Laporan : Anton
Jayapura, Poskota.net – Dalam rangka mengimbau mayarakat untuk tertib berlalu lintas dan membayar pajak, telah dilaksanakan Dialog Interaktif Polisi Menyapa dengan Tema “Tertib Berlalu Lintas dan Tertib Membayar Pajak” yang bertempat di Studio LPP RRI Jayapura, Kamis (14/07).
Adapun yang menjadi narasumber adalah Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Papua Kompol Leonardo Yoga, S.I.K, MM, Kepala Bidang Pajak Bapenda Provinsi Papua Bapak Iskandar Wonda, SE, M.SH, AK.CA dan Kepala Sub Bidang Penetapan Pajak Bapenda Prov Papua Ibu Dian Anggreni.
Pada kesempatannya Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Papua menyampaikan seperti yang diketahui dimana Kota Jayapura ini sendiri kita lihat Volume kendaraan apabila kita membandingkan keseluruhan di provinsi Papua misalnya di Timika atau Merauke bahkan Sentani di Jayapura ini adalah yang paling tinggi khususnya kendaraan bermotor.
“Tingginya Volume kendaraan bermotor ini tentunya menimbulkan potensi-potensi yang memungkinkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, semakin banyak kendaraan di jalanan maka potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas akan terjadi,” ucapnya.
Kami dari Dit Lantas Polda Papua telah memerintahkan kepada jajaran dalam hal menangani kecelakaan lalu lintas atau pencegahannnya kita benar-benar harus fokus kepada keselamatan jiwa. Maka dari itu mengapa setiap tindakan hukum kita baik yang sifatnya soft atau represif kita selalu mengedepankan pentingnya keselamatan pengguna jalan.
“Contohnya seperti kita menempatkan personel dijalanan untuk mengatur lalu lintas dan menemui adanya pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm dan masyarakat menjadi takut, bahwa sebenarnya hal tersebut tidak perlu terjadi kalau adanya kesadaran diri untuk menjaga keselamatan itu timbul dari diri sendiri,” ujar Kompol Loenardo Yoga.
Jadi bagaimana pentingnya untuk masyarakat dalam memahami keselamatan di jalanan, tapi yang harus diingat bukan hanya kesadaran dalam mengenakan helm saja yang kami tertibkan kemudian masih banyak mengemudi dalam pengaruh Miras.
“Kita berbicara tentang tertib berlalu lintas itu berarti kita berbicara tentang bagaimana kita menyelamatkan generasi bangsa ini, kemudian saya menambahkan tentang pentingnya three siap dalam berkendara yaitu yang pertama siap berkendara, yang kedua siap kendaraan dan yang ketiga siap memamtuhi aturan-aturan lalu lintas di jalan raya,” tuturnya.
Dikesempatan yang sama Kepala Bidang Pajak Bapenda Provinsi Papua mengatakan saya menggaris bawahi apa pentinya pajak di Provinsi Papua ini karena untuk orang-orang yang tertib membayar pajak ini berati kita membangun Papua, tetapi masih banyak warga masyarakat yang belum sadar akan pentingnya membayar pajak.
“Jadi pemerintah menyediakan fasilitas untuk masyarakat yang berasal dari pajak, jadi apabila masyarakat tertib untuk membayar pajak maka pembangunan di Provinsi Papua ini akan maju dan berkembang. Oleh karena itu kita kembalikan kepada kesadaran diri masing-masing dari masyarakat untuk membayar pajak agar Papua yang lebih maju,” ungkapnya.
Tetapi saya juga ingin sampaikan untuk pendapatan pajak di Provinsi Papua sudah meningkat dari tahun 2019 sampai sekarang, yang artinya kesadaran diri dari warga masyarakat Provinsi Papua ini sudah bagus dalam hal membayar pajak.
Disisi lain Kepala Sub Bidang Penetapan Pajak Bapenda Prov Papua Ibu Dian menambahkan apa yang disampaikan oleh bapak Iskandar, untuk perkembangan masyarakat Papua dalam membayar pajak itu memang meningkat tetapi kecil karena banyak yang masih salah presepsi seperti membayar pajak sekaligus dengan STNK. Jadi yang mereka pahami adalah membayar pajak itu nanti sambil menunggu ganti STNK.
“Tapi sebenarnya pajak kendaraan bermotor itu dibayarkan setiap tahun, sebelum jatuh tempo agar segera dibayarkan pajaknya. Kami juga ingin memberitahukan bahwa membayar pajak sudah kami mudahkan melalui kantor-kantor Pos yang ada diseluruh wilayah Papua,” kata Ibu Dian.
Kemudian kami juga tambahkan Payment Point dibeberapa Kabupaten, lalu adanya Samsat Box yang ada di Kota Jayapura dan Samsat Corner di Mall Jayapura hal tersebut kami lakukan untuk memudahkan warga masyarakat Kota Jayapura dalam membayar Pajak.
Hal itu juga selain bentuk pelayanan dari kami tetapi juga merupakan bentuk pendekatan kepada masyarakat untuk memberitahu bahwa membayar pajak adalah bukan hal yang sulit dan tidak mahal.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar taat dalam membayar pajak, karena pajak nantinya akan kembali lagi kepada kemajuan di tanah Papua. Dengan membayar pajak kita ikut membangun tanah Papua dan kita juga ikut mensosialisasikan visi misi dari pemerintah daerah,” tandas Ibu Dian.




































































