkatkan ketaatan dan kepatuhan di dalam melaksanakan ketentuan administrasi untuk menghindari temuan yang berulang.

4. Laksanakan pengamanan personel dan materiil di satuan masing-masing serta tingkatkan pengamanan berita dan kegiatan terutama dalam penggunaan media sosial.

5. Berkaitan dengan berbagai perubahan kebijakan di bidang pendidikan, para Dansat tetap siapkan personel di satuan masing-masing untuk dapat mengikuti pendidikan bagi kelanjutan karier prajurit yang bersangkutan.

6. Laksanakan Protokol Kesehatan dalam setiap kegiatan, sehingga Program Kerja dan Anggaran dapat dilaksanakan sesuai tujuan dan sasarannya, namun tetap aman dari Covid-19.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam II/Swj menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi, kerjasama dan komitmen yang telah ditunjukkan selama pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran selama tahun 2021 ini. “Ke depan kita masih harus bekerja lebih keras lagi di TA 2022, agar Program Kerja dan Anggaran Kodam II/Swj dapat dilaksanakan secara lebih optimal”, ujar Pangdam.

Kegiatan rapat evaluasi yang berlangsung selama satu hari ini, diisi dengan Paparan dan Evaluasi Program Kerja masing-masing Staf Kodam II/Swj yang di sampaikan oleh Irdam II/Swj Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo, Asrendam II/Swj dan para Asisten Kasdam II/Swj, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.

Sumber : KOREM 044/Gapo

Red: Jun/Erwin

Dongkrak Ekonomi Sumsel, HD Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Senilai 244 Miliar

Laporan: Fera

Poskota.Net

PALEMBANG| – Di penghujung tahun 2021 ini, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengirimkan ekspor komoditas pertanian sebanyak 16,61 ton dengan nilai Rp244,4 milyar ke sejumlah negara.

Hebatnya, meski di tengah pandemi covid-19 saat ini, belasan ton komoditas yang diekspor tersebut rupanya hasil dari lahan pertanian di berbagai daerah di Sumsel yang dikumpulkan hanya dalam kurun waktu dua pekan belakangan ini.

Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, mengatakan, ekspor tersebut dilakukan sebagai langkah dan komitmen Pemprov Sumsel dalam mendorong peningkatan target ekspor komoditas pertanian sebesar 300 persen yang bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Pelepasan ekspor akhir tahun ini menjadi tekad kita dalam mendorong peningkatan ekspor sebanyak 3 kali lipat. Ekspor komoditas pertanian ini menjadi salah satu andalan kita untuk meningkatkan kesejahteraan para petani,” kata Herman Deru usai melepas ekspor komoditas pertanian di Sumsel di kawasan PT Berkat Makmur Kontainer, Kamis (30/12)/2021).

Menurutnya, Sumsel memang memiliki potensi yang sangat besar dalam peningkatan ekspor khususnya di sektor pertanian.

“Sumsel ini kaya akan Sumber Daya Alam (SDA). Selain pertanian, kita juga memiliki kekayaan mineral dan batubara. Dan ini memang harus dikelola dengan baik sehingga mendorong peningkatan ekonomi bagi masyarakat,” tuturnya.

Diketahui, sejak awal kepemimpinannya, Gubernur Herman Deru memang berkomitmen memberikan akses terhadap hasil pertanian di Sumsel.

Termasuk juga masif melakukan pembangunan dan peningkatan infrastruktur agar proses pendistribusian komoditas pertanian menjadi lancar. Disamping itu, infrastruktur yang baik tentu akan menekan biaya distribusi sehingga penghasilan masyarakat semakin meningkat.

“Setinggi apapun harga dan banyaknya hasil panen tidak akan menjamin meningkatkan ekonomi masyarakat tanpa didukung infrastruktur yang baik. Infrastruktur tersebut menentukan besaran biaya dalam pendistribusian komoditas yang kita hasilkan,” terangnya.

Namun, dia menjelaskan, upaya peningkatan ekonomi melalui ekspor tersebut tentu tidak akan bisa tercapai jika hanya dilakukan perorangan. Sebab itu, lanjutnya, semua pihak harus terlibat dan saling bekerjasama agar upaya tersebut dapat maksimal.

“Kekayaan SDA tersebut akan sia-sia tanpa pengelolaan yang benar. Ini dibutuhkan peran semua pihak karena upaya ini bukan hanya untuk kepentingan institusi dan individu tapi seluruh masyarakat Sumsel. Sinergitas yang saling mengisi harus dibangun,” paparnya.

Apalagi, kedepan Sumsel akan memiliki pelabuha samudra Tanjung Carat yang akan semakin mempermudah Sumsel melakukan ekspor.

“Tanjung Carat sedang berjalan. Jika pelabuhan itu selesai, maka secara otomatis ekspor di Sumsel semakin meningkat,” sebutnya.

Hal itu juga perlu dukungan keamanan yang baim. Dimana keamanan, memiliki peranan penting dalam peningkatan ekspor tersebut.

“Keamanan itu penting dan harus mulai tingkat bawah. TNI dan Polri harus juga bergerak bersama untuk melakukan pengamanan,” imbuhnya.

Dia menilai, saat ini Sumsel sudah cukup berhasil dalam meningkatkan ekspor tersebut.

“Sejauh ini hasilnya sudah terlihat namun memang harus kita tingkatkan terus. Tugas kita selanjutnya adalah memberikan informasi. Karena masih banyak masyarakat di pelosok yang belum tahu produk pertanian apa yang bisa dijual. Informasi soal potensi ekspor ini harus diketahui petani,” ujarnya.

Dengan begitu, maka petani dapat turut berupaya memperbaiki mutu produk pertanian tersebut sehingga memiliki nilai ekspor.

“Saya ingin stake holder terkait terus memacu peningkatan kualitas agar semua komoditas pertanian Sumsel layak ekspor. Beri edukasi kepada para petani,” tukasnya.

Sementara Kepala Balai Karantina Kelas 1 Palembang Hafni Zahara mengatakan, ekspor tersebut dilakukan sebagai langkah meningkatkan ekonomi daerah.

“Dua tahun ini belakangan bukan masa yang mudah bagi ekonomi kita. Namun dari sektor pertanian, terobosan terus dilakukan Kementan dan kepala daerah sehingga peningkatan ekonomi melalui ekspor ini terus berjalan hingga saat ini,” katanya.

Langkah tersebut, lanjutnya, sebagai akselerasi gerakan 3 kali ekspor yang tengah digaungkan.

“Untuk tahun 2022, akan diadakan lagi 3 kali ekspor di 34 pelabuhan termasuk di Sumsel dengan tema Gebyar Ekspor. Semua langkah itu tentunya didukung dengan pengawalan keamanan dari Polri dan TNI,” pungkasnya.

Diketahui, berbagai komoditas pertanian asal Sumsel diekspor mulai dari kopi, kelapa, karet dan dan lainnya. Secara nasional sebanyak 1,3 juta ton komoditas pertanian senilai 13,72 triliun di kirim 34 pintu ekspor.

Turut hadir, Kapolda Sumssl Irjen Pol Toni Harmanto, Wakapolda Sumsel Brigjen Rudi Setiawan, Kapoksahli Kodam II Sriwijaya Brigjen TNI Bayu Haritomo, Kepala BPS Sumsel Zulkifli, GM Pelindo Imam Rahmiyadi, Direktur PT Berkat Makmur Kontainer Hasan Yosunarto, Direktur Keuangan PT Berkat Makmur Kontainer Alfian Yosunarto, GM Berkat Makmur Kontainer Toni Wahyudin, dan Manager Area Terminal Peti Kemas IPC Adi Saputra.

Sumber: Humas Pemprov

Red: Jun/Erwin

Dirlantas Polda Sumsel Gelar Rapat Pengamanan Malam Tahun Baru

Laporan: Fera

Poskota.Net

PALEMBANG| – Direktorat lalu lintas Polda Sumsel gelar rapat persiapan pengamanan malam tahun baru dan Pengecekan Jalur Pengamanan Tahun baru bersama Satlantas Polrestabes Palembang dan Dinas Perhubungan Kota Palembang, Kamis (30/12/2021) di ruangan rapat Ditlantas Polda Sumsel.

Dirlatnas Polda Sumsel, Kombes. Pol. M. Pratama Adhyasastra S.I.K., S.H mengatakan, bahwa rapat yang digelar merupakan persiapan pengamanan malam tahun baru dan Pengecekan Jalur Pengamanan Tahun baru bersama-sama.

“Dengan rapat yang digelar ini akan menghasilkan koordinasi yang cukup baik antara Satlantas Polrestabes Palembang dan Dinas Perhubungan Kota Palembang dalam pengamanan malam tahun baru,” ujarnya.

Dirinya menuturkan, bahwa dalam kegiatan ini juga dibahas mengenai Pengecekan Titik Lokasi Ploting anggota Pengamanan Malam Tahun Baru 2022.

“Dengan berbagai pembahasan yang kita bahas akan mampu bersinergi dan mampu memberikan Pengamanan yang baik,” katanya.

Dalam kegiatan ini turut dihadiri Wadir Lantas Polda Sumsel, Kabag Bin Ops Dit lantas Polda Sumsel, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sumsel, Kasat Lantas Polrestabes Palembang, Personil DISHUB Kota Palembang, Perwira Ditlntas Polda Sumsel, perwira Satlantas Polrestabes Palembang dan Personil Satlantas Polrestabes Palembang.

Sumber: Polda Sumsel

Red: Jun/Erwin

Angka Kriminalitas di Sumsel Meningkat di Bandingkan Tahun 2020

Laporan: Fera

Poskota.Net

PALEMBANG| – Tingkat kriminalitas di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), khususnya kejahatan menonjol sepanjang 2021 ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya 2020 lalu.

Hal ini dijelaskan oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH. “Sepanjang tahun ini secara total ada 5.304 laporan masyarakat dan yang berhasil kita selesaikan ada sekitar 4.644 laporan polisi,” ujarnya disela-sela press release di Mapolda Sumsel, Kamis (30/12/2021).

Sedangkan untuk 2020 lalu laporan masyarakat mencapai 5.217 dan berhasil diselesaikan ada sekitar 3.264 kasus yang berhasil di ungkap. “Dari sekian banyak kasus kriminal di Sumsel hanya beberapa kasus yang meningkat kasusnya di 2021 ini seperti Curanmor, penganiayaan berat (Anirat), penipuan, narkotika, pencurian biasa, judi dan pemerkosaan.

“Data tersebut akan memotivasi kita untuk lebih baik lagi dan memacu melakukan berbagai pengungkapan kasus sesuai dengan laporan masyarakat sehingga diharapkan di 2022 mendatang tingkat kriminalitas di Sumsel akan menurun dibandingkan tahun ini,” ujarnya, Kamis (30/12/2021).

Selain itu juga pihaknya menghimbau kepada Polrestabes dan Polres Jajaran agar merespon cepat laporan masyarakat dengan melakukan pengungkapan kasus hingga timgkat kriminalitas, khusunya kejahatan menonjol akan berkurang.

“Kita akan berupaya menekan kriminalitas di wilayah Sumsel dengan berbagai cara hingga menrespon cepat laporan masyarakat agar kejahatan di Sumsel tertekan dan masyarakat tidak was-was lagi berpergian ke luar rumah,” katanya.

Selain itu, lanjut Irjen Pol Toni menerangkan bahwa untuk jumlah hotspot di wilayah Sumsel di tahun ini mengalami penurunan, dimana di 2020 lalu jumlah hotspot mencapai 4.514 sedangkan di tahun ini mencapai 851 titik hotspot.

Begitu juga jumlah lahan yang terbakar di tahun lalu ada sekifsr 946,33 Ha dan di tahun ini ada sekitar 240,261 Ha. “Dari data tahunan yang kita terima titik hotspot mengalami penurunan sekitar 3.663 titik dan jumlah lahan terbakar mengalami penurunan sekitar 706,069 ha,” aku dia.

Dengan berbagai pencapaian tersebut pihaknya bakal melakukan evaluasi sehingga di 2022 mendatang akan mampu menekan beberapa kasus menonjol dan terus berupaya melakukan penekanan terhadap jumlah titik hotspot serta lahan yang terbakar.

“Kita berharap kinerja kita akan lebih baik lagi khususnya dalam hal memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam laporan hingga menindaklanjuti laporan tersebut,” tutupnya.

Red: Jun/Erwin

Jelang Pergantian Tahun Polda Sumsel Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas

Laporan: Fera

Poskota.Net

PALEMBANG| – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Irjen Pol.Drs.Toni Harmanto,MH melalui Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol.Drs Supriadi, M.M. minta masyarakat jaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif jelang pergantian tahun 2021 menuju tahun  2022.

Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Rabu (29/12/2021), Ia mengajak kepada seluruh masyarakat Sumsel untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif jelang pergantian tahun.

“Keamanan dapat terwujud apabila ada kesadaran dari semua pihak untuk saling menjaga dan saling mengingatkan satu sama lain untuk tidak melakukan kegiatan atau tindakan yang melanggar hukum,” ujar Alumni Akpol 91.

Lanjutnya Ia meminta seluruh masyarakat pada pergantian tahun 2022 untuk tidak melakukan konvoi atau pawai-pawai yang menyebabkan kerumunan massa dan mengganggu arus lalu lintas. “Apabila masih ditemukan akan kami tindak tegas sesuai peraturan yang berlaku”.

“Begitu juga dengan kegiatan masyarakat baik itu hiburan atau apapun yang menyebabkan terjadinya kerumunan akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Sumatera Selatan,” tegasnya.

“Mari kita jaga Sumatera Selatan tetap aman, damai dan sehat terhindar dari Covid-19”. Harapnya.

Lebih lanjut, Kabidhumas juga menghimbau untuk masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan dan melaksanakan vaksinasi, “Pastikan diri sudah divaksin untuk mencegah bahaya covid-19 dan selalu terapkan protokol kesehatan yang ketat dalam beraktivitas”..

Sumber : Humas Polda Sumsel

Red: Jun/Erwin