Menyikapi Maraknya Mafia Tanah di Tangerang, Ini di Katakan Mahfud MD — poskota.net
instagram youtube
logo

Menyikapi Maraknya Mafia Tanah di Tangerang, Ini di Katakan Mahfud MD

Sabtu, 9 Oktober 2021 - 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Team 7

Poskota.Net

TANGERANG – Masalah sengketa lahan di Indonesia khusus nya di kota Tangerang sepertinya menjadi rumit, di duga akibat ulah para mafia tanah yang kerap meresahkan masyarakat. Bahkan mendapat reaksi dari Mentri Polhukam Mahfud MD, dengan blak-blakan mengatakan,” kalau mafia tanah tidak bermain sendirian. Bahkan Tidak sedikit oknum di pengadilan juga terlibat main mata dengan para mafia. Hal itu dikatakan nya dalam seminar secara virtual, seperti yang dikutip dari laman metroonlinentt.com (07\10\2021)


Di kota Tangerang dan kabupaten Tangerang, baru baru ini jadi perbincangan masyarakat dan ramai di sorot media online dan cetak, tentang dugaan keterlibatan oknum pejabat BPN yang ikut membantu komplotan mafia tanah untuk menguasai lahan masyarakat secara hukum di lakukan dengan berbagai cara koruptif, seperti yang di sampaikan oleh Mahfud MD, “Mereka tidak bermain sendirian”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti penjelasan kuasa hukum ahli waris INDARTI,SH,& Rekan, Salah satu kasus yang saat ini sedang bergulir di BPN kabupaten Tangerang, yaitu’ ahli waris A\N Marin Bin Konboy di gugat dengan perkara klaim dengan mengadopsi alas hak dari SHM No: 05 tahun 1969. Atas nama Yo Tiang Kwi, sedangkan anak Alm Yo Tiang Kwi sendiri tidak pernah tau tentang klaim tersebut, hal itu di sampaikan saat team melakukan klarifikasi di kediaman anak Alm ahli waris, baru baru ini.

Selain itu, kasus sengketa lahan yang tidak jauh berbeda di wilayah kunciran kota Tangerang, di duga oknum pejabat BPN dan mafia yang sama berkolaborasi, dan saat ini sedang berproses di pengadilan kota Tangerang. Pihak yang melakukan klaim lahan tanah di wilayah kunciran kota Tangerang, dengan berdasarkan AJB. No. 1280/2006. C 798 A\N Agus Elia Darius terhadap tanah bidang No.116. atas nama BIRUSENA C 864 Persil 42. S.II. Persil 42. S. III. pihak BPN Langsung menanggapi padahal objek di sengketa salah bidang,tanpa melalui proses oleh Team pembebasan Jalan Tol yang telah dibentuk .

Sedangkan tanah bidang No. 116. Atas nama Birusena atas dasar identifikasi, baik terhadap obyek bidang maupun subyek hukum oleh Team pembebasan Jalan Tol CBK. Seharusnya dari pihak BPN – Kota Tangerang menolak adanya Klaim tersebut karena berdasarkan UU No. 2 Tahun 2012, sudah cukup jelas diatur dalam tata cara melakukan pengklaiman terhadap bidang tanah yang telah ditetapkan oleh Team panitia pembebasan.

“Tolong teman teman wartawan sampaikan dalam pemberitaan supaya Kepala BPN – Kota Tangerang mengetahuinya, dan insyaallah minggu depan kami akan melaporkan serta mengadukan hal ini, Kepada Bapak Presiden RI. , Menteri PUPR, BPN Kanwil, ke Ombudsman,” ujar Jacsany (team kuasa hukum ahli waris).(09\10\2021)


Baru baru ini, saat awak media melakukan konfirmasi ke pihak pengadilan, kepada salah satu hakim mediasi yang menangani nya, Joni Wijaya Sinaga,SH menyarankan wartawan agar mengkonfirmasi langsung ke bagian humas atau panitera pengadilan untuk mendapatkan keterangan.

“Kalau menanyakan tentang itu, tanyakan para pihak dari kami tidak bisa. Dan ini kordinasi kami kepada pihak pengadilan dan saya tidak berbicara apapun, kalaupun ingin mengambil keterangan silahkan ke humas atau panitera dan para pihak” ucap Toni Wijaya, saat di konfirmasi wartawan lewat telepon.


Dari penyampaian Mahfud MD, Praktik praktik mafia tanah telah menggurita dari hulu hingga hilir termasuk oknum lembaga pengadilan. menyebabkan masyarakat terkena dampak nya. Untuk itu, dirinya meminta komisi yudisial ikut mencegah sekaligus memberantas para mafia tanah ini, sehingga kedepannya tidak meresahkan masyarakat lagi.

Berita Terkait

Sambangi Markas LMP Stafsus Presiden Singgung Keabsahan Kampus UIII Depok
Pengunjung Dipatai Lhok Bubon hari ke 4 Lembaran tampak Keramaian.
Karo Ops Polda Sumut Lakukan Pengecekan Kesiapsiagaan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Toba 2025
Kapolda Sumut Beri Arahan Langsung, Kapolres Simalungun Pastikan Keamanan Mudik Lebaran
Warga Keluhkan Jalan Rusak di Pandeglang menuju Kampung Halamannya, Saat Mudik
Amblas Rel di Manonjaya Kereta Api Jalur Selatan Lumpuh
Satlantas Polres Simalungun Amankan Sholat Subuh dengan Blue Light Patrol
Harmoni Kebersamaan, Kapolres Simalungun Gelar Buka Puasa dan Temu Pisah dengan Forkopimda
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 16:28 WIB

Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Bersama Personel Gabungan Amankan Pos Pam Simpang Sitahoan

Jumat, 4 April 2025 - 16:25 WIB

Babinsa Beraksi, Bersama Petani Singkirkan Gulma demi Tanaman Padi Darat yang Sehat

Jumat, 4 April 2025 - 14:45 WIB

Pengamanan Maksimal, TNI, Polri, dan Instansi Terkait Jaga Ketertiban di Pelabuhan Tigaras

Jumat, 4 April 2025 - 14:36 WIB

Respons Cepat, TNI, POLRI dan Pemkab Simalungun Bantu Warga Terdampak Banjir di Serbelawan

Kamis, 3 April 2025 - 14:04 WIB

Kodim 0207/SML dan Polres Pematangsiantar Bersinergi Mengamankan Idul Fitri 2025, Pastikan Situasi Tetap Kondusif

Kamis, 3 April 2025 - 13:38 WIB

Rayakan Idul Fitri, Babinsa Jalin Silaturahmi dengan Warga Binaan Nagori Silau Malela

Kamis, 3 April 2025 - 13:27 WIB

Dukung Pertanian Lokal, Babinsa Berdialog dengan Petani Wortel

Kamis, 3 April 2025 - 13:20 WIB

Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait, Apel Kesiapan Pos Pam Ketupat Toba 2025 Berlangsung di Bah Sampuran

Berita Terbaru

Berita Daerah

Macet Menuju Pintu Masuk Pangandaran Pasca Lebaran

Jumat, 4 Apr 2025 - 19:14 WIB

Berita Ciamis

Bupati Ciamis H.Herdiat Sunarya Meninjau Tanah Longsor di Raksabaya

Jumat, 4 Apr 2025 - 16:42 WIB