Laporan Juniardi
Tangerang // Poskota.net. Semua kalangan usia rentan terhadap bahaya rokok dan rentan menjadi_ perokok aktif maupun perokok pasif.
Indonesia merupakan salah satu negara dengan indeks perokok di bawah umur terbesar di dunia, tidak heran beberapa anak SD sudah mengenal rokok. Hal ini dikarenakan sikap yang masih polos dan mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar.
Rokok berbahaya dan akan semakin berbahaya bila dikonsumsi anak dibawah umur dan akan berdampak bagi pertumbuhan.
Prihatin terhadap kondisi saat ini, Ketua Umum DPP GMTI yang sedang melaksanakan edukasi bahaya merokok dengan sosialisasi pencegahan “stunting” dengan mengedukasi anak-anak Panti Asuhan Kasih Anugerah. Edukasi ini lebih tepatnya diberikan kepada anak – anak Panti asuhan dari tingkat SD, SMP & SMA dimana Ketua Umum DPP GMTI melakukan penjelasan dengan multimedia, sederhana, video singkat, animasi, atraktif, serta permainan dan penjelasan kemampuan dan kapasitas paru_ paru, di Taman Lestari Jakarta Barat Sabtu 24/09/2022.
Materi yang disampaikan berupa bahaya merokok yang menghambat pertumbuhan tulang, kerusakan paru-paru, penurunan kesehatan otot dan tulang.
Setelah materi mengenai edukasi bahaya merokok dan pentingnya menjaga kebersihan telah selesai dijelaskan, ketua umum DPP GMTI juga turut melakukan kuis berhadiah sebagai bukti apakah anak – anak Panti Asuhan Kasih Anugerah memperhatikan pemaparan dengan baik, pada akhirnya anak-anak Panti Asuhan dapat menjawab semua pertanyaan dengan baik dan benar. Disini juga terlihat antusiasme para anak-anak atas pemaparan yang telah disampaikan.
Diakhir kegiatan Edukasi Bahaya Merokok melakukan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan,serta acara Surprise di acara ulang tahun Ketua Umum DPP GMTI (Steven Lim) dengan Anak-anak Panti Asuhan yang lahir serta berulang tahun di bulan September.
Ketua Umum DPP GMTI menutup sesi acara dengan makan sore bersama dengan anak-anak Panti Asuhan.
Ketua Umum DPP GMTI mengucapkan terimakasih kepada anak-anak Panti Asuhan Kasih Anugerah dan staff pengajar yang ada di Panti asuhan yang sudi memberi waktu dan kesempatan menyampaikan materi. Kiranya materi yang sudah disampaikan oleh tim DPP GMTI berguna dikemudian hari.





































































