Laporan: A-01
PAPUA//Poskota.net,– Tim Supervisi Humas Polri melakukan kunjungan ke Polres Jayapura dalam rangka Supervisi Kehumasan Polri di Jajaran Polda Papua, Selasa (26/07/2022).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Supervisi Devisi Humas Polri Kombes Pol. Ade Yaya Surayana, didampingi Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal, Tim Supervisi Humas Polri dan Pejabat Utama Polres Jayapura.
Tim Supervisi Devisi Humas Polri Kombes Pol Ade Yaya Surayana mengatakan, pihaknya datang ke Polda Papua untuk melakukan supervisi dan ingin melihat secara langsung laporan dari masing – masing Polres dimana itu nanti akan menjadi kunci penting.
Dikatakan bahwa, kedatanganya bersama tim ke Polda Papua hanya tiga hari untuk melakukan supervisi di Wilayah Hukum Polda Papua.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Organisasi Polri terus berubah – ubah sesuai dengan perkembangannya. Untuk itu kerena suatu organisasi berubah harus ada perencanaan sesuai dengan pekembangan – perkembangan dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.
“Perkembangan organisasi kita ini sudah berkembang dengan adanya perkembangan eltronik dalam hal ini media masa yang sudah sering digunakan baik dalam satuan tertentu misalnya untuk Polres sendiri ada Humas Polres, untuk intel ada Unit Kamsus begitu pula yang lainnya,” ujarnya.
Lanjut dikatakan, Humas juga sama dengan fungsi – fungsi yang lain karena struk yang sekarang sudah pisah dengan Subag Ops dan sekarang ini sudah masuk 10 besar dalam hal anggaran namun yang perlu diperhatikan juga ketika anggaran sudah turun harus di pertanggung jawabkan.
“Kita juga harus busa melihat dalam SDM kita karena semuanya dapat seimbang dengan anggaran yang akan di serap dan mustinya tidak sembarang untuk dikerjakan dan bagian perencanaan juga sudah harus siap bekerja dalam perencanaan yang harus dibuat,” ujarnya.
Sementar itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, untuk kegaiatan humas harus bisa seimbang dengan kegaiatan – kegaitan yang nantinya akan dikemas dalam media masa. Kerena pekerjaan humas sendiri memang tidak bisa berdiri tanpa ada dukungan dengan fungsi devisi lainya.
“Saya sudah mengecek ke beberapa wilayah bahwa untuk anggota piket tidak ada bagian Humas. Seharus untuk piket humas harus dibuat karena setiap kegiatan kita baik dalam mendatangi tempat – tempat yang dianggap rawan agar dapat dibuat atau dikemas dalam media masa terkait dengan kegiatan kita ditempat – tempat tersebut,” ujar Kabid Humas.
Kombes Kamal juga menyampaikan kepada anggota Humas Jajaran jika ada kendala dilapangan agar dapat diberitahu kepada pimpinannya sehingga dapat di evaluasi kembali terkait dengan kendala yang dialami di lapangan.
“Kita di sini adalah satu organisasi dalam bersama-sama melayani masyarakat yang memerlukan kita dalam menjaga situasi kamtimbmas di wilayah kita,” pungkasnya.




































































