Laporan: Sahroni
Banyuwangi, poskota.net – Soal sewa lahan di PT New Glenfalloch, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus menjadi sorotan warga setempat. Sorotan kali ini datang dari Rifky Alamudi, tokoh pemuda Kecamatan Glenmore.
Kepada awak media Kiki sapaan akrab Rifki Alamudi, mengaku prihatin dengan kejadian sewa lahan di kebun PT New Glenfalloch.
“Sebagai warga Glenmore, terus terang kami merasa prihatin dengan nasib karyawan atau pekerja PT Glenfalloch,” kata Kiki pada Sabtu, (27/8/2022).
Menurut Kiki, karena lahan banyak yang disewakan kini buruh atau karyawan PT Glenfalloch menjadi sengsara karena kehilangan pekerjaaan. Akibat tidak ada pekerjaan warga banyak yang merantau keluar seperti ke Bali, Surabaya untuk mencari pekerjaan.
Dalam hal ini pihak kebun harus tanggap. Banyaknya lahan yang dikerjasamakan dalam bentuk sewa. Ini sangat merugikan para pekerja. Dan hanya menguntungkan segelintir orang saja. Apalagi di PT New Glenfalloch tersebut kabarnya ada mafia sewa lahan.
Lha ini jelas hanya beberapa orang yang diuntungkan.
“Pihak kebun harus memikirkan nasib pekerja jangan hanya memikirkan nasib beberapa orang saja,”ujar Kiki.
Dalam penyewaan lahan, kata Kiki, kabarnya petani semangka menyewa dari pihak atau makelar bukan dari PT Glenfalloch. Ini tambah menyengsarakan para petani. Jika seperti ini bukan bentuk kerjasama tetapi lebih mementingkan keuntungan sendiri.
“Menurut kami, PT Glenfalloch ini harus lebih memikirkan karyawan sesuai dengan HGU nya,”ungkapnya.
Kepada wartawan, pria yang juga Ketua Asosiasi Petani Kabupaten Banyuwangi tersebut siap turun lapangan jika dibutuhkan oleh warga PT Glenfalloch. Jika perlu akan demo perusahaan.
“Kapan saja, jika kami dibutuhkan oleh warga kita siap gelar aksi,”pungkas Kiki.
Diberitakan sebelumnya, Sugianto, Manager PT Mew Glenfalloch, saat dikonfirmasi mengatakan jika lahan tersebut dikerjasamakan dengan petani.
“Untuk lahan yang baru ditebang sengonnya, rencana kami tanami pohon kelapa. Sementara ada waktu tunggu sampai bibit siap kami kerja samakan dengan petani.
Kepada wartawan dirinya mengaku jika para petani tersebut berasal dari wilayah sekitaran kebun Glenfalloch.
“Pekebun/petani dari sekitar glenfalloch dan sebagian kecil dari luar glenfalloch. Adapun sistemnya kerja sama,” katanya.
Namun sayang saat disinggung soal pembayaran pajak ke pemerintah dan sistem bagi hasilnya dengan petani, Sugianto enggan berkomentar.
Dengan kejadian ini masyarakat Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, berharap agar pemerintah turun tangan.
Pasalnya di PT New Glenfalloch terhendus aroma adanya makelar sewa lahan.





































































