Laporan: H.Charles Pardede
Tapanuli Tengah, Poskota.net.-Tebar hoax, masyarakat Desa Mela Dolok Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah tuding oknumĀ Camat Tapian Nauli, Harrys Sihombing tebar hoaxĀ (Berita Bohong) disalah satu media Online menyebutkan Kades Desa Mela Dolok Diperiksa Tipikor terkait pembangunanĀ proyek rabat beton, hal itu dikatakan Camat Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah usai melakukan acara Hari Kelahiran Pancasila pada Minggu 1 Juni 2024 lalu di SMP Negeri 1 Poriaha dan 8 Kepala Desa se Kecamatan Tapian Nauli akan menyurati Pj Bupati Tapteng, Dr.Sugeng Riyanta meminta agar Camat Tapian Nauli, Harrys Sihombing dievaluasi dari jabatannya, karena dinilai sangat meresahkan 8 pemerintah Desa di Kecamatan Tapian Nauli,” demikian dikatakan sumber yang layak di percaya kepada Wartawan Poskota pada Sabtu (29/6/2024) di Poriaha.
Masih kata sumber,” Harrys Sihombing selaku Camat sering membuat resah para Kepala Desa dalam melaksanakan dana desa tahun anggaran 2024 ini dan mengkondisikan sejumlah oknum agar turun kesejumlah Desa didaerah ini mencari seakan ada kesalahan-kesalahan pelaksanaan dana desa tahun 2024,” ucap sumber yang tidak bersedia dituliskan jati dirinya.
Sumber itu menjelaskan, “dimana saya membaca berita di media online itu pernyataan Camat Tapian Nauli saat di konfirmasi usai menghadiri upacara Lahir Pancasila pada Minggu 1 Juni 2024 lalu, di lapangan SMP 1 Tapian Nauli menyebutkan,” Kepala Desa Mela Dolok, Hotmauli Tarihoran diperiksa oleh Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Tapteng, Polda Sumut.
Sembari sumber membacakan isi berita di media online itu dengan mengatakan,” Harrys Sihombing dalam pemberitaan media Online itu menyebutkan, “Bagaimana saya bilang ya, gara-gara Pemberitaan Media Kalian itu, sudah turun tipikor memeriksa ke Dana Desa Mela Dolok, jadi mau konfirmasi apa lagi”, Jawab Haris PT Sihombing yang dikutip Poskota dalam isi pemberitaan dimaksud.
Secara terpisah sejumlah warga Desa Mela Dolok yang di Konfirmasi Poskota pada Sabtu (29/6/2024) warga sangat menyayangkan pernyataan Camat Tapian Nauli yang mengatakan Kepala Desa Mela Dolok di periksa Tipikor Polres Tapteng terkait dugaan Korupsi pembangunan Rabat beton yang dilaksanakan pada tahun 2024 ini bersumber dari dana desa dan pernyataan itu sangatlah tendensius dan merupakan pernyataan Hoax, sehingga pernyataan itu akan kami bawa keranah hukum dan bukti pernyataan itu adalah isi pemberitaan di media Online itu,” tegas S.Hutagalung.
Masih katanya,” walau kami masyarakat rendahan di kampung ini, kami tidak pernah lihat dan dengar Kepala Desa Mela Dolok, Hotmauli Tarihoran diperiksa terkait pembangunan rabat beton tahun anggaran 2024 dan itu kami nyatakan Hoax,” tegas pria separu baya itu.
Sedangkan W.Simanjuntak (49) menambahkan,” sampai sejauh ini pernyataan hoax Camat Tapian Nauli itu tidak ada ditariknya maupun di klarifikasi, dan sangat disayangkan pernyataan itu sama halnya menista kepemimpinan Pj Bupati Tapteng, Dr.Sugeng Riyanta yang sering kita dengar dimedia melakukan himbauan agar para kepala Desa dalam pelaksanaan dana desa agar jangan macam-macam mencuri uang dana desa untuk kepentingan pribadi, beliau menghimbau agar kepala desa melaksanakan dengan baik sesuai hasil musyawarah desa (Mudes),’ sebut warga itu.
Menurut W Simanjuntak, Camat itukan merupakan penyambung tangan dari Pemerintah Kabupaten di Kecamatan ini kok malah menyatakan hal yang tidak benar dan patutĀ oknum Camat itu di evaluasi Pak Sugeng selaku Pj Bupati Tapteng,” pintanya.
Ditempat terpisah warga Desa Tapian Nauli III juga mendengar santer bahwa Kepala Desa Tapian Nauli IV, SH telah diperiksa aparat penegak hukum atas proyek pembangunan di Desa Tapian Nauli IV dan informasi itu kami terima dari kantor Camat, bahwa oknum Kejaksaan Negeri turun ke Kantor Camat akan memeriksa Kepala Desa Tapian Nauli II atas penggunaan dana Desa (DD) untuk pembangunan fisik,” ujar warga Desa Tapian Nauli itu yang juga enggan dituliskan jatidirinya.
Sementara Kepala Desa Tapian Nauli IV, S Hutagalung sebelumnya telah menyatakan,” saya tidaklah benar ada diperiksa oleh Oknum dari Kejaksaan Negeri Sibolga akan tetapi ada berjumpa dengan oknum Jaksa di Kantor Camat Tapian Nauli , hal itu dikabari pihak kantor Camat bahwa ada Jaksa akan memeriksa saya dan sedangkan surat pemberitahuan akan adanya pemeriksaan tudak ada disampaikan kepada saya selaku Kepala Desa, dan mengetahui akan adanya pemeriksaan dilakukan pihak Kejaksaan hal itupun saya koordinasikan kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tapteng, Hendrik H Sitinjak jumpai dan beliau menegaskan jangan hadiri pemanggilan itu bila tidak ada prosedur tetap dan surat pemanggilan,” jelas S Hutagalung saat ditanya Poskota usai acara sosialisasi UU No 3 tahun 2024 tentang Desa di rumah makan Rahmi di Desa Tapian Nauli I.
S Hutagalung juga menambahkan,” kita menduga aneh terhadap pejabat di Kecamatan Tapian Nauli itu, kok dianya yang selalu usil dalam pembangunan dana desa di Kecamatan ini dan pihak Inspektorat kan ada bila mana melakukan pemeriksaan atas kegiatan dana desa yang menyalah kan harus dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat terlebi dahulu dan bukan harus pihak kecamatan yang mengkabari saya akan diperiksa Jaksa,” ujar S Hutagalung heran pada Jumat (28/6/2024).
Sementara Kepala Desa lainnya yang ada dilokasi acara sosialisasi UU tentang Desa yang diminta tanggapannya atas kepemimpinan Harrys Sihombing selaku Camat menyebutkan, kami akan segera membuat surat kepada Pj Bupati untuk meminta agar Harrys Sihombing di evalusia dari jabatannya, karena terlalu usil terhadap pelaksanaan Dana Desa, ya kalaupun ada permasalahan hukum dilakukan oknum Kades kan ada peraturan dan perundang-undangan yang menentukan,” sebut pria berkacamata yang juga Kepala Desa di wilayah Kecamatan Tapian Nauli.
Pria berkacamata itu menambahkan,” kami kepala Desa yang ada diwilayah Kecamatan Tapian Nauli ini sudah sangat resah atas kepemimpinan Camat Tapian Nauli dan waktu dekat ini kami pasti surati Pj Bupati agar mengevaluasi jabatan Camat Tapian Nauli dan apalagi beliau ada mengatakan dalam berita online bahwa Kepala Desa Mela Dolok di periksa Tipikor dan kenyataannya tidaklah benar,” tutupnya.
Sementara Kepala Desa Mela Dolok, HotmaulinTarihoran yang coba di konfirmasi melalalu ponsel genggamnya belum berhasil di hubungi, menurut warga Desa Mela Dolok lagi keluar mengikuti acara pesta di Kecamatan Sitahuis.




































































