Laporan: Sahroni
Banyuwangi //, poskota.net – Senyum gembira terlihat pada raut muka, Ketang (74) warga Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kegembiraan lelaki tua itu ditunjukkan, setelah rumah yang dihuni selesai dibangun oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk, induk perusahaan Tujuh bukit operation, PT Bumi Suksesindo.
“Alhamdulillah, dan maturnuwun (Terima kasih),” kata Ketang, Kamis (22/9/2022).
Ucapan rasa syukur dan terima kasih tak henti-henti diucapkan Ketang, melihat rumah yang ditinggali seorang diri kini jauh lebih bagus. Rumah tersebut, menjadi tampak lebih mentereng dan terlihat kokoh dengan dinding tembok dan lantai yang diplester.
Program bedah rumah yang diberikan terhadap dari rumah yang berada di tepi hutan dan tidak jauh dari akses masuk menuju Petak 56. Dan manjadi slah satu tempat yang pernah ramai dengan aktivitas para penambang tradisional.
Sejak beberapa tahun yang lalu, dilokasi tersebut ramai dengan aktivitas para pendulang emas, yang konon berpenghasilan jutaan rupiah perhari, bahkan ada yang mencapai ratusan juta hingga milyaran rupiah.
Meskipun terbilang fantastis pendapatan yang mereka peroleh, namun ternyata ada juga warga yang tak beroleh manfaat dengan adanya kegiatan penambangan tak berizin (PETI).
Program bedah rumah miliknya, dikerjakan oleh warga masyarakat dengan program pemberdayaan masyarakat setempat, mampu merubah kondisi rumah yang sebelumnya tidak layak huni menjadi lebih mentereng.
Perbedaan tersebut, terlihat pada tampilan rumah yang lebih kokoh dengan dinding tembok dan lantai yang sudah diplester, selain itu cat tembok yang berwarna biru menjadikan rumah tersebut lebih mencolok dari pada rumah disekelilingnya.
“Seratus persen rumah telah selesai dikerjakan dan sudah bisa langsung ditempati,” tutur Kordinator pembangunan rumah, Wijiyanto.






































































