Laporan: A-01
Papua//Poskota.net,– Akhirnya tim gabungan berhasil menemukan seluruh korban yang hilang dari kejadian dua kapal yang terbakar di Mappi sekitar Kali Assue dan tidak jauh dari TKP kebakaran, Sabtu (20/8).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan dua korban terakhir yang ditemukan tim gabungan an. Edy Apryanto sekira pukul 23.45 WIT yang merupakan ABK kapal Kayu Putra Dua. Selang beberapa jam tepatnya pada pukul 02.45 WIT korban an. Pardi ABK dari kapal LCT Spob Cahaya Al- Arrahim 1 kembali ditemukan. Kedua korban hilang tersebut ditemukan di kali Assue tidak jauh dari TKP kebakaran.
“Pada pukul 23.45 WIT korban Edy Apriyanto korban dari kebakaran dua kapal di Kabupaten Mappi ditemukan dengan jarak 250 meter dari TKP. Sedangkan korban an. Pardi ditemukan sekitar 150 meter dari TKP dan kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kombes Kamal.
Lebih lanjut Kombes Kamal menjalaskan, sebelumnya satu korban yang dinyatakan hilang juga atas nama Herman telah ditemukan sekitar pukul 22.15 WIT sehingga jumlah korban hilang tersisa dua orang. Selang beberapa jam tim gabungan berhasil menemukan dua korban tersisa.
“Empat korban luka bakar tersebut diantaranya 2 ABK dari Kapal Spob Cahaya Al-Arrahim, dirujuk ke rumah sakit Kepi selanjutnya akan diterbangkan ke Merauke, sedangkan 2 korban lainnya yang merupakan ABK dari Kapal Kayu Dua Putra hari ini akan dievakuasi dari Asgon menuju ke Kabupaten Merauke dengan menggunakan pesawat maff,” jelasnya.
Saat ini keempat korban yang ditemukan telah dievakuasi dan dimakamkan. Korban an. Ahmad Septi Ramadan yang ditemukan pada Jumat (19/8) pada pukul 06.00 WIT telah dimakamkan oleh keluarganya di Asgon dan rencananya korban Edy Apryanto juga akan langsung dimakamkan oleh keluarganya di Asgon. Untuk kedua korban an. Herman dan Pardi akan langsung dikirimkan menuju Keppi dengan menggunakan Speedboat.
Kabid Humas mengungkapkan Polsek Asgon yang dibackup Polres Mappi telah melakukan olah TKP, mengamankan pemilik Kapal Kayu Dua Putra, pemeriksaan awal terhadap ABK, mengamankan mesin penyedot / Alkon dan serpihan kapal kayu dua putra yang ada diatas kapal Lct Spob Cahaya Al- Arrahim.
“Setelah kejadian personel telah memasang garis polisi, melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti serta melakukan pemeriksaan terhadap anak buah kapal,” ungkap Kamal.
Sampai saat ini anggota Polsek Asgon yang dibackup oleh Polres Mappi telah melakukan pemeriksaan terhadap 6 (enam) orang saksi dan juga telah melakukan olah TKP, diharapkan nantinya terhadap tim dari Laboratorium Forensik untuk segera hadir guna memastikan penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
Sebelumnya diberitakan bahwa telah terjadi kebakaran terhadap dua kapal yakni kapal Kayu Dua Putra dan kapal LCT Spob Cahaya Al- Arrahim di Dermaga Distrik Assue Kabupaten Mappi yang mengakibatkan 5 korban meninggal dunia dan 12 orang mengalami luka bakar dan saat ini sudah mendapat perawatan medis.
17 korban diantaranya 5 meninggal dunia an. Markus Tangke, Ahmad Septi Ramadan, Herman, Edi Apryanto dan Pardi, 12 orang mengalami luka bakar yakni an. Mansur, Syahrul Nimrat, Callu, Narli, Fadli, Novyanto, Elbin, Ayub, Sutopoali, Hawi, Muhamad Abdul Raup, Bunga Ayub dan untuk saat ini seluruh korban meninggal dunia telah dikirim ke Keppi dan juga telah dimakamkan langsung oleh keluarganya di Asgon.





































































