Laporan Sumiyati, S.H
JAKARTA Poskota.Net – Kasus penularan Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan. Penurunan kasus positif maupun kematian terjadi hingga Sabtu (26/3). Data Kementerian Kesehatan menunjukkan kasus positif hanya bertambah 4.189 sementara kematian bertambah 107.
Dari penambahan kasus positif tersebut, paling banyak tersebar di Jawa Barat dengan 878 kasus, kemudian DKI Jakarta dengan 796 kasus, dan Jawa Tengah dengan 374 kasus. Sementara itu kematian tertinggi terjadi di Jawa Tengah dengan 30 kematian, disusul Jawa Timur dengan 15 kematian, dan Yogyakarta dengan 12 kematian.
Penambahan kasus ini membuat 154.570 orang dinyatakan meninggal akibat Covid-19. Total 5,9 juta warga Indonesia terpapar Covid-19 dengan 5,6 juta di antaranya sembuh. Kasus aktif berkurang menjadi 157.054 kasus.
Sementara itu, pemerintah telah mewajibkan vaksinasi booster untuk meningkatkan kekebalan imunitas masyarakat menjelang mudik, mengingat mobilitasnya lebih masif daripada acara MotoGP Mandalika.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan, diwajibkannya vaksinasi booster tidak semata-mata tanpa pertimbangan yang jelas.
“Mobilitas masyarakat yang masif memungkinkan penularan Covid-19 yang lebih tinggi. Maka dari itu vaksinasi booster penting dilakukan untuk membantu mengurangi dampak kesakitan jika tertular Covid-19,” katanya di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Jumat (25/3).
Hasil survei Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Kementerian Perhubungan tentang mudik Lebaran 2022, diketahui potensi masyarakat yang akan melakukan mudik berjumlah sekitar 80 juta orang. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah penonton acara MotoGP Mandalika yang dibatasi maksimal sebanyak 60.000 orang.
Selanjutnya, mudik merupakan momentum bersilaturahmi dan mengunjungi orang tua. Risiko penularan akan lebih berbahaya jika penularan terjadi pada orang tua atau lansia di kampung halaman.
.






































































