Jatim PosKota Net
Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, kini tengah mengenal inovasi pertanian terbaru yang diyakini dapat meningkatkan hasil panen padi secara signifikan, yaitu sistem tanam jajar legowo. Metode ini diperkenalkan secara intensif kepada para petani dengan tujuan mencapai produksi padi yang lebih maksimal dan pertumbuhan tanaman yang optimal.
Sistem tanam jajar legowo merupakan pola tanam yang mengatur jarak tanam dengan rapi dan teratur sehingga memungkinkan tanaman memperoleh cahaya dan nutrisi secara lebih merata. Dengan demikian, diharapkan produktivitas pertanian meningkat dan hasil panen menjadi lebih melimpah. Para petani di wilayah tersebut didorong untuk mulai menerapkan metode ini sebagai langkah menuju pertanian modern.
Namun, dalam pelaksanaannya, sistem ini masih menghadapi kendala teknis. Karena tergolong baru, proses penanaman jajar legowo memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan metode tanam biasa. Hal ini menuntut ketelitian serta penyesuaian dari tenaga kerja tani yang aktif di lapangan agar tanam dapat berjalan dengan baik.
Seorang petani yang sudah mencoba menerapkan sistem ini mengungkapkan bahwa proses tanam jajar legowo memang butuh kesabaran dan kecermatan ekstra. Meski demikian, dengan keberhasilan panen yang lebih maksimal, petani merasa usaha tambahan ini sangat sepadan dan memberi dampak positif bagi hasil pertanian mereka.
Untuk mengatasi tantangan proses tanam yang lebih lama, pihak Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Dungkek memberikan solusi yang kreatif. Salah satunya adalah dengan memberikan semangat melalui pemberian kaos khusus kepada kelompok tani yang menjalankan sistem jajar legowo. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan solidaritas antar anggota kelompok tani selama proses penanaman.
Menurut Korlu BPP Dungkek, Syarief Nur F., pemberian dukungan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah. Dengan semangat dan kolaborasi yang kuat, para petani dapat menjalankan sistem tanam jajar legowo dengan lebih giat dan hasil yang diperoleh pun semakin optimal.
Berita ini dikonfirmasi langsung oleh Korlu BPP Dungkek pada tanggal 18 Mei 2026 pukul 14.00 WIB. Keberhasilan penerapan inovasi pertanian di Kecamatan Dungkek ini menjadi harapan baru bagi peningkatan produksi padi yang berkelanjutan, sekaligus mendukung kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Sumenep.
(Liputan Jatim)






































































