SIMALUNGUN PosKota Net
28 April 2026 Anggota DPRD Kabupaten Simalungun, Tomy Frendrik Saragih, SE, melaksanakan kegiatan Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun 2025-2026 di Kelurahan Merek Raya, Kecamatan Raya, Selasa (28/04/2026). Pertemuan ini menjadi wadah krusial bagi masyarakat untuk menyampaikan keluh kesah, khususnya terkait dinamika sektor pertanian dan infrastruktur desa.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Bagian Persidangan DPRD Simalungun, Lurah Merek Raya, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Raya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Persoalan Pupuk: Kendala Teknis RDKK
Dalam sesi diskusi, perwakilan Kelompok Tani Sabar Tani menyampaikan kendala distribusi pupuk subsidi. Dari total 20 anggota kelompok, tercatat hanya 16 orang yang mendapatkan kuota pupuk.
Menanggapi hal tersebut, PPL Kecamatan Raya, Polaris Saragih, memberikan penjelasan teknis. Ia mengakui adanya selisih data tersebut akibat kendala pada proses input data:
Faktor Teknis: Kesalahan terjadi saat entri data RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) yang dipicu oleh sempitnya waktu input serta gangguan jaringan/server.
Solusi: Polaris memberikan angin segar bahwa portal perbaikan data dijadwalkan akan dibuka kembali pada awal Mei (Bulan 5) mendatang untuk sinkronisasi data anggota kelompok tani yang tertinggal.
Bantuan Bibit: Kualitas Di atas Kuantitas
Terkait permintaan masyarakat mengenai bantuan bibit, PPL menekankan pentingnya kecocokan varietas dengan kondisi alam lokal. Polaris mengungkapkan bahwa pihaknya sangat selektif dalam menerima bantuan dari Kementerian.
”Banyak tawaran bibit dari pusat, namun kami tidak berani asal terima jika tidak sesuai dengan iklim di Simalungun, khususnya Kecamatan Raya. Kita harus pastikan bibit tersebut bisa tumbuh maksimal di sini,” tegas Polaris.
Komitmen Tomy Frendrik Saragih
Merespons aspirasi warga terkait perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT) dan bantuan sarana produksi, Tomy Frendrik Saragih berkomitmen untuk mengawal usulan tersebut dalam agenda pembangunan daerah.
Sebagai langkah nyata, Tomy menginformasikan bahwa bantuan bibit jagung akan segera disalurkan dalam waktu dekat.
Estimasi Waktu: Bantuan dijadwalkan tiba dalam 3 bulan ke depan.Mekanisme: Penyaluran dilakukan melalui kelompok tani yang resmi terdaftar.Di akhir acara, Tomy menghimbau kepada seluruh masyarakat dan pengurus kelompok tani untuk lebih tertib secara administrasi. Hal ini bertujuan agar segala bentuk bantuan dari pemerintah dapat terserap secara maksimal tanpa terkendala masalah pendataan di kemudian hari.
(Jhon E purba)







































































