Laporan Firnus Gulo
Tangerang,Poskota,Net-Ketua Pemuda Katolik Kota Tangerang dibuat kesal dengan beberapa titik kemacetan di Kota Tangerang dalam beberapa bulan terakhir. “Saya tau pemkot mau berbenah untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya bagi pengguna jalan” Ujar Ardo sapaan akrabnya.
Ardo mengatakan dirinya bukan hanya melihat dari beberapa status whatsapp dan media sosial masyarakat, tetapi juga mengalaminya sendiri. “Kantor saya saja sudah di daerah macet, ditambah harus melewati perbaikan di cimone (jl. Raya Merdeka) dan flyover (depan perumahan Taman Cibodas)” jelas Ardo.
Ia juga mempertanyakan program Perjaka Gesit (Perbaikan Jalan Kota, Gerakan Sehari Tuntas) yang pernah diinisiasi oleh pemkot bahkan mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Sebagai informasi, program perjaka gesit sendiri telah hadir sejak tahun 2016, masyarakat atau pengendara yang menemukan jalan rusak dapat langsung menghubungi Call Center atau melaporkan melalui aplikasi Tangerang Live.
Menurut Ardo, program ini sebenarnya sangat bagus sebagai bentuk komitmen peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Akan tetapi ia menambahkan harus adanya peningkatan dari hanya memperbaiki kerusakan jalan ringan hingga kerusakan jalan besar dalam waktu yang lebih cepat.
“Saya tau Dinas PUPR dan para pekerjanya di lapangan bukan Bondowoso yang bisa bangun seribu candi dalam semalam (candanya), setidaknya berikan solusi untuk mengurai kemacetan akibat perbaikan jalan yang sedang dikerjakan” tutupnya.






































































Mantap